Anda di halaman 1dari 32

HEPATITIS VIRUS

HEPATITIS
DEFINISI

Hepatitis adalah istilah umum yang


berarti radang hati dan dapat

disebabkan oleh beberapa mekanisme,


termasuk agen infeksius.

Gambaran Klinik

1. Stadium preikterik

Gejala umum infeksi virus


- demam ,anoreksia, atralgia,lesu
mialgia, mual,muntah

2. Stadium Ikterik
- ikterus, hepatomegali,adenopati
3. Stadium rekovalesensi

- stadium penyembuhan

Petanda hepatitis
( hepatitis marker )
Hepatitis A : Anti-HAV

Hepatitis B : HbsAg,antiHbs,HbeAg,AntiHbe,
HbcAg ,anti Hbc,DNA HBV

Hepatitis C : Anti HCV , RNA-HCV


Hepatitis D : Anti HDV

Perjalanan Hepatitis virus

Sembuh (90%)

Kronik (10%)
Hepatitis kronik

Hepatitis

Sirosis hati

Akut

Kanker hati
C

Kronik (90%)
Sembuh (10 % )

Laboratorium :

Fungsi Hati :

- SGOT( AST) ,
- SGPT (ALT)

- Bilirubin
- Albumin , globulin
- Gama GT

Pencegahan/ Preventif

1. Vaksinasi hepatitis

- Hepatitis A
- Hepatitis B

2. Imunoglobulin

Pengobatan Hepatitis akut

1. Istirahat

2. Diet : DH1 DH4


3. Obat-obatan :

- hepatoprotektor

HEPATITIS A

Merupakan virus RNA kecil yang berdiameter 27


nm, virus ini dapat dideteksi di dalam feses pada
akhir masa inkubasi dan fase praikterik

ETIOLOGI DAN FAKTOR RESIKO

Virus hepetitis A (HAV) terdiri dari RNA berbentuk bulat

tidak berselubung berukuran 27 nm

Ditularkan melalui jalur fekal oral, sanitasi yang jelek,


kontak antara manusia, dibawah oleh air dan makanan
Masa inkubasinya 15 49 hari dengan rata rata 30 hari
Infeksi ini mudah terjadi didalam lingkungan dengan
higiene dan sanitasi yang buruk dengan penduduk yang
sangat padat.

PATOGENESIS

MANIFESTASI KLINIS

Demam

kurang nafsu makan

Mual

nyeri pada kuadran kanan atas perut dan dalam waktu beberapa
hari kemudian timbul sakit kuning.

Urin penderita biasanya berwarna kuning gelap yang terjadi 1-5


hari sebelum timbulnya penyakit kuning.

PENATALAKSANAAN
1. Dehidrasi berat

rawat inap

2. Tidak ada terapi medicamentosa karena pasien


bisa sembuh sendiri.
3. Pemeriksaan bilirubin pada minggu kedua dan
ketiga untuk pemantauan.
4. Pembatasan aktivitas fisik agar tidak membebani
hati.
5. Diet mengandung zat hepatotoksin

HEPATITIS B

Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang


disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB),
anggota famili Hepadnavirus yang dapat
menyebabkan peradangan hati akut atau
menahun yang pada sebagian kecil kasus
dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau
kanker hati.

ETIOLOGI
Virus menyebar lewat kontak langsung
dengan cairan tubuh dari orang yang
terinfeksi. Cairan tubuh tersebut meliputi :

* Transfusi darah

* Cairan Air mani (semen)

* Carian vagina

* Air liur.

* Keringat

FAKTOR RESIKO

Situasi berikut ini mungkin meningkatkan resiko untuk terserang


Hepatitis B.
1. Berhubungan sex dengan seseorang yang terinfeksi hepatitis B atau
dengan orang yang adalah carrier dari Hepatitis B.
2. Menyuntik narkoba khususnya dengan berbagi jarum suntik.
3. Melakukan hubungan sex lebih dari seorang partner.
4. Homoseksual.
5. Mempunyai pekerjaan yang berhubungan dengan cairan tubuh seperti :
- Perawat
- Dokter Gigi

PATOGENESIS

Virus hepatitis B masuk ke dalam tubuh secara parenteral.


Dari peredaran darah partikel Dane masuk ke dalam
hati dan terjadi proses replikasi virus. Selanjutnya sel-sel
hati akan memproduksi dan mensekresi partikel Dane
utuh, partikel HBsAg bentuk bualt dan tubuler, dan
HbeAg yang tidak ikut membentuk partikel virus. VHB
merangsang respons imun tubuh, yang pertama kali
datang adalah respon imun nonspesifik yang diikuti oleh
respon imun spesifik.

MANIFESTASI KLINIS

muncul sekitar 25 - 180 hari setelah terkena virus Hepatitis B. Gejala umum adalah :

* Kulit dan mata berwarna kekuningan.

* Berasa letih selama beberapa minggu atau berbulan-bulan.

* Berasa sakit disekitar hati agak ke bagian atas.

* Kurang nafsu makan.

* Mabuk

* Muntah-muntah.

* Sakit dipersendian

* Meriang.

* Urine berwarna gelap.

* Gatal-gatal yang menyebar.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah


pemeriksaan serologi untuk mencari HBS Ag, anti
HBS, HBE Ag, anti HBE. Pemeriksaan yang tidak
kalah pentingnya adalah secara virologi yaitu
menemukan HBV DNA.

PENATALAKSANAAN

Jika kasusnya tidak terlalu rumit, bisa


disembuhkan total, dengan :

Interferon alfa-2b (Intron A) injection

Lamivudine (Epivir-HBV) oral medication

Adefovir (Hepsera) oral medication

Entecavir (Baraclude) oral medication

HEPATITIS C

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati


yang disebabkan oleh virus Hepatitis C
(HCV= Hepatitis C virus). Virus Hepatitis C
masuk ke sel hati, menggunakan mesin
genetik dalam sel untuk menduplikasi virus
Hepatitis C, kemudian menginfeksi banyak
sel lainnya.

ETIOLOGI
Virus hepatitis C (Hepatitis C Virus = HCV) merupakan virus
RNA berantai tunggal dari famili Flaviviridae.
Virus ini bereplikasi di dalam hepatosit dan tidak merusak
sel secara langsung.
Waktu paruh dalam serum: 2-3 jam
HCV dikelompokkan ke dalam 6 genotip (1-6) yang
terdistribusi di seluruh belahan dunia.
Masa inkubasi: 2 minggu- 6 bulan

PATOGENESIS

GEJALA KLINIS

1.Tahap akut
Gejala-gejala yang dapat timbul:
* Kelelahan
* Hilang nafsu makan
* Lemah
* Jaundice /kuning

* Nyeri perut
* Urin berwarna gelap

2. Tahap kronis

3. Tahap lanjut

* Kelelahan

* Spider nevi

* Nyeri perut bagian


kanan atas

* Splenomegali

* Mual

* Eritema pada telapak


tangan

* Nafsu makan
hilang/menurun

* Atropi testis
* Caput medusae

PENATALAKSANAAN
Terapi nonfarmakologi
* Vaksin anti hepatitis A dan B
* Diet gizi seimbang
* Hindari alkohol
* Berhenti merokok
* Olahraga teratur

Terapi farmakologi
* Standar terapi: injeksi PEG-IFN 1x seminggu dan Ribavirin oral 1x sehari

Hepatitis Kronik

Dif : Hepatitis dengan perjalanan

penyakit lebih dari 6 bulan


Terdiri :
1. Hepatitis kronik persisten
2. Hepatitis kronik lobuler
3. Hepatitis kronik aktif

Gamb.Klinik Hepatitis kronik

Gambaran klinik tidak khas ,lesu ,ikterik ,hepatomegali


Perjalanan hepatitis lebih 6 bulan ,ditandai dengan HbsAg (+)
atau Anti HCV (+)
HK Persisten ,lobuler tidak ditemukan kelainan klinis , USG(+) ,PA (+)
HK Aktif , peningkatan SGOT/SGPT

Penatalaksanaan Hepatitis Kronis

Istirahat pada fase aktif (HKA)

Obat obatan :
1. Hepatoprotektor

2. Imunomodulator
3. Anti viral
Evaluasi / monitoring reguler

Evaluasi Hepatitis Kronik

1. HBsAg tiap 3 bulan

2. HBV-DNA tiap 6 bulan


3. USG tiap 6 bulan

4. SGOT dan SGPT tiap 3 bulan


5. Keluhan- keluhan

TERIMA KASIH

Pertanyaan

1. Vaksin hepatitis: - bisa dengan imunisasi 3x


1bulan selama 3 bulan. Orang dewasa bisa
dngan sekali di blan pertama dan di lanjutan di
blan ke 6, diulangi pertahun.

2. Kapan di gunakan obat hepatitis b di penyakit


lain?