Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN KASUS

DERMATOLOGI
1. Intan Permatahati
2. Bendhesa Wirananggala
3. Wikananda
4. Jessica Santosa
5. Witantra D.H.

(1002005070)
(1002005108)
(1002005137)
(1002005118)
(1002005154)

OUTLINE
OVERVIEW MORBUS HANSEN

PRESENTASI KASUS
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA

LEPRA (MORBUS HANSEN)

EPIDEMIOLOGI

Penyakit pada negara berkembang


Asia: paling banyak
> 90% orang yang terekpos Mycobacterium leprae tahan
terhadap infeksi
Suseptibilitas genetik
Kasus dewasa laki-laki : perempuan = 1,5 : 1
Usia prevalen: 25-35 tahun
Jalur transmisi
Nasal droplets
Tanah yang terinfeksi
Serangga vektor
Kontak dengan kulit secara intim

II

ETIOLOGI
Mycobacterium leprae
Obligate intracellular bacillus
Acid fast
Dinding sel: phenolic glycolipid (PGL-1)
Berkembang biak di jaringan yang bersuhu
rendah
Masa inkubasi: 5-7 tahun

DIAGNOSIS

III

Diagnosis
1. Identifikasi organisme
pada jaringan

Biopsi kulit
Slit smear

2. Manifestasi pada saraf

Penebalan saraf tepi

>90% vs 75-85%

Hilangnya sensasi
Kelemahan, atrofi,
paralisis otot

Pemeriksaan
penunjang
Serologic test : PGL-1
PCR
Lepromin skin test
IGRA

IV

DIAGNOSIS BANDING

Dermatofitosis
Tinea versikolor
Pitiriasis rosea
Pitiriasis alba
Dermatitis seboroika
Psoriasis
Neurofibromatosis

Granuloma anulare
Xanthomatosis
Scleroderma
Leukemia cutis
Tuberculosis cutis
verukosa
Birth mark

The greatest immitator

KLASIFIKASI
(Ridley & Jopling)
High

Unstable

No

Resistance

Resistance

Resistance

Tuberculoid

Borderline

Borderline

Borderline

Lepromatous

(TT)

Tubercoloid

(BB)

Lepromatous

(LL)

(BT)
Lesi

1-3

Sedikit

(BL)
Sedikit/

Banyak

Banyak

Banyak &
Simetris

asimetris
BTA

1+

2+

3+

4+

Tes Lepromin

3+

2+

Histologi

Penurunan Sel Epiteloid

Peningkatan histiosit, foam

Destruksi Saraf, Sarcoid-like Granuloma

cells, granuloma, xanthomalike

TATA LAKSANA
Rekomendasi WHO
Pauci Bacillar (lesi>1) : Rifampin 600mg/bulan
Dapsone 100mg/hari
Pauci Bacillar (lesi 1) : Rifampin 600mg
Ofloxacyn 400mg
Minocyclin 100mg
Multi Bacillar : Rifampin 600mg
Clofazimine 300mg (+ 50mg/hari)
Dapsone 100mg/hari
Adjuvant untuk komplikasi neurologis
Training : menghindari injury pada kulit yang insensitif
Sepatu khusus

PENCEGAHAN

VI

1. Vaksin BCG (Bacillus-Calmette-Guerin)


Memberikan proteksi 34-80%

2. Antibiotik profilaksis

Rifampicin 15mg/kgBB 1 kali tiap bulan selama 6


bulan

3. Kemoprofilaksis
Rifampin, minocycline, clofazimine
Di daerah hiper-endemic

PRESENTASI KASUS

PRESENTASI KASUS
Penderita:
Laki-laki, 32 tahun
Keluhan utama:
Bercak merah pada wajah, badan, lengan atas,
punggung, dan kaki kanan sejak 7 bln lalu

Riwayat penyakit sekarang:


Awalnya bercak pada lengan kanan bawah
kemudian menyebar ke kepala, badan, punggung
dan kaki. Bercak ini dikeluhkan mati rasa.
Penderita mengeluh sering kesemutan. Penderita
mengeluh muncul biduran di seluruh tubuh

Riwayat pengobatan
Penderita berobat ke dokter Sp.KK dan
mendapatkan ROM yang dikonsumsi seminggu
sekali, yaitu:
Rifampin 600mg
Ofloxacin 400mg
Minocyclin 100mg

Riwayat alergi
Alergi terhadap obat rifampin
Diberikan obat untuk alergi, yaitu dexamethasone

Penilaian nyeri
Tidak ada nyeri
Riwayat kesehatan
Tidak ada riwayat operasi dan transfusi.
Riwayat keluarga
Tidak ada keluarga yang mengalami gejala
yang sama
Status internus
Dalam batas normal

Status Dermatologi
Lokalisasi : Wajah
Efloresensi:
Nodul: multipel, bentuk
bulat, diameter 12.5cm, eritema
Plak eritema multipel:
multipel, bentuk bulat,
diameter 1-2cm
Fungsi kelenjar keringat:
anhidrosi pada lesi atau
bercak merah

Lokalisasi: Lengan atas &


bawah kanan dan kiri,
punggung kaki kanan
Efloresensi:
Plak eritema: bentuk
oval, ukuran 3x4cm,
5x4cm, di bagian tengah
terdapat central healing
Nodul: eritema multipel,
bulat, diameter 1-1.5cm

Pemeriksaan sensibilitas
Sensasi raba, nyeri dan suhu
menurun

Penebalan saraf
N. Auricularis magnus: +
N. ulnaris sinistra: -

Pemeriksaan motorik
Voluntary Muscular Test:
baik

Rencana awal: BTA


BTA pada cuping
kanan: BTA pada cuping
kiri: BT lesi pada tangan
kanan: -

Rencana biopsi kulit:


ND

Diagnosis:
Morbus Hansen tipe
BT
Diagnosis banding:
Morbus Hansen tipe
BB

Rencana Tatalaksana
Farmakologi
Clofazimine 1x50mg/hari
Ofloxacyn 1x400mg/hari
Minocyclin 1x100mg/hari
Vitamin: B1, B6, B12 1x1/hari
Follow up
Kontrol satu minggu lagi tgl 23 Desember 2013

KESIMPULAN
BTA , anhydrosis, lesi multiple, jumlah? ,
manifestasi saraf
Borderline tuberculous Leprosy
Regimen obat berdasar WHO tipe paucibacillar
Monitor dengan smear

Alergi? Reaksi?
Pencegahan untuk anak usia <12 tahun di
rumah
Terapi adjunctive

DAFTAR PUSTAKA
1. James W D, Berger T G, Elston D M. 2011.
Andrews Disease of the Skin 11th Edition.
Saunders Elsevier
2. Kasper D L, Fauci A S. 2010. Harrisons
Infectious Diseases. McGraw Hill
3. Djuanda Adhie. 2009. Ilmu Penyakit Kulit dan
Kelamin Edisi 5. Jakarta: FKUI
4. Siregar R S. 2002. Atlas Berwarna Saripati
Penyakit Kulit. ECG

Terima Kasih