Anda di halaman 1dari 27

Otitis Media Akut

CATHELIN STELLA 11-2013-287


GRACE FONDA 071-2010-0106
LIA TRISNA PERTIWI 1320221146
M.IRVAN DWI FITRA 1102010154

DEPARTEMEN TELINGA HIDUNG


TENGGOROK
PERIODE 30 JUNI 9 AGUSTUS 2014
RUMAH SAKIT PUSAT ANGKATAN DARAT
GATOT SOEBROTO

ANATOMI TELINGA

ANATOMI TELINGA

DEFINISI
Otitits media akut adalah infeksi pada telinga

tengah yang disebabkan oleh sumbatan tuba


eustachius.

ETIOLOGI
Sumbatan tuba Eustachius
Perubahan tekanan udara secara tiba-tiba
Alergi

Infeksi
Sumbatan

TABEL BAKTERI OMA

EPIDEMIOLOGI
Hampir 85% anak mempunyai paling sedikit episode

otitis media akut pada umur 3 tahun dan 50 % anak


akan mempunyai dua episode atau lebih serangan
otitis media.

FAKTOR RISIKO

Laki-laki
Kelompok sosial ekonomi yang lebih rendah
Suku asli Alaska (Eskimo) Suku asli Amerika (Indian)
Orang kulit putih lebih beresiko dripada kulit hitam
Pada saat musim dingin dan awal musim semi

PATOFISIOLOGI

DIAGNOSIS

ANAMNESIS
Identitas pasien
Keluhan utama
Keluhan penyerta
Riwayat penyakit dahulu
Riwayat pengobatan
Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat sosial

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum
TTV
Pemeriksaan fisik telinga

PEMERIKSAAN OTOSKOP

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Timpanogram
Suatu pemeriksaan yang mencangkup pemasangan sonde kecil
pada telinga luar dan pengukuran gerakan membran timpani
setelah adanya tonus yang terfiksasi, juga dapat digunakan
untuk mengevaluasi mobilitas membran timpani.
Gambaran timpanometri yang abnormal (adanya cairan atau
tekanan negatif di telinga tengah) merupakan petunjuk adanya
gangguan pendengaran konduktif.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan audiologi
Test Rinne
Test weber
Test schawabach
Test bing (test oklusi)
Test stenger

HASIL TEST RINNE, WEBER, SCHWABACH

:Penyebab anak-anak mudah terserang otitis


media akut adalah

Pada bayi atau anak-anak tuba lebih pendek, lebih lebar, dan
kedudukannya lebih horizontal dari tuba orang dewasa
Panjang tuba orang dewasa 37,5 mm dan pada anak-anak di
bawah umur 9 bulan adalah 17,5 mm
Insidens terjadinya otitis media pada anak yang berumur lebih
tua lebih berkurang.
Sistem pertahanan tubuh anak masih rendah
Pada anak, adenoid relatif lebih besar dibanding orang dewasa.

TUBA EUSTACHIUS

STADIUM OMA
Stadium oklusi tuba Eustachius
Stadium hiperemis (stadium pre-supurasi)
Stadium supurasi

Stadium perforasi
Stadium resolusi

GAMBAR STADIUM OMA


HIPEREMIS

SUPURASI

GAMBAR STADIUM OMA


PERFORASI

REVOLUSI

GEJALA KLINIS
KU : Nyeri telinga
Demam tinggi = 39,5
riwayat ISPA sebelumnya

Otalgia
Pada bayi : irritable, diare, muntah, memegang

telinga yang sakit, kejang.


Pada dewasa : gangguan pendenganan (rasa penuh
di telinga, rasa kurang dengar)

TERAPI
Stadium Oklusi

Diberikan obat tetes hidung HCL Efedrin 0,5 %


(<12 tahun) dan HCL Efedrin 1% (>12 tahun)
Stadium Hiperemis

Antibiotik : ampisilin atau amoksisilin


jika alergi ampisilin dapat diganti eritromisin
Diberikan obat tet

Stadium Supurasi

Antibiotik : ampisilin atau amoksisilin


jika alergi ampisilin dapat diganti eritromisin
Miringotomi
Stadium Perforasi

Obat cuci telinga H2O2 3% -> 3-5 hari


Antinbiotik
Stadium Resolusi

KOMPLIKASI
Abses sub periosteal
Meningitis
Abses otak

Mastoiditis

PROGNOSIS
Prognosis OMA adalah baik. Gejala akan membaik

antara 24-72 jam setelah pengobatan. Relaps


biasanya terjadi karena eradikasi yang kurang
sempurna. Karena itu pasien dinasihatkan untuk
mengkonsumsi antibiotik secara tepat dan tetap
melakukan kontrol meskipun gejala telah membaik.

THANK
YOU