Anda di halaman 1dari 15

PERFORASI GASTER

Pembimbing
dr. Wawan, Sp.B
Oleh : Yudhistira Yuliandra

PENDAHULUAN
Perforasi traktus gastrointestinal menyebabkan keadaan nyeri
abdomen atas yang bersifat akut dan berat
Perforasi traktus gastrointestinal umumnya disebabkan oleh
perforasi ulkus duodenum yang diikuti oleh ulkus gaster di
negara maju
Amerika :
90 ribu kasus ulkus gaster atau 2% populasi penduduk dewasa
10% populasi akan pernah menderita penyakit ini didalam
masa hidupnya

LANJUTAN
insiden terbanyak adalah usia 50-65 tahun
Sekitar 2-3% dari semua ulkus mengalami perforasi
penyulit ini menyebabkan sekitar 65% kematian akibat
penyakit ulkus peptikum

ANATOMI & FISIOLOGI


Tiga perempat proksimal terdiri atas fundus dan korpus
fungsi sebagai penampung makanan & tempat produksi asam
lambung dan pepsin
seperempat distal atau antrum mencampur makanan
mendorong ke duodenum serta memproduksi gastrin
Dinding fundus tipis, sedangkan dinding korpus dan antrum,
tebal dan lapisan ototnya kuat

LANJUTAN
Epitel lambung terdiri dari rugae yang mengandung gastric
pits/lekukan
Setiap rugae bercabang menjadi empat atau lima kelenjar
lambung
Kelenjar di daerah cardia terdiri < 5% kelenjar lambung
mengandung mukus dari sel-sel endokrin
Kelenjar pilorik mengandung mukus dan sel-sel endokrin
(termasuk sel-sel gastrin) dan didapati di daerah antrum

LANJUTAN
Sekresi asam akibat perangsangan dihasilkan dalam 3 fase
yang berbeda tergantung sumber rangsangan (sefalik,
gastrik, dan intestinal)
Faktor kolinergik melalui nervus vagus dan faktor
histaminergik melalui sumber lokal di gaster mempengaruhi
produksi asam

BATASAN
Perforasi gaster adalah penyakit yang disebabkan oleh
komplikasi serius dari penyakit ulserasi peptik
Perforasi gaster dapat terjadi diawali dengan adanya ulkus
gaster
4 tipe ulkus gaster sesuai dengan lokasi yang sering terjadi :
Tipe 1. (55%) Proksimal korpus dan antrum
Tipe 2. (25%) Menyertai ulkus duodenum
Tipe 3. (15%) prepilorik sampai pilorirus
Tipe 4. (5%) kurvatura mayor sampai gastroesofageal junction

ETIOLOGI
perforasi gaster tidak lepas dari komplikasi akut dari ulkus
gaster
Penyebab ulkus gaster :
Infeksi Helicobakter pylori
Obat-obatan (OAINS, kortikosteroid)
Gaya hidup
Stres psikologi
Cedera tembus yang mengenai dada bagian bawah atau perut

PATOFISIOLOGI
Lapisan mukus lambung yang tebal merupakan garis depan
pertahanan terhadap autodigesti
H.pylori, OAINS perubahan kualitatif lambung yang dapat
mempermudah terjadinya degradasi mukus oleh pepsin
mengubah permeabilitas sawar epitel difusi balik asam
klorida Histamin dikeluarkan sekresi asam dan pepsin
lebih lanjut berlangsung terus menerus Perluasan lewat
submukosa dan muskularis tukak dalam Perforasi

GEJALA KLINIS
Nyeri seperti ditikam di epigastrium fase akut
Nyeri subyektif dirasakan pada waktu bergerak
Bila telah terjadi peritonitis bakteria suhu badan naik,
takikardia, hipotensi, dan penderita tampak letargik

DIAGNOSIS
Nyeri objektif nyeri ketika digerakkan, seperti palpasi,
nyeri tekan lepas, colok dubur, tes psoas, dan tes obturator
Defans muskuler
Pekak hati menghilang
Peristalsis usus menurun sampai hilang
Laboratorium : Hb, Leukosit meningkat, HCT meningkat
Foto polos abdomen : udara bebas di dalam kavitas
peritonealis

PENATALAKSANAAN
Resusuitasi cairan
Pipa nasogastrik
Kateter Foley
Antibiotik broad-spectrum
Eksplorasi laparotomi
Tindakan pembedahan :
Vagotomi
Antrektomi
Vagotomi dan antrektomi
Gastrektomi parsial

PROGNOSIS
Faktor prognosis dipengaruhi oleh :
Pasien jatuh dalam keadaan shock
Penurunan fungsi ginjal
Keterlambatan dalam tindakan pembedahan
Memiliki riwayat penyakit lain
Usia melebihi 70 tahun
Sirosis
Gangguan imunokompromaise
Lokasi dari perforasi

TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT