Anda di halaman 1dari 30

Uji Chi square 2

hub.Kategorik dng kategorik


uji kai kuadrat
Yusthin.manglapy@gmail.com

Uji Chi square


Merupakan statistik non-parametik
Digunakan u/ menganalisis data dengan
variabel kategori dgn kategorik
Tujuannya untuk menguji perbedaan
proporsi dua/lebih kelompok sampel/data.

Hal-hal dlm Uji Chi-Square

Skala Data kategorik, data dlm bentuk data


hitung/ jumlah
Bukan untuk melihat hub antar variabel yg
sifatnya korelasi tetapi hanya asosiasi
Dpt digunakan untuk melihat kesamaan proporsi
& perbedaan antara beberapa proposi menurut
variabel bebas
Besarnya Df (degree of freedom) ditentukan dari
jumlah atribut dlm pengamatan setelah
dikurangi 1, df = (b-1)(k-1)

Hal-hal dlm Uji Chi-Square

Jumlah nilai observasi dan ekspektif


didlm sel tabel tidak boleh kurang
dari 5
Atau maksimal 20% dari jumlah sel
Jumlah sample sebaiknya >30
Dalam bentuk tabel
silang/kontingensi

Jika Syarat Uji Chi-Square Tidak Terpenuhi maka


di pakai uji alternatifnya,

Tabel 2x2 uji Fisher


Tabel 2xk uji kolmogorov-Smirnov
Tabel BxK (selain 2x2,2xk) penggabungan sel

Contoh hub kategori


Penelitian yg menghub. jenis pekerjaan
ibu dng kejadian / perilaku ibu
menyusui eksklusif.
Pekerjaan

Variabel Kategorik

11/29/2014

Menyusui
eksklusif

Variabel Kategorik

copyright 2006 www.brainybetty.com

Prinsip dasar
Membandingkan frek yg diamati
(O=observerd) dng frek Yg diharapkan (E=
expected )
Misalnya sebuah koin yg memiliki permukaan
gambar (G) & angka (A) & dilempar sebanyak
100 x.
Frekuensi harapan/peluang 50%
Hasil pelemparan koin (O)= 65 G

Hasil Pecobaan Pelemparan 100 x sebuah koin

O-E

(O-E)2

(O-E)2

65

50

15

225

E
4,5

35

50

-15

225

4,5

TOTAL

100

100

450

Hasil
Pelemparan

Pertanyaannya apakah hasil pelemparan sama???


Untuk menarik kesimpulan perlu di bandingkan Dgn nilai tabel

Keterangan
2 = Nilai kai kuadrat
E = ExpeCted
O = Observed

Contoh:
Diadakan penelitian oleh seorang dosen yang
tujuannya u/ mengetahui kinerja perawat RS
X antara perawat yang berpendidikan D3,
Perawat berpendidikan S1 dan perawat
Berpendidikan S2 . Sampel diambil sebanyak
725 org yg menyebar, dimana Perawat D3 = 275
, S1= 250, dan S2=200. hasil observasi

menunjukan : kinerja tinggi pada perawat


D3=150 , S1=75, S2=150 , kinerja cukup D3=75
,S1=150 ,S2=25, dan kinerja rendah pada
D3=50, S1=25, S2=25.
Pertanyaannya : hitunglah kinerja perawat
berdasarkan tingkat pendidikan, dan ujilah
apakah ada perbedaan tingkat pendidikan
dengan kinerja pperawat tersebut (alpha 5 %)

Langkah2 menjawab ...


1. Membuat Hipotesis
Ha : Ada perbedaan yg signifikan tingkat kinerja
antara ketiga jenjang pendidikan perawat.
Ho : tdk ada perbedaan yg signifikan tingkat kinerja
antara ketiga jenjang pendidikan perawat
Ha : PD3 PS1 PS2
Ho : PD3 = PS1 = PS2

Buat tabel silang


Kinerja Perawat
Tingkat
pendidik
an

Tinggi

Cukup

Rendah

Total

D3

150

75

50

275

S1

75

150

25

250

S2

150

25

25

200

Jumlah

375

250

100

725

Langkah 3 : mnghitung nilai ekspektasi


Nilai ekspektasi : nilai yg diharapkan terjadi
sesuai dng hipotesis penelitian.
Nilai ekspektasi dpt dihitung dng perkalian
antara marginal kolom&baris yg bersangkutan
dibagi jumlah seluruh (N) /grand total yg
terletak pada sudut kanan tabel kontingensi

Menghitung nilai ekspektasi


Tingkat
pendidikan

Tingkat Kinerja perawat

S2

Tinggi
150 a
75 d
150 g

Cukup
75 b
150 e
25 h

Rendah
50 c
25 f
25 i

Jumlah

375

250

100

D3
S1

Total
275
250
200
725

Keterangan :
E i = ekspektasi yg diharapkan pada salah 1 sel
K = jumlah frekuensi pada kolom
B = Jumlah frekuensi pada baris
T = Jumlah keselurhan data/sampel

Tingkat
pendidi
kan

Tingkat Kinerja perawat

Tinggi

D3

150 a

Cukup Renda
h
75 b
50 c

S1

75 d

150 e

25 f

250

S2

150 g

25 h

25 i

200

Jumlah

375

250

100

725

Total
E g = 375 x 200 = 103,45
725
275

E h = 250 x 200 = 68,98


725
E i = 100 x 200 = 27,59
725

E a = 375 x 275 = 142,4


725

E d = 375 x 250 = 129,31


725

E b = 250 x 275 = 94,83


725

E e = 250 x 250 = 86,21


725

E c = 100 x 275 = 37,93


725

E f = 100 x 250 = 34,48


725

Langkah 4 : Menghitung/mencari chi-kuadrat 2


O

O-E

(O-E)2

(O-E)2 / E

150
75

142,24 7,76
94,83 -19,83

60,21
393,22

50
75

37,93 12.07
129,31 -54,31

145,68 3,84
2949,57 22,81

150
25

86,21
34,48

4069,16 47,2
89,87
2,61

150
25

103,45 46,55
68,96 -43,96

2166,9 20,95
1932,48 28,02

25

27,59

6,70

63,79
-9,48

-2.59

0,42
4,15

0,24

Jumlah 130,24

Langkah 5 : menCari 2 Tabel


dF = (K-1)(B-1)
Df = (3-1)(3-1)
Df = 2 x 2
Df = 4
Berdasarkan tabel chikuadrat pada DF/Dk 4
dengan alpha 5% 9,488

Langkah 6 : menarik Kesimpulan


Membandingkan 2 hitung dengan 2 tabell
catatan : jika 2 hitung 2 tabel Ho ditolak
Jika 2 hitung < tabel Ho gagal di tolak
Jadi kesimpulannya:
130,24 > 9,488
Ada perbedaan yang signifikan/bermakna antara
tingkat pendidikan dan tingkat kinerja perawat.

Latihan Kasus

Suati penelitian ingin mengetahui hub jenis


pekerjaan dng kejadian stres. Pekerja di
survei pd jenis pekerjaan : PNS, TNI dan
Swasta. Kemudian dilakukan survei dng
mengambil sampel 150 pekerja yg terdiri
dari 60 PNS,40 TNI, dan 50 swasta. Hasil
survei diperoleh bahwa kelompok PNS ada
15 org yg mengaku stres, TNI 5 org, dan
Swasta 30 org mengaku stres.
Pertanyaannya, hitunglah tingkat stres dari
ketiga jenis pekerjaan ini, ujilah apakah ada
perbedaan tingkat stres ketiga pekerjaan
tersebut . (alpha 5%)

u/ tabel 2 x 2
Tabel silang

a+b

c+d

a+ c

b+ d

a+b+c+d

Contoh:
Seorang peneliti ingin mengetahui
apakah ada hub. antara
pengetahuan dng kejadian diare,
diperoleh hasil 1 orang dng
pengetahuan bagus menderita diare,
3 org peng. Bagus tdk menderita
diare, 4 org pengetahuan kurang
menderita diare, dan 2 org peng.
Kurang tdk menderita diare.
hitunglah apakah ada hubungan
antara pengetahuan dan kejadian
diare dengan alpha 5 %

Yates (1934)
Mengusulkan koreksi yates

Dng cara demikian, hasil X2 akan lebih rendah


lbh hati2 dlm menolak Ho
Ttp pd sample besar, dng koreksi/tdk, tdk
memberikan perbedaan yg berarti.
W.G Cochran menyarankan 80% dr sel pada
tabel silharus memiliki expected >5 dan
semua sel hrs memiliki nilai expected >1

Fisher (1934), usul u/


menggunakan uji fisher exact
bila jumlah sel yg mengandung
expected value < 5 lebih dari
20%
Dng kemudahan uji yg lbh baik
yaitu fisher exact, koreksi yates
jarang digunakan

UJI FISHER EXACT


YUSTHIN.MANGLAPY@GMAIL.COM

Syaratnya
Probabilitas pasti
Digunakan pada tabel 2 x 2
a
b
c
d
P[a,b,c,d)!(a+b),(c+d),(a+c),(b+d)]
.

Prosedur
Susun tabel 2 x 2 yg mungkin dibuat dng nilai
tepi tetap sub total
Hitung p dari semua tabel 2 x 2 yg mungkin
buat, dng nilai tetap
Hitung p fisher yaitu p table observasi di
tambah p tabel yg <= p tabel observasi

Contoh
Akan dilihat pengaruh minum aspirin terhadap
kejadian sindroma reye
Kebiasaan
minum
aspirin

Sindrom reye

Tdk sindrom
reye

total

Minum
aspirin

Tdk minum
aspirin

10

Total

16

Tabel yg mungkin dibuat


Kebiasaan
minum
aspirin

Sindrom
reye

Tdk
sindrom
reye

total

Minum
aspirin

Tdk minum
aspirin

Total

6!10!9!7!

16!0!6!9!1!
6!10!9!7!
16!1!5!8!7!
6!10!9!7!
16!2!4!7!3!

10

16

0,01049

0,36713

0,33042

0,00087

0,02360

0,15734

0,11014

P fisher = 0,02360 +0,00087+0,01049


= 0,035
(Hitung p fisher yaitu p table observasi di tambah p tabel yg <= p tabel
observasi)

Thank you!