Anda di halaman 1dari 19

PROSEDUR PEMERIKSAAN

SIKLUS SALDO KAS


OLEH : KELOMPOK 8
RAHMI FONESMA SARI
1102112803
SEPRINI
1202135321
NURRAHMA DEWI
1202135566
AHMAD HAFIDZ AL-UMAM
1202135187

SISTEMATIKA
TUJUAN AUDIT SALDO KAS

PROSES AUDIT KAS

PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS SALDO KAS

PENGUJIAN UNTUK MENDETEKSI LAPPING


PROSEDUR AKUNTANSI PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN KAS
MEMBUAT PROGRAM PEMERIKSAAN KAS

TUJUAN AUDIT SALDO KAS


Tujuan audit ditentukan berdasarkan
kelima kategori pernyataan laporan
keuangan berikut :
1. Pernyataan
keberadaan
dan
keterjadian
2. Pernyataan Kelengkapan
3. Pernyataan hak dan kewajiban
4. Pernyataan
penilaian
dan
pengalokasian
5. Pernyataan
pelaporan
dan

PROSES AUDIT KAS


1. Lakukan

pengamatan
terhadap
pemisahan fungsi penyimpanan kas
dengan fungsi pencatatan kas
2. Lakukan
pengamatan
terhadap
fasilitas pengamanan yang melindungi
pemegang kas dari kemungkinan
pencurian dan permapokan terhadap
kas yang disimpannya
3. Mintalah kopi notulen rapat pimpinan
mengenai pembukaan dan penutupan

4. Ambil sampel bukti kas masuk, dilihat:

otorisasi yang tercantum


surat

pemberitahuan
yang
melampirinya
membandingkan jumlah kas diterima
dengan daftar
surat pemberitahuan dan bukti setor
ke bank yang bersangkutan
pencatatan
ke
dalam
jurnal
penerimaan kas

5. Ambil sampel bukti kas keluar yang telah

dibayar, dilihat
otorisasi yang tercantum
nomor
urut
yang
tercantum
dan
pertanggung-jawaban penggunaannya
kelengkapan dokumen pendukung
otorisasi dokumen pendukung
cap lunas di dokumen pendukung
pencatatan dalam register
pencatatan dalam buku pembantu
kesuaian dengan jumlah cek yang
tercantum di rek. Koran

6. Ambil berita acara penghitungan kas

oleh
pengawas
internal
untuk
dibandingkan dengan catatannya

PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS


SALDO KAS
Prosedur pengujian substantif meliputi:
1. Verifikasi atas ketepatan saldo kas dan
skedul kas
2. Penerapan prosedur analitis
3. Perhitungan kas yang disimpan dalam
entitas
4. Melaksanakan pengujian pisah batas
kas
untuk
penerimaan
dan
pengeluaran
5. Konfirmasi
saldo simpanan dan

6. Konfirmasi Perjanjian atau Kontrak

Lain dengan Bank


7. Melakukan pemindaian (scanning)
penelaahan, atau pembuatan
rekonsiliasi bank
8. Menghimpun dan menggunakan
Laporan Pisah Batas Bank
9. Melakukan pengujian pisah batas
Penerimaan kas

10.Mengusut transfer bank

11.Menyiapkan pembuktian kas


12.Membandingkan

penyajian laporan
keuangan dengan prinsip akuntansi
yang berlaku umum.

PENGUJIAN UNTUK MENDETEKSI


LAPPING
Prosedur yang dapat dilakukan
untuk mendeteksi lapping antara lain:
1. Melakukan perhitungan kas secara
mendadak
2. Membandingkan rincian penjurnalan
penerimaan kas dengan rincian
setoran harian ke bank.

PROSEDUR AKUNTANSI
PENERIMAAN DAN
PENGELUARAN KAS
Sistem Akuntansi Penerimaan Kas

1. Prosedur

penerimaan kas dilakukan


melalui dua cara yaitu melalui penagihan
perusahaan dan melalui transfer bank.
Penerimaan kas disamping berupa cek dan
giro, juga berupa uang tunai.
2. Bagian-bagian yang terkait dalam sistem
penerimaan
kas
yaitu
:
bagian
perbendaharaan,
bagian
penagihan,
bagian kasir, sub bagian umum/tata usaha,
dan bagian akuntansi.

3. Dokumen

yang digunakan dalam


sistem akuntansi penerimaan kas yaitu
: kwitansi, surat perintah tagih, bukti
penerimaan kas/bank, rekening koran,
bukti transfer bank, dan surat
pemberitahuan dari bank.
4. Catatan akuntansi yang digunakan
dalam sistem akuntansi penerimaan
kas yaitu : jurnal penerimaan kas, buku
kas kasir, buku harian, buku besar, dan
kartu piutang .

Sistem Akuntansi Pengeluaran Kas

1. Prosedur pengeluaran kas dilakukan

dengan menggunakan cek, giro, dan


uang tunai.
2. Fungsi yang terkait dalam sistem
akuntansi pengeluaran yaitu bagian
akuntansi, bagian kasir, dan bagian
pengawas intern yaitu kepala bagian
keuangan dan kepala cabang.

3. Dokumen

yang digunakan dalam


sistem akuntansi pengeluaran kas yaitu
: bukti pengeluaran kas/bank, cek, giro,
dan bukti transfer bank.
4. Catatan akuntansi yang digunakan
dalam sistem akuntansi pengeluaran
kas yaitu : jurnal pengeluaran kas,
register cek dan buku kas kasir.

MEMBUAT PROGRAM
PEMERIKSAAN KAS
1. Lakukan

perhitungan
ulang
atas
penjumlahan secara vertical terhadap
seluruh ayat pendapatan dan pasal belanja
pada masing-masing Pos Pendapatan dan
Pos Belanja Rutin serta masing-masing
Sektor,
Subsektor/Program,
dan
Proyek/Pasal pada Belanja Pembangunan,
baik yang berkaitan dengan anggaran
maupun realisasi.
2. Lakukan
penghitungan
ulang
atas
perbedaan atau selisih antara anggaran dan
realisasi.

BAGAN ALUR
PROSEDUR
PEMERIKSAAN SIKLUS
SALDO KAS

THANK
YOU

Pertanyaan
Kel 3, vebi pada situasi pemeriksaan mendadak

dilakukan? Apa yang dilakukan pelaku yg


melakukan manipulasi pada saat spti itu?
Pengujian substantif seperti apa yang dilakukan
auditoruntuk membuktikan penyajian dan
kewajaran di neraca?
Widya, Dalam hal apa dilakukan pisah batas kas
untuk penerimaan dan pengeluaran?
Suci, contoh kasus perhitungan kas secara
mendadak?
Abi, Apa itu kitting?