Anda di halaman 1dari 13

Gerak Lurus Beraturan &

Gerak Lurus Berubah Beraturan

Budiwari Rizki Fadhilah

1202144056

Daffa Dhiyaulhaq Ismail

1202144194

M. Abidghozi. G

1202144098

Yurifatul Iswara

1202144206

Tujuan
1.Mempelajari Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus
Berubah Beraturan (GLBB) menggunakan pesawat attwood.
2.Menentukan momen inersia roda katrol pada pesawar attwood

Alat-alat
1.Pesawat attwood lengkap : tiang berskala,katrol dan tali,2 beban
bermassa,2 beban tambahan,penjepit
beban,penyangkut beban,landasak akhir
2.Jangka sorong
3.Stopwatch
4.Neraca teknis lengkap

Prosedur percobaan
A.Pengamatan GLBB
Timbang beban m1,m2,m3,m4.
Ukur jari-jari katrol menggunakan jangka sorong.
Letakan beban seperti gambar 1

Catatlah kedudukan A dari B (pada tabel yang disediakan).


Bila penjepit P dilepas,m2 dan m3 akan melaukan gerak lurus berubah
beraturan dipercepat antara A-B.Catatlah waktu yabg diperlukan beban
untuk bergerak antara A-B.

Ulangi percobaan IV-A.4 sampai IV-A.5 beberapa kali dengan


mengubah-ubah kedudukan B.
Ulangilah percobaan IV-A.1 sampai IV-A.5 dengan menggunakan
beban tambahan (m3+m4)

B.Pengamatan GLB
Aturlah kembali letak beban seperti percobaan IV-A dengan jarak A-B adalah
20 cm
Catat kedudukan penyangkut beban B dan meja C (pada tabel yang
disediakan)
Bila penjepit P dilepas, m2 dan m3 akan melakukan gerak lurus berubag
beraturan dipercepat antara A-B, beban tambahan akan tersangkut di B
sehingga terjadi gerak lurus beraturan antara B-C. catat waktu yang
diperkukan beban untuk bergerak antara B-C.
Ulangi percobaan IV-B.2 sampai IV-B.3 dengan mengubah-ubah kedudukan
landasan C tanpa mengubah karak A-B.

Dasar teori

A.Gerak Lurus Beraturan


Hukum I newton menyatakan bahwa, Jika resutan gaya yang bekerja
pada suatu sistem(benda) sama dengan nol, maka sistem dalam
keadaan setimbang, artinya benda tersebut akan bergerak lurus
beraturan(GLB).
GLB adalah gerak benda pada lintasan lurus dengan kecepatan tetap
tanpa ada percepatan.

B.Gerak Lurus Berubah Beraturan


Pada hukum newton II, disimpulkan bahwa:
1. Arah percepatan benda sama dengan arah resultan
gaya yang bekerja pada benda.
2. Besarnya perepatan sebanding gayaynya.
3. Bila ada gaya bekerja pada benda maka benda
mengalami percepatan, sebaliknya bila benda
mengalami percepatan tentu ada gaya penyebnya.

Pengolahan data

Analisis
1.Lakukan analisis apakah gerak tersebut benar-benar beraturan mengingat ketelitian
alat-alat yang anda gunakan.

Kurang teliti, karena disebabkan leh beberapa faktor diantaranya faktor katrol yang tidak
stabil dan pengukuran-pengukuran yang kurang tepat.

2.Jelaskan kekurangan-kekurangan yang ada pada percobaan yang dilakukan dan jelaskan
pula pengaruhnya dalam percobaan.
Faktor tingkat ketelitian manusia dan keterbatasan pengamat membuat perhitungan
memiliki hasil yang berbeda dengan hasil pengukuran dengan alat.

3.Jika beban tambahan ditambah lagi,jelaskan pengaruhnya pada percepatan dan


kecepatan benda.
Jika hambatan pada percobaan ditambah, maka dari hasil percobaan pertama pertama
kecepatan benda akan bertambah karena adanya tekanan benda yang terdorong searah
gravitasi, dengan percepatan yang konstan.

4. Dari hasil pengamatan anda,apakah hukum newton II benar-benar


berlaku,jelaskan jawaban anda.
Ya berlaku, karena untuk menghitung data-data pengamatan menggunakan
beberapa hukum newton II, yaitu F = m.a. massa dan percepatan
mempengaruhi gaya benda. Jika beban semakin ditambah, maka kecepatan
benda akan semakin besar karena adanya tekanan benda yang searah dengan
gravitasi.
5. Jelaskan pengaruh momen inersia (I) pada percobaan anda.
Adalah bila dua buah partikel berinteraksi, maka dapat dikatakan bahwa tiap
partikel mengerjakan gaya pada benda lain. Menurut newton laju perubahan
momentum pada sebuah partikel merupakan ukuran sebuah gaya yang
bekerja padanya. Mmen inersia perpengaruh karena hasil percepatan yang
diperoleh sesuai dengan hukum newton II yaitu massa secara kuantitatif,
memperlihatkan antara gaya yang bergerak dengan gaya benda secara
kuantitatif

6. Bagaimana pengaruh perubahan massa beban terhadap nilai momen inersia.


Pengaruh massa terhadap momen inersia adalah berbanding lurus, sehingga
jika massa semakin besar, momen inersia pun semakin besar.

7. Adakah cara yang lain untuk menentukan nilai momen inersia katrol
Pendekatan konsep dan matematis melalui penjabaran dengan menggunakan
teknikdiferensial dan integral.

KESIMPULAN
- Pengertian GLB adalah gerak suatu benda dengan kecepatan tetap, baik
besar maupun arahnya maka percepatannya nol.
- Pengertian GLBB adalah gerak lurus dengan perubahan kecepatan yang
terjadu sehningga besar dan arah percepatannya konstan.
- Pada gerak lurus beraturan, benda menempuh jarak yang sama dalam
selang waktu yang sama. Dalam gerak lurus beraturan(GLB) kelajuan dan
kecepatan dianggap sama.
- Lintasan lurus menyebabkan jarak dan perpindahan yang di tempuh
besarnya sama.
- Pada gerak lurus berubah beraturan, kecepatan gerak benda berubh
secara beraturan, baik semakin cepat maupun semakin lambat.
GLB : Kecepatannya dan arahnya tetap.
GLBB : Percepatan dan arahnya konstan.