Anda di halaman 1dari 40

LAPORAN KASUS

PLASENTA PREVIA
Oleh
Rizki Ovianti
Anissa Hasnah Mukmiati
Desi Khoirunisa
Pembimbing
Dr.Helmina,SpOG
KEPANITERAAN KLINIK PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
FKK UMJ STASE OBSTETRI DAN GYNECOLOGY RS ISLAM
JAKARTA CEMPAKA PUTIH

2014

Anamnesis
(Autoanamnesis, 10-11-2014)
Identitas Suami

Identias Pasien

Nama

: Tn.Iip Ridwan

Usia

: 32 tahun

Nama

: Ny. Hartini Melasari

Tmpt, tgl lahir

: Cirebon, 6-2-1989

Usia

: 25 tahun

Pekerjaan

: Ibu Rumah Tangga

Agama

: Islam

Tgl&Jam MRS

: 10/11/2014 (14:45)

Dokter yang Merawat


Dr.Aranda,SpOG

Pekerjaan

Agama

: Pegawai Swasta

: Islam

Keluhan Utama
Keluar darah dari vagina sejak 3 jam 45 menit SMRS, darah
menggumpal berwarna merah segar. Banyaknya darah yang
keluar sebanyak 4x ganti pembalut

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien mengatakan sedang hamil 35 minggu. Nyeri perut
bagian bawah (+), nyeri punggung (+), pusing (+), nyeri
tekan perut bagian bawah (+), mules (-). Pada tanggal 15
Oktober 2014 pasien datang ke VK karena keluhan mulas
dan keluar darah disertai lendir dari jalan lahir nyeri perut
(-)

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat KET tahun 2012
Apendisitis tahun 2013
Riwayat Asma disangkal
Riwayat Diabetes Militus disangkal
Riwayat Hipertensi disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


Keluarga dengan KET disangkal
Riwayat Diabetes Militus disangkal
Riwayat Asma disangkal

Ibu dengan Hipertensi

Riwayat Operasi
Appendektomi 2013
2012 operasi a/i KET

Riwayat Pengobatan
Hanya mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter (Folamil dan
Elkana)

Riwayat Alergi : Alergi obat disangkal, alergi


makanan disangkal
Riwayat Psikososial
Makan teratur dengan porsi cukup. Merokok (-) konsumsi alkohol(-)
konsumsi jamu (-) konsumsi kopi (-)

Riwayat Obstetri
Menarche

: 14 tahun, teratur, nyeri haid (-)

Lama haid

: 6-7 hari

Sikus Haid

: 28 hari

HPHT

: 15 Februari 2014

Riwayat KB : Tidak menggunakan KB

Riwayat Pernikahan :
Pernikahan pertama, lama menikah 3 tahun

Riwayat Pemeriksaan Kehamilan


Sering kontrol ANC selama kehamilan, dengan dokter. Dari
kunjungan ANC diketahui plasenta berada di bawah dan
menutupi OUI sejak usia kehamilan 6-7 bulan

Riwayat Persalinan
Gravida (2);Aterm (0);Prematur (0);Abortus (1);Anak Hidup (0);
N
o

Tempa
t
Bersali
n

Penolo
ng

Rsij
Cempak
a Putih

Dokter

Tah
un

2012

Ater
m

Jns
Persalin
an

16
Mgg

Peny
ulit

Ini

Anak
J
k

Ket

S.C (0)

Bb/P
b

Keadaa
n

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan Umum

: Baik

Kesadaran

: Compos Mentis

Tekanan Darah

: 140/90x/menit

Frekuensi Nadi

: 88x/menit

Respiratory Rate

: 20 x/ menit

Suhu

: 36,8 C

Status Generalis
Kepala

: Normochepale

Mata

: Pupil bulat, iskohr, refleks cahaya (+/+)


: Konjungtiva anemis (-); Sklera Ikterik (-)

Telinga

: Normotia, serumen (-)

Hidung

: Normonasi (-), secret (-) rhinoragic (-)

Mulut

: Bibir anemis (-), bibir sianosis (-)


: Lidah tremor (-), kotor (-)

Tenggorok : Tonsil T1/T1 tenang, hiperemis (-)


: Faring hiperemis (-)
Leher

: Kelenjar tyroid membesar (-)


: Pembesaran KGB di leher (-)

Thorax
Inspeksi
: simetris tidak ada hemithorax yang
tertinggal, retraksi (-),
ictus cordis tidak tampak.
Lesi pada mammae (-), dimpling (-),
retraksi (-) mammae (-), peaudorange (-)
Palpasi
:gerak simetris pada kedua hemithorax,
vocal fremitus +/+ simetris,
ictus cordis teraba pada ICS 5 linea mid
clavicularis
Perkusi
Auskultasi

: sonor pada kedua hemithorax

: Pada paru suara nafas vesikuler +/+,


rhonki -/-, wheezing -/bunyi jantung 1 dan 2 reguler,
murmur (-), gallop (-)

Pemeriksaan Obstetri

Wajah
: Chloasma Gravidarum (-)
PEMERIKSAAN ABDOMEN
Inspeksi
: abdomen cembung, bekas luka operasi (+), linea
nigra(+) striae gravidarum (+), TFU: 33 cm
Palpasi :
Leopold I : Bulat, besar, lunak, melinting (-)

Leopold II
: Pada sebelah kanan teraba keras, panjang seperti papan,
dan
terdapat tahanan. Pada sebelah kiti teraba bagian terkecil
Leopold III

: Bulat, besar, melinting, dengan persentasi kepala

Leopold IV: Konvergen, 5/5


Letak Memanjang, Persentasi kepala, PUKA

DJJ
:138x/menit, reguler, punctum maximum
TBJ
: (33-11)x155= 3410 gram
Periksa Dalam : Tidak dilakukan

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Laboratorium Tanggal 10-11-2014 Jam 17:57
Hematologi

Hematologi
Rutin

Hasil

Satuan

Nilai
Rujukan

9.8

g/dl

11.7-15.5

8.10

ribu/uL

3.60-11.00

31

35-47

Trombosit

241

ribu/uL

150-440

Eritrosit

3.72

106/uL

3.80-5.20

Hemoglobin
Leukosit
Hematokrit

Pemeriksaan USG
Plasenta di korpus meluas ke bawah menutupi ostium uteri
internum, ketuban cukup.

CTG

RESUME
Pasien datang dengan mengeluh keluar darah dari jalan
lagur sejak 3 jam 45 menit SMRS, darah menggumpal
berwarna merah segar. Banyaknya darah yang keluar
sebanyak 4x ganti pembalut. Pasien mengatakan sedang
hamil 35 minggu. Nyeri perut bagian bawah (+), nyeri
punggung (+), pusing (+), nyeri tekan perut bagian bawah
(+). Pada tanggal 15 Oktober 2014 pasien pernah di rawat
karena keluhan mulas dan keluar darah disertai lendir dari
jalan lahir. TD: 140/90 mmHg N: 88x/menit RR: 20 x/
menit S: 36,8 C. Abdomen cembung (+),bekas luka operasi
(+), linea nigra(+)striae gravidarum (+), TFU: 33 cm. Hasil
USG menunjukan bahwa Plasenta di korpus meluas ke
bawah menutupi ostium uteri eksternum.

Diagnosis
Ibu
Wanita usia 25 tahun G2P0A1 H35 minggu dengan plasenta
previa totalis
Anak
Tunggal, hidup, intra uterine, letak memanjang, persentasi
kepala

Rencana Tatalaksana

Observasi perdarahan
Observasi tanda-tanda vital
Observasi denyut jantung janin
Infus cairan NaCl 0,9%
Pro Sectio Caesaria

Prognosis

Ibu

: dubia ad bonam

Bayi

: dubia ad bonam

Analisa Kasus Membedakan Plasenta


Previa dan Solusio Plasenta
Plasenta Previa

Solusio Plasenta

Perdarahan tanpa nyeri

Perdarahan dengan nyeri menetap


atau intermiten

Darah segar yang keluar sesuai


dengan beratya anemia

Warna darah kehitaman, dan cair,


tetapi mungkin ada bekuan jika
solusio relatif baru. Anemia Berat

Syok

Syok tidak sesuai dengan jumlah


darah keluar (tersembunyi

Tidak ada kontraksi uterus

Uterus tegang terus menerus dan


nyeri

Bagian terendah janin tidak


masuk PAP

Bagian anak sukar ditentukan

Kondisi janin normal atau terjadi


gawat janin

Gawat janin atau hilangnya denyut


jantung janin

Tidak ada penonjolan ketuban

Ketuban menonjol

Ada impresi pada jaringan


dikarenakan plasenta hematom,
robekan normal

Robekan marginal

TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA

PLASENTA
PREVIA

Definisi
Plasenta previa adalah plasenta
yang berimplantasi pada segmen
bawah rahim demikian rupa
sehingga menutupi seluruh atau
sebagian dari ostium uteri
internum.

Klasifikasi

Plasenta previa totalis (komplit)


Plasenta previa parsialis
Plasenta previa marginalis
Plasenta letak rendah
Jarak yang lebih dari 2 cm di anggap plasenta letak normal.

Insiden

Penyulit pd 1 dari 200 persalinan (Iyasu, dkk)


Sering pd kehamilan dgn paritas tinggi & usia >30 thn
Sering pd kehamilan ganda

Insidennya 1,7-2,9%
Di negara maju: 1%

Etiologi
Penyebab blastokist berimplantasi pd segmen bwh
rahim: vaskularisasi desidua yg tdk memadai, e.c proses
radang/ atrofi
Multiparitas: 2,2% > paritas rendah

Usia lanjut
Riwayat seksio sesarea: insiden 2-3x
Merokok: 2x lipat lebih tinggi

Patofisiologi
Usia kehamilan
lanjut (TM 3/lbh
awal)
Ismus uteri
melebarsegme
n bawah rahim
Plasenta yg
berimplantasi
mengalami
laserasi
Terjadi
perdarahan dari
sirkulasi
maternal

Terjadi bertahap

Laserasi baru

Plasenta
previa totalis

Perdarahan
lebih awal

Plasenta
previa
parsialis atau
letak redah

Perdarahan
saat
mendekati wkt
persalinan

Perdarahan dekat dgn OUI

Mudah mengalir ke luar


rahim

Tdk membentuk
hematoma
retroplasenta
Jarang terjadi
koagulopati

Karena segmen
bawah rahim
terbentuk lbh
dulu pd bagian
terbawah/OU
I

GAMbaran klinik

Perdarahan uterus keluar melalui vagina tanpa rasa


nyeri, tjd pd akhir TM 2 ke atas
Perdarahan awal sedikit, lgsung berhenti terjadi
kembali/ berulang, & lebih banyak (mengalir)
Segmen bwh rahim pd PP lebih rapuh perdarahan dpt
lbh banyak

Diagnosis
USG
USG transvaginal: bila tdk ahli memicu perdarahan
lebih banyak
MRI: kalah praktis dgn USG

KOMPLIKASI

Anemia sd Shock
Plasenta akreta, inkreta dan perkreta
Histerektomi total
Kelainan letak anak sering tjd operasi
Kelahiran prematur

PENANGANAN
Setiap perempuan hamil yang mengalami perdarahan dalam
trimester 2 dan 3 rawat di rumah sakit.
Istirahat baring dan di lakukan pemeriksaan darah lengkap
termasuk golongan darah dan faktor Rh.
Pada kehamilan 24 minggu sampai 34 minggu berikan steroid
dalam perawatan antenatal untuk pematangan paru janin.
Jika perdarahan terjadi dalam trimester 2 hati2 perdarahan
ulangan lebih banyak.
Jika ada gejala hipovolemia seperti hipotensi dan takikardia
perdarahan ckp berat transfusi darah segera

Pada keadaan yg kelihatan stabil dalam perawatan di luar


rumah sakit hubungan suami istri dan kerja rumah
tangga dihindari kecuali jika setelah pemeriksaan USG
ulang.
Perdarahan dalam trimester 3 pengawasan ketat
istirahat baring yang lama dalam rumah sakit dan dalam
keadaan serius cukup alasan untuk merawatnya sampai
melahirkan.
Jika pada waktu masuk terjadi perdarahan yang banyak
perlu segera dilakukan terminasi bila keadaan janin
sudah viable.

Seksio sesarea juga dilakukan apabila ada perdarahan


banyak yang mengkhawatirkan.

Penanganan Ekspektatif
Kriteria :
- Umur kehamilan kurang dari 37 minggu
- Perdarahan sedikit
- Belum ada tanda-tanda persalinan
- Keadaan umum ibu dan janin baik, kadar Hb 8 gr% atau lebih
Rencana Penanganan :
1) Istirahat baring mutlak
2) Infus D 5% dan elektrolit
3) Tokolitik (jika ada kontraksi)
4) Periksa Hb, golongan darah
5) Pemeriksaan USG
6) Awasi perdarahan terus-menerus, TD, nadi dan DJJ
7) Apabila ada tanda-tanda plasenta previa tergantung keadaan pasien
ditunggu sampai kehamilan 37 minggu selanjutnya penanganan secara
aktif

Penanganan aktif
Kriteria :

Umur kehamilan > 37 minggu, BB janin > 2500 gram


Perdarahan banyak 500 cc atau lebih
Ada tanda-tanda persalinan
Keadaan umum pasien tidak baik, ibu anemis: Hb < 8
gr%
Untuk menentukan tindakan selanjutnya SC atau partus
pervaginam, dilakukan pemeriksaan dalam kamar
operasi, infus transfusi darah terpasang.

Partus per vaginam :


Cara ini bermaksud untuk memberi penekanan pada
plasenta yang dengan demikian menutup pembuluhpembuluh darah yang terbuka (tamponade pada plasenta)
dilakukan pada:
- Plasenta letak rendah
- Plasenta previa marginalis
- Plasenta previa lateralis anterior dengan anak letak
kepala

1. Jika pembukaan serviks sudah agak besar (4-5 cm), ketuban


dipecah (amniotomi) Cara ini dapat menghentikan perdarahan
karena:
-Setelah pemecahan ketuban, uterus mengadakan retraksi
hingga kepala akan menekan pada plasenta
-Plasenta tidak tertahan lagi oleh ketuban dan dapat
mengikuti gerakan dinding rahim hingga tidak terjadi
pergeseran antara plasenta dan dinding rahim
2. Tindakan versi Braxton-Hicks dengan pemberat untuk
menghentikan perdarahan (kompresi atau tamponade bokong
dan kepala janin terhadap plasenta) hanya dilakukan pada
keadaan darurat, anak masih kecil atau sudah mati, dan tidak
ada fasilitas untuk melakukan operasi
3. Cunam Willet Gauss
4. Jika perdarahan masih berlangsung dilakukan SC
Cara 2 dan 3 sekarang hampir tidak pernah dilakukan lagi

Persalian per abdominam (SC)


U/ mengkosongkan rahim rahim dapat berkontraksi menghentikan
perdarahan. SC juga mencegah terjadinya robekan serviks (komplikasi
serius persalian pervaginam pd plasenta previa totalis dan lateralis).

Dilakukan pada :
- Plasenta previa dengan perdarahan banyak
Plasenta previa totalis
Plasenta previa lateralis di posterior
Plasenta letak rendah dengan letak sungsang atau lintang
Plasenta previa pada primigravida
Plasenta previa lateralis jika :

-Pembukaan masih kecil dan perdarahan banyak.


-Sebagian besar OUI ditutupi plasenta.
-Plasenta terletak di sebelah belakang (posterior)

Plasenta Previa

Parsial

Totalis

Aterm

Prematur konsevatif

Aterm

Prematur konsevatif
Prematur ::
- Perdarahan
- Fetal distress

Prematur :
- Perdarahan
- Fetal distress

Amniotomi
Seksio Sesaria :
Langsung SC :
- Perdarahan banyak
- Fetal distress
- Anemia
- Plasenta previa primi
- Kelainan letak

Fetal distress :
- Perdarahan
- Febris
- Prolaps tali pusat

His mulai
Persalinan :
- Pervaginam
- Indikasi

Anda mungkin juga menyukai