Anda di halaman 1dari 18

TOTAL NUTRISI PARENTERAL

PENDAHULUAN
Gizi buruk adalah faktor yang berperan pada
kekebalan tubuh, menurunnya respons
kemoterapi, penyembuhan luka yang lama,
meningkatnya lama perawatan, meningkatnya
kesakitan dan kematian
Pasien yang memerlukan dukungan nutrisi :
- luka bakar, kanker, gangguan saluran
pencernaan,gagal hati, gagal ginjal akut dan
kronik, gagal nafas, operasi abdomen, trauma

DEFINISI
NUTRISI PARENTERAL
Pemberian nutrisi dengan rute intravena
untuk menjaga/mempertahankan
kebutuhan nutrisi pasien yang
berhubungan dengan status kliniknya

Peranan Farmasis

Absolut
Penyiapan
Penyimpanan
Pemberian
Kontrol kualitas
Stok

Potensial
Mengawasi order
TPN
Konsultan TPN
Identifikasi interaksi
obat dan TPN
Identifikasi Efek
Samping TPN

INDIKASI TOTAL
NUTRISI PARENTERAL
Berat badan turun > 10% dari berat badan
normal
Saluran pencernaan tidak berfungsi
Tidak ada asupan oral makanan selama 35 hari dengan status gizi buruk

PERBEDAAN
Total Nutrisi
Parenteral
- Pemberian nutrisi
kepada pasien yang
seluruhnya diberikan
secara intravena

Parsial Nutrisi
Parenteral
- Pemberian nutrisi
secara intravena
bersama dengan
pemberian nutrisi
secara oral atau
enteral

EFEK SAMPING TPN

Infeksi
Dapat menginduksi terjadinya kolestasis
Thrombosis
Hiperglikemia
Gangguan pernafasan
Kejang
Demam / menggigil
Berat badan bertambah / berkurang
Mual
Rasa haus
Perubahan denyut jantung

TEAM NUTRISI

Dokter
Apoteker
Perawat
Ahli gizi
Pekerja sosial

Sumber Nutrisi Parenteral

Protein
Karbohidrat
Lemak
Elektrolit
Vitamin
Mineral

KARBOHIDRAT
Glukosa ( Dekstrosa )
Pilihan terbaik sumber karbohidrat bagi nutrisi
parenteral
Yang ada dipasaran
-5%
- 10%
- 40%
Konsentrasi lebih dari 12 % diberikan secara
vena sentral

Protein dan Energi


Jika ada gangguan supply energi dari luar tidak
cukup maka cadangan energi tubuh akan dipakai
melalui proses katabolisme
Energi paling besar tersimpan dalam lemak tubuh (
8-20% dari BB )
Karbohidrat hanya memberikan simpanan energi
dalam waktu singkat ( hati dan glikogen otot )
Simpanan glikogen hanya mampu mempertahankan
kadar glukosa selama beberapa jam
Lemak memberikan 9 kcal/g dan glukosa
memberikan 4 kcal/g

Lanjutan
Lemak atau karbohidrat dikatabolisme
hasil akhirnya adalah CO2 dan H2O
Protein dipecah hasil akhirnya urea, H+,
SO4 dan PO4

Kontra indikasi pemberian lemak

Kuning
Sepsis
Gangguan fungsi paru
Gangguan sistem kekebalan

Kebutuhan Energi
Tergantung Usia,BB,TB,activity factors dan
stress factors
Kebutuhan energi orang sehat 35 kcal /
kg BB / hari
Kebutuhan energi akan meningkat pada pasien
yang mengalami katabolik stress ( 40 kcal / kg
BB / hari
Contoh : Pasien pria BB 70 kg energi yang
dibutuhkan sebesar 2400 kcal, bila pasien stress
kebutuhan meningkat menjadi 2800 kcal

Cairan dan Elektrolit


Ekstra sel ( 20% dari BB ) 14 l dan intravaskuler 3.5
liter
Osmolaritas plasma 290 mOsm/kg
Na minimal 70 mmol / hari, kecuali ginjal, gangguan
hati dan ginjal perlu jumlah yang lebih besar
Kebutuhan basal K 50 mmol/hari
Kebutuhan Ca = 4 mmol / hari
Kebutuhan PO4 = 4 - 5 mmol diberikan setiap 1000
kcal TPN jika tidak maka akan terjadi hipofosfatemia
setelah 7 10 hari
Kebutuhan Mg = 4 mmol utama ditambahkan pada
pasien penyakit GIT yang berat

Trace elements
Zinc, Copper, Iodine, Manganese,Iron,
Selenium
Hanya Zinc yang ditambahkan setiap
pemberian TPN
Selenium ditambahkan setelah 1 bulan
Iron bisa ditambah sekali seminggu

Vitamin
Vitamin K ditambah seminggu sekali
Pada pasien dengan TPN yang lama
maka ekstra vitamin B12 dapat diberikan
setiap 3 bulan

Label Nutrisi Parenteral

Nama pasien
No RM
Komposisi produk
Volume
Tgl Produksi
Tgl Kadaluwarsa
Penyimpanan
Perhatian