Anda di halaman 1dari 29

GEOLOGI STRUKTUR

SESAR
KELOMPOK 4
PROGRAM STUDI GEOFISIKA, JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HASANUDDIN

NAMA KELOMPOK

FAUZIAH MASWAH
WULAN SALLE KARURUNG
FITRIANI
WA ODE AULIAH KAHAR
ANNISA HARDIANTI YUNUS
FEBRIANA SARI
ANDI ZULKIFLI
AKMAL

OUTLINE

Pengertian Sesar
Ciri-ciri Sesar
Istilah yang dipakai dalam analisis sesar
Klasifikasi Sesar
konsep jurus dan kemiringan
Jenis sesar berdasarkan aktivitasnya
Aplikasi Sesar dalam Bidang Geologi

Pengertian SESAR

Beberapa definisi yang lengkap dari sebagian ahli geologi


struktur tersebut, antara lain :
Billing (1959) :
Ragan (1973) :
Park (1983) :
Pengertian SESAR secara umum.
Patahan / sesar adalah struktur rekahan yang telah
mengalami pergeseran. Umumnya disertai oleh struktur yang
lain seperti lipatan, rekahan dsb.

Jenis sesar berdasarkan aktivitasnya


sesar dapat dibedakan menjadi sesar mati dan sesar
aktif
Sesar mati adalah sesar yang sudah tidak (akan)
bergerak lagi.
sesar aktif adalah sesar yang pernah bergeser selama
11.000 tahun terakhir dan berpotensi akan bergerak di
waktu yang akan datang (Yeats, Sieh & Allen, 1997).
Sesar aktif dikenal pula sebagai bagian dari peristiwa
gempa bumi. Peristiwa gempa bumi bisa menimbulkan
sesar di permukaan (surface faulting) sebagai
kemenerusan apa yang terjadi di dalam kerak bumi
(Scholz, 1990) ataupun tidak menghasilkan sesar di
permukaan.

Ciri-Ciri SESAR
Beberapa kenampakan yang dapat digunakan sebagai
penunjuk adanya sesar antara lain :
Adanya struktur yang tidak menerus (lapisan terpotong
dengan tiba-tiba)
Adanya perulangan lapisan atau hilangnya lapisan
batuan.
Kenampakan khas pada bidang sesar, seperti cermin
sesar, gores garis.
kenampakan khas pada zona sesar, seperti seretan
(drag), breksi sesar, horses, atau lices, milonit.
perbedaan fasies sedimen.
petunjuk fisiografi, seperti gawir (scarp), scarplets
(piedmont scarp), triangular facet, dan terpotongnya
bagian depan rangkaian pegunungan struktural.
Adanya boundins : lapisan batuan yang terpotongpotong akibat sesar.

Gambar. Gores Garis (slickens slides)

Gambar . Zona sesar

Gambar.
Boundins

Istilah yang dipakai dalam analisis sesar


Jurus sesar (strike of fault) adalah arah garis perpotongan
bidang sesar dengan bidang horisontal dan biasanya diukur
dari arah utara.
Kemiringan sesar (dip of fault) adalah sudut yang dibentuk
antara bidang sesar dengan bidang horisontal, diukur tegak
lurus strike.
Net slip adalah pergeseran relatif suatu titik yang semula
berimpit pada bidang sesar akibat adanya sesar.
Rake adalah sudut yang dibentuk oleh net slip dengan strike
slip (pergeseran horisontal searah jurus) pada bidang sesar.

Keterangan gambar tersebut


adalah
= dip
= rake of net slip
= hade = 90o dip
ab = net slip
ac = strike slip
cb = ad = dip slip
ae = vertical slip = throw
de = horizontal slip = heave

KLASIFIKASI SESAR

Klasifikasi sesar dapat dibedakan berdasarkan


geometri dan genesanya

Klasifikasi geometris
Berdasarkan rake dari net slip.
strike slip fault (rake=0)
diagonal slip fault (0 < rake <90 span="span">
dip slip fault (rake=90)
Berdasarkan kedudukan relatif bidang sesar terhadap bidang
perlapisan atau struktur regional
strike fault (jurus sesar sejajar jurus lapisan)
bedding fault (sesar sejajar lapisan)
dip fault (jurus sesar tegak lurus jurus lapisan)
oblique / diagonal fault (menyudut terhadap jurus lapisan)
longitudinal fault (sejajar struktur regional)
transversal fault (menyudut struktur regional)
Berdasarkan besar sudut bidang sesar
high angle fault (lebih dari 45o)
low angle fault (kurang dari 45o)

Berdasarkan pergerakan semu


normal fault (sesar turun)
reverse fault (sesar naik)
Berdasarkan pola sesar
paralel fault (sesar saling sejajar)
en chelon fault (sesar saling overlap dan
sejajar)
peripheral fault (sesar melingkar dan
konsentris)
radial fault (sesar menyebar dari satu pusat)

Gambar. Klasifikasi SESAR

Klasifikasi genetis
Berdasarkan orientasi pola tegasan yang utama
(Anderson, 1951) sesar dapat dibedakan menjadi:
Sesar anjak (thrust fault) bila tegasan
maksimum dan menengah mendatar.
Sesar normal bila tegasan utama vertikal.
Strike slip fault atau wrench fault (high dip,
transverse to regional structure)

konsep jurus dan


kemiringan
Dip Slip Faults
adalah patahan yang bidang patahannya menyudut
(inclined) dan pergeseran relatifnya berada disepanjang
bidang patahannya atau offset terjadi disepanjang arah
kemiringannya. Untuk setiap bidang patahan yang yang
mempunyai kemiringan, maka dapat kita tentukan bahwa
blok yang berada diatas patahan sebagai hanging
wall block dan blok yang berada dibawah patahan
dikenal sebagai footwall block.
Normal Faults
adalah patahan yang terjadi karena gaya tegasan
tensional horisontal pada batuan yang bersifat retas
dimana hangingwall block telah mengalami pergeseran
relatif ke arah bagian bawah terhadap footwall block.

Horsts & Grabens


Dalam kaitannya dengan sesar normal yang terjadi sebagai
akibat dari tegasan tensional, seringkali dijumpai sesar-sesar
normal yang berpasang pasangan dengan bidang patahan
yang berlawanan. Dalam kasus yang demikian, maka bagian
dari blok-blok yang turun akan membentuk graben sedangkan
pasangan dari blok-blok yang terangkat sebagai horst.

Half-Grabens
adalah patahan normal yang bidang patahannya
berbentuk lengkungan dengan besar
kemiringannya semakin berkurang kearah bagian
bawah sehingga dapat menyebabkan blok yang
turun mengalami rotasi.

Reverse Faults
adalah patahan hasil dari gaya tegasan
kompresional horisontal pada batuan yang bersifat
retas, dimana hangingwall block berpindah
relatif kearah atas terhadap footwall block.

A Thrust Fault
adalah patahan reverse fault yang kemiringan
bidang patahannya lebih kecil dari 150. Pergeseran
dari sesar Thrust fault dapat mencapai hingga
ratusan kilometer sehingga memungkinkan batuan
yang lebih tua dijumpai menutupi batuan yang lebih
muda.

Strike Slip
Faults
patahan yang
pergerakan
relatifnya berarah
horisontal
mengikuti arah
patahan. Patahan
jenis ini berasal dari
tegasan geser
yang bekerja di
dalam kerak bumi.

Transform-Faults
terjadi pada batas lempeng, dimana dua lempeng saling
berpapasan satu dan lainnya secara horisontal. Jenis patahan
transform umumnya terjadi di pematang samudra yang
mengalami pergeseran (offset), dimana patahan transform
hanya terjadi diantara batas kedua pematang, sedangkan
dibagian luar dari kedua batas pematang tidak terjadi
pergerakan relatif diantara kedua bloknya karena blok
tersebut bergerak dengan arah yang sama. Daerah ini dikenal
sebagai zona rekahan (fracture zones). Patahan San Andreas
di California termasuk jenis patahan transform fault.

Aplikasi Sesar dalam Bidang Geologi


Petroleum system
Geothermal
Geoteknik
Penanggulangan daerah rawan bencana