Anda di halaman 1dari 27

MAGMATISME DAN BATUAN BEKU

THE PERSONNELS
1. FAISAL SANGAJI
2. NIKE DWI ARI
3. FADRI WOWA
4. ARIEL AFRANDI TATAWU
5. VIKY AMIRIL PRATAMA
6. SATYAWAN DANA

MAGMATISME
APA ITU MAGMATISME ?
BAGAIMANA TERBENTUK ?
APA SAJA PROSESNYA ?
BATUAN BEKU
APA ITU BATUAN BEKU ?
APA SAJA JENISNYA (KLASIFIKASI) ?
SEPERTI APA STRUKTURNYA ?
SEPERTI APA TERKSTURNYA ?

APA ITU MAGMATISME ?


Sifat Sifat dan kegiatan magma di dalam perut Bumi.
MAGMA adalah
Material batuan leleh yang terbentuk
secara alamiah, berasal dari dalam
bumi dan memiliki kapabilitas sebagai
intrusi dan ekstrusi.
Glossary of Geology (Gary dkk., 1972)

Magma terdiri atas :


1. Bagian yang cair
2. Bagian padatan (solid portion) yang
tersusun atas mineral-mineral yang
terkristalisasi secara langsung dari
material lelehannya.
3. Batuan padatan (solid rocks) tergabung
ke dalam tubuh magma di sepanjang
konduit atau reservoir magma, yang
disebut sebagai xenolith atau inklusi.
4. Gas terlarut

Batuan leleh atau batuan leleh


sebagian yang terletak di bawah
permukaan bumi.
Glossary of volcano terms (USGS)

BAGAIMANA TERBENTUK ?

UPWELLING MAGMA

Magma Upwelling Process :


a. Tipe magmatisme MORB
b. Pada pembentukan gunung api dengan erupsi pumisitik/eksplosif
c. Pada gunung api busur magmatik yang umum terjadi pembentukan
kubah lava oleh magma intermediet yang lebih kental
(modifikasi dari Winter, 2001)

APA SAJA PROSESNYA ?

Differensiasi dan Asimilasi Magma

Differensiasi magma

Pemisahan kristal

Proses segregasi dan separasi (pemisahan) magma

Kemunculan magma dan jenis batuannya


didasarkan pada tatanan tektoniknya
SiO2 (%) Tipe
magma
~50
~60

~65

~70

Basa /
mafik
Intermediet
/
menengah
Asam /
felsik
rendah Si
Asam /
felsik kaya
Si

Nama
batuan

Tatanan tektoniknya

Basal

Mid oceanic ridge basal

Andesit

Busur kepulauan dan busur magmatik


dangkal

Dasit

Busur magmatik: lempeng benua dengan


dapur magma tengah (B)

Riolit

Busur magmatik: segregasi pada lempeng


benua dengan dapur magma dalam (A)

Tipe Magma Berdasarkan Tatanan Tektonika

APA ITU BATUAN BEKU ?


Batuan yang terbentuk akibat membekunya magma pada waktu perjalanannya ke
permukaan bumi.

APA SAJA JENISNYA (KLASIFIKASI) ?

Genetik / Tempat
Pembentukan

Klasifikasi
Batuan
Beku

Komposisi kimia

Indeks Warna

Tekstur &
Komposisi
Mineralogi

Genetik / Tempat pembentukan


a.Plutonik => terbentuk jauh di dalam permukaan
bumi (deep seated origin)
- membeku jauh di bawah permukaan bumi
- bertekstur kasar, fanerik
- contoh : granit, diorit, gabbro, syenite,
monzonit dll
b. Hypabisal => membeku di bawah permukaan,
tetapi pada kedalaman dangkal (merupakan
intrusi dangkal)
- bertekstur medium, atau Faneroporfiritik
- contoh : granit porfiritik, diorit porfiritik, syenit
porfiritik dll
c. Vulkanik => membeku di permukaan karena
magma yang keluar ke permukaan bumi dan
membeku. Biasanya oleh proses vulkanik, baik
lelehan, ekstrusi maupun efusif.
- bertekstur halus, afanitik, porfiroafanitik
- contoh : rhyolit, andesit, basalt, obsidian

Komposisi kimia (kandungan SiO2)


Batuan ultra basa SiO2 < 45%
Batuan beku basa SiO2 45% - 52%
Batuan beku intermediet SiO2 52% - 66%
Batuan beku asam > 66%
Indeks Warna
1.
2.
3.
4.

Leucocratic rock, kandungan mineral mafic < 30%


Mesocratic rock, kandungan mineral mafic 30% - 60%
Melanocratic rock, kandungan mineral mafic 60% - 90%
Hypermalanic rock, kandungan mineral mafic > 90%

Tekstur & Komposisi Mineralogi


Pembagiannya sama dengan klasifikasi kimia, hanya parameter yang digunakan adalah kelimpahan
rock forming mineral, mineral mafic dan felsic.
Batuan ultra basa
batuan beku yang tersusun sebagian besar/seluruhnya oleh mineral mafik (olivin, piroksen, amfibol)
Batuan basa
batuan yang tersusun sebagian besar oleh mineral mafik (olivin, piroksen, amfibol)+ plagioklas
Batuan intermediet
batuan yang tersusun oleh campuran mineral mafik dan felsik
Batuan asam
Batuan yang tersusun sebagian besar oleh mineral felsik

SEPERTI APA STRUKTURNYA ?


Struktur adalah Kenampakan tubuh batuan dalam lingkup yang lebih besar,
dapat menunjukkan hubungan unit/kumpulan butiran satu dengan lainnya
akibat proses yang dihasilkan pada saat pembentukan batuan.
Pengertian struktur pada batuan beku umumnya mengacu pada pengamatan
skala besar atau singkapan di lapangan.
Kekar kolom /columnar joints, bila terdapat orientasi kekar-kekar menyerupai kolom yang arah
bidang kekarnya tegak lurus bidang permukaan/topografi.
Kekar lembar / sheeting joints, apabila bidang kekarnya sejajar dengan permukaan/topografi.
Pillow lava / lava bantal, merupakan struktur yang dinyatakan pada batuan ekstrusi tertentu ,
yang dicirikan oleh masa berbentuk bantal dimana ukuran dari bentuk ini adalah umumnya 30 60 cm dan jaraknya bedekatan, khas pada vulkanik bawah laut.
Masif, apabila batuan pejal tanpa retakan ataupun lubang gas.
Vesikuler, merupakan struktur batuan beku ekstrusi yang ditandai dengan lubang-lubang sebagai
akibat pelepasan gas selama pendinginan.
Skoria, adalah struktur batuan yang sangat vesikuler (banyak lubang gasnnya).
Amigdaloidal, struktur dimana lubang-lubang keluar gas terisi oleh mineral-mineral sekunder
seperti zeolit, karbonat dan bermacam silika.
Xenolith, struktur yang memperlihatkan adanya suatu fragmen batuan yang masuk atau

Columnar Diabas, Gunung Parangan,


Karangsambung
Columnar joints are defined as parallel, prismatic columns
in basaltic flows and sometimes other rocks, and this
specific pattern is a result of cooling (Bates and Jackson,
1984). The columns are normally found in shallow
intrusive or extrusive igneous rock bodies, generally,
basaltic, sills, dikes and lava flows.
Columnar Basalt, Devils Tower,
Wyoming, USA

Sheeting (exfoliation or unloading) joints in


granitic rock, Yosemite National Park,
California

Sheeting Joint di Formasi Besole, Tegalombo,


Pacitan

Pillow Lava diatas baturijang dan batugamping


merah, Watu kelir, Kali Muncar, Luk Ulo
Melange Complex, Karangsambung.

Pillow Lava , Watuadeg, Berbah,

Pillow lavas, produced


when lava erupts on the
ocean floor

Pillow lava di luar negeri

Scoria

Xenolith, fragmen peridotit di dalam basalt

Amigdaloidal

Vesikuler

SEPERTI APA TEKSTURNYA ?


Tekstur adalah terminologi untuk menjelaskan bentuk & ukuran butir /
mineral, hubungan antar butiran / mineral, kesetaraan ukuran butir/mineral,
batas bidang mineral, dan kelimpahannya dalam satu unit batuan
Pengertian tekstur lebih mengacu pada pengamatan skala kecil, hand
speciment atau sayatan tipis.
Derajat kristalisasi
Derajat kristalisasi merupakan keadaan proporsi antara masa kristal dan masa gelas dalam
batuan. Dikenal ada tiga kelas derajat kristalisasi, yaitu :
Holokristalin : apabila batuan tersusun seluruhnya oleh masa kristal
Hipokristalin : apabila batuan tersusun oleh masa kristal dan gelas
Holohylalin : apabila batuan seluruhnya tersusun oleh masa gelas

Holokristalin, Granit

Hipokristalin,Andesit

Holohyalin, Obsidian

Granularitas (Ukuran Mineral)


Fanerik
Yaitu batuan beku yang hampir seluruhmya tersusun oleh mineralmineral yang berukuran kasar, sehingga dapat dilihat dengan kasap
mata.
Afanitik
Yaitu batuan beku yang hampir seluruhnya tersusun oleh mineral
berukuran halus.
Porfiritik (porphyritic)
Merupakan tekstur khusus, dimana terdapat campuran butiran
kasar dengan butiran yang halus.
a. Faneroporfiritik
Bila butiran-butiran mineral yang besar (mineral sulung atau
fenokris) dikelilingi oleh mineral-mineral yang berukuran butir
lebih kecil (massa dasar) yang dapat dikenal dengan mata
telanjang.
b. Porfiroafanitik
Bila butiran-butiran mineral sulung (fenokris) dikelilingi oleh massa
dasar yang afanitik.

Bentuk Kristal
Ketika pembekuan magma, mineral-mineral yang terbentuk pertama kali biasanya berbentuk
sempurna sedangkan yang terbentuk terakhir biasanya mengisi ruang yang ada sehingga
bentuknya tidak sempurna. Bentuk mineral yang terlihat melalui pengamatan mikroskop yaitu:
a) Euhedral
: yaitu bentuk kristal yang sempurna
b) Subhedral
: yaitu bentuk kristal yang kurang sempurna
c) Anhedral
: yaitu bentuk kristal yang tidak sempurna

Anhedral

Euhedral

Subhedral

Hubungan Antar Kristal


Equigranular
Yaitu ukuran butir penyusun batuannya hampir sama
Inequigranular
Yaitu ukuran butir penyusun batuannya tidak sama
Equigranular, Syenit

Inequigranular, Diorite porphyritic

Komposisi Mineral
Komposisi mineral, didasarkan pada 2 macam :
Berdasarkan terbentuknya terdiri atas :
Mineral utama (Essential mineral) : mineral penentu penamaan batuan. Contoh: Kuarsa,
felspar, mika, amphibol, piroksin atau olivin.
Mineral sekunder (Secondary mineral) : Mineral yang terbentuk dari mineral primer yang
mengalami proses pelapukan, hidrotermal atau metamorfisme. Contoh: kalsit, serpentin, klorit,
serisit atau kaolin.
Berdasarkan terang-gelap warna, dibagi menjadi asam dan basa :
Mineral Asam (felsik) : Kaya akan silika alumina, warna cerah, mineral cerah: kuarsa, feldspar
(orthoklas), feldspar (plagioklas), atau muscovit (mika putih).
Mineral basa (Mafic) : Kaya akan besi, magnesium dan kalsium, warna gelap. Contoh: Biotit
(mika hitam), piroksin (augit), amphibol (hornblende) atau olivin.
Perkecualian : Dunit (batu beku basa: warna terang) dan Obsidian (batuan beku asam : warna
gelap)

KLASIFIKASI DALAM MENENTUKAN NAMA BATUAN BEKU

Im proud be Geologist, how about you ?

TERIMA KASIH.

Anda mungkin juga menyukai