Anda di halaman 1dari 30

Kuliah ke 9

INVENTORI MURNI
TAK TENTU
Senator Nur Bahagia@

Pengertian

Inventori Murni Tak Tentu Ditandai Dengan


Minimnya Informasi Yang Dimiliki Sehingga
Sulit Untuk Memperkirakan Parameter
Populasinya

Contoh Permasalahan 1
Seorang pedagang Tabloid yang baru memulai usahanya
ingin menentukan jumlah Tabloid yang harus diambil dari
agen dan kemudian dijual kepada pembaca yang
membutuhkannya. Berdasarkan atas informasi dari rekannya
diketahui bahwa tiap harinya dapat dijual minimal sebesar 100
buah dan maksimal 500 buah, namun tidak diketahui
bagaimana probabilitasnya. Harga Tabloid tersebut per buah
adalah Rp. 2.000,- dan ia bisa menjualnya dengan harga Rp.
4.000,- per buahnya. Apabila hari sudah siang dan Tablid yang
dijual masih tersisa, penjual tersebut bisa mengobral Tabloid
tersebut dengan harga Rp. 500,- setiap buahnya. Persoalannya,
berapa penjual tersebut harus menyediakan Tabloid (q0) agar
ia mendapat keuntungan yang terbesar ?

Solusi Contoh 1
Dalam contoh ini probabilitas terjadinya permintaan
yang tidak diketahui, informasi tentang permintaan
yang diperoleh juga sangat minim, yaitu hanya
disebutkan antara 100 dan 500 buah tiap harinya.
Dengan demikian untuk menyelesaikan persoalan ini
tidak dapat dihitung nilai ekspektasi keuntungannya,
sebab berdasarkan data yang ada tidak diketahui nilai
probabilitasnya. Oleh sebab itu untuk menyelesaikan
persoalan ini perlu untuk dicarikan metode lain yang
sesuai.

Pendekatan
Pesimisme
Optimisme
Semi Parametrik

Senator Nur Bahagia@

Kriteria Pesimisme
Minimaks

Maksimin
Penyesalan (Regret)

Kriteria Minimaks

Dengan Kriteria Minimaks Berarti Memilih


Alternatif Yang Terbaik (Maksimum) Dari Nilai
Pay Off Alternatif Strategi Ukuran Lot
Pemesanan Yang Terjelek (Minimum)

Senator Nur Bahagia@

Langkah-langkah Pemecahan Masalah


1.Tentukan alternatif strategi ukuran lot
pemesanan
pasokan
(pembelian)
yang
dipertimbangkan sesuai dengan informasi
permintaannya.
2.Hitung matriks pay-off dari persoalan yang
dihadapi sesuai dengan strategi di atas.
3.Identifikasikan pay-off terburuk dari setiap
alternatif pasokan.
4.Pilih kondisi terbaik (Maksimum) dari pay-off
terburuk (Minimum) alternatif strategi pasokan
yang diperoleh dari butir 3.

Contoh Permasalahan 2

Berapa ukuran lot pembelian Tabloid yang paling


baik bagi penjual Tabloid untuk permasalahan
seperti pada contoh 1 jika menggunakan kriteria
Minimaks?

Senator Nur Bahagia@

Solusi Contoh 2
Dengan menggunakan langkah 1 dan 2 maka dapat
diperoleh
matriks
pay-off
keuntungan
seperti
ditunjukkan pada Tabel 1 berikut :
Tabel 1 : Matriks Pay-off Keuntungan
Ukuran lot pasokan
(q0)

Permintaan
100

200

300

400

500

100

100.000

100.000

100.000

100.000

100.000

200

50.000

200.000

200.000

200.000

200.000

300

150.000

300.000

300.000

300.000

400
500

-50.000
-100.000

100.000
50.000

250.000
200.000

400.000
350.000

400.000
500.000

Senator Nur Bahagia@

Berdasarkan atas Tabel 1 maka akan


dapat diperoleh pay-off terburuk dari
setiap alternatif strategi pasokan seperti
ditunjukkan pada Tabel 2 berikut.
Tabel 2 : Matriks Pay-off Keuntungan Terbaik Menurut
Kriteria Minimaks
Ukuran Lot Pasokan (q0)
100
200
300
400
500

Pay Off Terburuk (Rp.)


100.000
50.000
0
-50.000
-100.000

Keterangan
Terbaik

Kriteria Maksimin

Kriteria Maksimin Berarti Memilih Kondisi


Yang Terjelek (Minimal) Dari Pay-Off
Alternatif Yang Terbaik (Maksimal)

Langkah-langkah Pemecahan Masalah


1. Tentukan alternatif strategi ukuran lot
pemesanan
pasokan (pembelian) yang
dipertimbangkan sesuai dengan informasi
permintaannya.
2. Hitung matriks pay-off kriteria dari persoalan
yang dihadapi sesuai dengan strategi di atas.
3. Identifikasikan pay-off terbaik dari setiap
alternatif strategi pasokan.
4. Pilih kodisi terjelek (minimum) dari pay-off
terbaik (maksimum) dari alternatif strategi
pasokan yang diperoleh dari butir 3.

Contoh Permasalahan 3
Berapa ukuran lot pasokan Tabloid yang
paling ekonomis bagi penjual koran untuk
permasalahan seperti pada contoh 2 jika
menggunakan kriteria Maksimin?

Solusi Contoh 3

Tabel 3 : Matrix Pay-off Keuntungan Terbaik Menurut Kriteria


Makximin
Ukuran Lot Pasokan (q0)
100
200
300
400
500

Pay Off Terbaik (Rp.)


100.000
200.000
300.000
400.000
500.000

Keterangan
Terbaik

Kriteria Penyesalan

Dengan Kriteria Penyesalan Berarti


Memilih Alternatif Yang Memiliki Nilai
Penyesalan Yang Terkecil Dari Pay-Off
Penyesalan Terbesarnya

Langkah-langkah Pemecahan Masalah


1.Tentukan alternatif strategi pasokan (pembelian)
yang dipertimbangkan sesuai dengan informasi
permintaannya.
2.Hitung matriks pay-off dari persoalan yang
dihadapi sesuai dengan strategi di atas.
3.Buat matriks pay-off penyesalan untuk persoalan
tersebut.
4. Identifikasikan pay-off penyesalan terkecil dari
setiap alternatif strategi pasokan.
5. Pilih penyesalan terkecil (minimum) dari pay-off
penyesalan yang diperoleh pada butir 4.

Contoh Permasalahan 4

Untuk memberikan ilustrasi penggunaan metode


ini kembali kepada contoh 2 di atas. Berapa
ukuran lot pemesanan Tabloid yang ekonomis
jika digunakan kriteria penyesalan?

Solusi Contoh 4

Tabel 4 : Matriks Pay-off Penyesalan


Permintaan

Ukuran pemesanan
(q0)

100

200

300

400

500

100

100.000

200.000

300.000

400.000

200

150.000

100.000

200.000

300.000

300

100.000

50.000

100.000

200.000

400

250.000

-100.000

50.000

100.000

500

400.000

-250.000

-100.000

50.000

Solusi Contoh 4

Berdasarkan Tabel Di Atas Maka Akan


Dapat Diperoleh Pay-off Terbesar Dari
Setiap Alternatif Strategi Pasokan, Seperti
Ditunjukkan Pada Tabel 5 Berikut
Tabel 5 : Matriks Penyesalan Terbaik
Ukuran Pasokan (q0)

Pay Off Penyesalan Terbaik (Rp.)

100

400.000

200

300.000

300

200.000

400

100.000

500

50.000

Keterangan

Terbaik

Kriteria Optimisme
Maksimaks

Minimin

Kriteria Maksimaks

Kriteria Maksimaks Berarti Memilih


Alternatif Yang Terbaik (Maksimum) Dari
Nilai Pay-Off Alternatif Strategi Yang
Terbaik (Maksimum)

Kriteria Minimin
Kriteria Minimin Berarti Memilih
Alternatif Terbaik (Minimum) Dari Nilai
Pay Off Alternatif Strategi Yang Terbaik
(Minimum)

Prosedur Memaksimasikan
Ekspektasi Profit
1. Dapatkan ukuran probabilistik dari demand, baik
berupa distribusi probabilitas diskrit maupun
distribusi probabilitas kontinyu
2. Tentukan nilai parameter-parameter yang relevan,
misalnya: biaya per unit, harga jual, biaya akibat
kekurangan (stock out) per unit, dan biaya (kerugian)
per unit yang surplus
3. Hitung ekspektasi keuntungan dari masing-masing
alternatif, atau
4. Hitung kuantitas order yang menyebabkan:
Ekspektasi keuntungan marginal > Ekspektasi
kerugian marginal Senator Nur Bahagia@

Contoh Kasus Maksimasi Ekspektasi


Profit
Sebuah perusahaan furniture memproduksi kursi untuk keperluan luar
ruangan dari bulan Februari sampai dengan April. Produksi item produk
furniture yang lain (meja, rak, dan lain-lain) direncanakan akan menyerap
seluruh kapasitas pabrik yang ada dari bulan Mei sampai dengan Desember.
Hasil produksi bulan Februari dan Maret telah habis terjual. Perkiraan untuk
demand yang tersisa untuk item ini, biaya pembuatannya, harga jualnya,
serta data-data lainnya diberikan di bawah ini:
Demand Tersisa
(D) dalam unit
500
1.000
1.500
2.000
2.500
3.000

Prob.
0,1
0,1
0,2
0,3
0,2
0,1

Biaya pembuatan per unit (C) = $ 20,00


Harga jual (I) = $ 24,00
Biaya kekurangan (B) = $ 7,00

Biaya menyimpan sebuah kursi sampai dengan musim penjualan berikutnya


adalah $ 6,00; sehingga salvage value (L) untuk sebuah kursi yang tersisa
adalah $ 18,00 (= $ 24 - $ 6). Kursi yang tersisa ini akan dijual tahun depan
dengan harga yang sama denganSenator
tahunNur
ini.Bahagia@
Ukuran lot produksi adalah
kelipatan 500 unit.

Penyelesaian
Ada dua kondisi yang mungkin terjadi:
1. Jumlah yang diproduksi (Q) lebih dari permintaan (D)
2. D lebih besar dari Q
Jika Q > D, maka keuntungan total (Z) sama dengan
keuntungan pada unit yang terjual dikurangan dengan
kerugian dari unit yang disimpan sampai terjual tahun
depan.
Jika D > keuntungan total (Z) sama dengan keuntungan
pada unit yang diproduksi dikurangi dengan biaya akibat
kekurangan stok. Maka,
Z = D (I C) (Q D) (C L), Q > D
Z = Q (I C) (D Q) B,
Q<D
Senator Nur Bahagia@

Penyelesaian
Contoh Tabel Profit

Prob.
Demand
Demand
d (D)*
p (d)
0,1
5
0,1
10
0,2
15
0,3
20
0,2
25
0,1
30

Order Produksi (O)*


5

10

15

20

25

30

20
-15
-50
-85
-120
-155

10
40
5
-30
-65
-100

0
30
60
25
-10
-45

-10
20
50
80
45
10

-20
10
40
70
100
65

-30
0
30
60
90
120

Dua contoh bagaimana mendapatkan nilai-nilai pada tabel 6:


Q = 5, D = 15; Q < D
Z(Qj,Dj) = Q(I - C) (D Q)B
Z(5,15) = 5 x ($24 - $20) (15 5) x $ 7 = - 150
Q = 25, D = 15; Q > D
Z(Qj,Dj) = D(I - C) (Q D)(C L)
= 15($24 - $20) (25 15)($20 - $18) = $40
Senator Nur Bahagia@

Penyelesaian

Perhitungan Ekspektasi Profit


Ekspektasi profit untuk tiap kuantitas order yang mungkin
n
dihitung sbb:
EZ(Q j )
P(Di ) x Z(Q j , Di )

i 1

Sebagai contoh:
EZ(15) = 0,1x$0 + 0,1x$30 + 0,2x$60 + 0,3x$25 + 0,2x(-$10) +
0,1x(-$45)
= $ 16
EZ(25) = 0,1x(-$20) + 0,1x$10 + 0,2x$40 + 0,3x$70 + 0,2x$100 +
0,1x$65
= $ 54, 50
Q*
E(Z)*
*

10

15

20

25

30

-$ 74,5

- $ 26,0

$ 16,0

$ 45,0

$ 54,5

$51

dalam ratusan

Senator Nur Bahagia@

maksimum

Kasus dan Latihan III

Senator Nur Bahagia@

LATIHAN 5
KEBUTUHAN DAGING TIAP MINGGUNYA TIDAK MENENTU, NAMUN BERDASARKAN
DATA MASA LALU DIPERKIRAKAN PROBABILITAS-NYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

PEMAKAIAN PROBABILITAS
200
0.1
225
0.2
250
0.3
275
0.3
300
0.1
HARGA DAGING ADALAH Rp. 50.000,-/Kg, BII.A TIDAK HABIS DALAM SATU
MINGGU MAKA KWALITASNYA AKAN MENURUN SEHINGGA BIASANYA AKAN
DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA RP.30.000,-/Kg. ADAPUN BILA TERJADI
KEKURANGAN PERSEDIAAN MAKA AKAN MENDAPAT KERUGIAN SEBESAR Rp.
50.000,-/Kg.

SAUDARA, DIMINTA UNTUK MENENTUKAN BERAPA Kg DAGING YANG PERLU


DIBELI SETIAP MINGGUNYA SECARA
EKONOMIS.
Senator Nur Bahagia@