Anda di halaman 1dari 43

HUKUM PERDATA

INTERNATIONAL (HPI)

Oleh:
Rochati, S.H., M.Hum

CATATAN : Diantara 10 istilah tersebut di atas yang paling


cocok adalah no. 7 yakni HATAH

HATAH

HATAH

HK. Antar tata hukum,


lengkapnya adalah HATAH
Indonesia

Bukan Mata kuliah baru, mulai


diajarkan th 1972. Istilah ini
mulai diajarkan tahun 1972
yang diciptakan oleh Gouw
Giok Shiong = Sudargo
Gautama

Kalau dulu namanya adalah HUKUM PERSELISIHAN atau HUKUM


PERTIKAIAN, yakni : Conflictenrecht (Belanda), Conflict of Law (Inggris),
Collisierecht (Jerman)

Pemakaian Istilah :
FH UI

Hukum antar wewenang (bagian dari


HATAH Indonesia)
HATAH

FH UGM

HATAH

FH UNAIR

HATAH

FH UGM

HATAH

FH Unpad

HATAH Indonesia

Merupakan bagian dari


sistem hk. Indonesia yang
bersifat majemuk/pluralisme
dan merupakan bidang ilmu
hk. Tersendiri yang secara
umum disebut HUKUM
PERSELISIHAN

Menurut Gouw Gok Siong, Martin Wolf, dan


Cheshire :
Bahwa istilah hukum perselisihan di dalam

penggunaannya adalah kurang tepat, karena dalam


istilah hukum perselisihan ada suatu kesan seolaholah ada suatu asosiasi konflik tertentu/kesan
pertentangan tertentu antara sistem2 hukum intern.
Seolah-olah ada konflik antara 2/ lebih per-UU-an
atau sistem hukum yang berlaku.
Seolah-olah ada perlombaan untuk memberikan
semacam prioritas.

Istilah yang tepat menurut Gouw Giok Siong, adalah


:
Yakni istilah yang diciptakan oleh Logemann dengan

istilah interrecht ordentrecht


Atau oleh ALF ROSS dengan istilah Interlegal Law
Kedua bidang ini bukan hanya bagian hukum perdata dan

hukum internasional saja, tetapi merupakan hukum yang


bersifat umum.
Oleh Prof. Gouw Giok Shiong disebut HATAH yaitu suatu
terjemahan daripada Tussenrecht.
Ketiga Istilah tersebut untuk menghilangkan kesan adanya Konflik
atau perselisihan

Pergantian istilah HUKUM PERSELISIHAN menjadi


HATAH pada saat konsorsium Tahun 1972
Interlegal law

Pada hakikatnya
membicarakan ttg H.
Interrecht ordentrecht
Pdt dengan
Tussenrecht
menghilangkan
kesan adanya
perselisihan
Istilah HATAH memberi kesan adanya tata/tertib hk. Yang baru di
antara sistem2 hk. baru yang bertemu pada suatu ketika.
Co: th 1932 ada UU ttg Pembayaran Luar Negeri yaitu UU DEVISA.
Kemudian UU baru Th 1964 ttg Pembayaran Luar Negeri.
Kedua UU itu namanya sama, tetapi materinya berbeda. Th.1932,
Penduduk Indonesia dilarang u/ memiliki alat tukar LN, 1964 tidak
dilarang.
UU tahun 1964 tidak menyebutkan UU yang lama dihapus, UU yang
lama tetap berlaku

Hal di atas diatur dalam Hk. Antar waktu, karena waktu


pergantian UU.

Istilah HATAH sering disebut dengan istilah


lain yaitu QUASI INTERNATIONAL
PRIVATRECHT
HPI Semu
diciptakan oleh Andre De La Porte (Perancis)
yang menghubungkan istilah HATAH dari
aspek Internasional.
QUASI INTERNATIONAL PRIVATRECHT
Intergentiele Recht
Interlocaalrecht (HAT)
(HAG)
Tetapi dalam perkembangannya QIP sering disebut dengan HAG saja.
Antara aspek2 Internasional yaitu wujudnya HPI/ HATAH nya itu sendiri
ada hub. yang erat dengan QIP.

antara aturan yang satu


dapat berlaku terhadap yang
lain yaitu dalam memcahkan
persoalan2 yang
dihadapinya.

Maksudnya

Dalam memecahkan persoalan,


mis: HAG/ HAT dapat
dipecahkan dengan melakukan
suatu anolagi (Analogische
Toopassing) daripada aturan2
HPI.

Kesulitan

Pembagian HATAH

HATAH Intern

HATAH
Eksten

HATAH Intern (Intern Nasional dalam Negeri/ dalam


suatu Negara :
a. Hk. Antar tempat
b. Hk. Antar waktu
c. Hk. Antar gol/agama
d. Hk. Antar wewenang

HATAH Ekstern (HPI= Unsur asing/ foreign element)


HATAH MEMPUNYAI 2 TEORI
Titik2 pertalian (point of
contact/aanknoping pouten)

Lingkungan Kuasa
(gebeidleer)

Cara Kerja HATAH :


1. Teori lingkungan kuasa hukum (gebeidleer)
diciptakan oleh HANS KELSEN; di Indonesia
dikembangkan oleh LOGEMANN dengan
menunjukkan lingkungan kuasa hukum
daripada jabatan2.
tiap norma hukum untuk
berlakunya selalu
HANS KELSEN
a.
b.
c.
d.

dipengaruhi 4
lingkungan kuasa
yaitu:
LK. Waktu (W)
LK. Tempat (T)
LK. Pribadi (P)
LK. Soal2/Materi (S)

Hk. Bekerja dalam jangka waktu mana


NOTE :

Hk. Itu bekerja u/ tempat mana


Hk. Itu bekerja u/ pribadi mana
Hk. Itu bekerja mengatur soal apa

2. Teori titik2 pertalian/ titik pertautan (point


of contact/ aankoping pouten)
Merupakan bagian yang sangat penting sekali dalam ajaran/teori
HATAH, karena dengan adanya titik2 pertalian itu akan
memberikan petunjuk pada kita bahwa kita sedang menghadapi
persoalan2/ masalah2 HATAH.
Pengertian Titik2 pertalian (titik2 pertautan)

Hal2, keadaan2, faktor2, yang menyebabkan berlakunya suatu


sistem hukum tertentu.

Pengertian HATAH
Keseluruhan peraturan atau keputusan yang

menunjukan stelsel hukum manakah yang


berlaku atau apakah yang merupakan hukum
jika hubungan2, peristiwa2 hukum terkait 2
stelsel/ sistem hukum atau lebih.
Mengapa dalam suatu peristiwa hukum
terkait 2 stelsel hukum/sistem hukum
Atau lebih????
Karena adanya faktor2 yang menimbulkan terkaitnya lebih dari satu sistem hk.
Atau adanya TITIK PERTALIAN PRIMER (yg memberikan petunjuk adanya
HATAH)
TITIK PERTALIAN SEKUNDER yang menentukan hk. Mana yang berlaku /
apakah yang merupakan hukum.

Kata2 PERATURAN dan KEPUTUSAN dlm pengertian HATAH


menunjukan bhw dalam HATAH tidak hanya terdiri dai
PERATURAN Hk. yang dibuat oleh PEMBENTUK UU, tetapi juga
bbrp KEPUTUSAN Hakim atau pejabat hukum lainnya.

Sedangkan Kata yang mewujudkan hk


manakah yang berlaku berarti kaidah2 HATAH
merupakan KAIDAH PETUNJUK
yaitu kaidah yang menujukan sistem/stelsel hk yang
diberlakukan di antara stelsel hukum yang terkait.
Kata Apakah yang merupakan hukum berarti
kaidah2 HATAH juga ada yang merupakan kaidah
yang berdiri sendiri artinya tidak menunjuk salah
satu stelsel hukum yang terkait melainkan mengatur
sendiri apabila terjadi persoalan HATAH.

CONTOH
Ps. 6 ayat (1) bag. Awl peraturan perkawinan campuran S.
1898 No.158 menentukan perkawinan campuran
dilangsungkan mnrt h.suami. Ketentuan ini mrpkan ket.
HATAH yang dtunjuk bsifat Kaidah penunjuk, krn menunjuk
berlakunya sistem h. suami
Sedangkan ketentuan selanjutnya (Ps. 6 ayat(1) bag.
Akhir) menentukan bhw setiap perkawinan campuran hrs
atas persetujuan kedua belah pihak (suami+istri). Kett ini
mrpkan Kaidah yang bdiri sendiri.
Ps. 6 ayat (1) tsb mrpkn kaidah penunjuk sekaligus berisi
kaidah2 yang berdiri sendiri.

PENJELASAN BAGIAN/BIDANG HUKUM DALAM


HATAH INTERN
1.

HK. ANTAR WAKTU


Pada masa pembangunan dan perubahan2 sosial
yang sekarang frekuensinya semakin besar, HAW
mjdi lbh penting daripada sebelumnya.
Mengapa??????
Krn perUUan skrg lbh sring menghadapi perubahan
dan pergantian, maka demi penegakan dan
keadilan perlu kita ketahui sejauh mana UU lama
masih berlaku, sekalipun diundangkan suatu UU
yang baru.
Istilah HAW
terjemahan dr Hk. Intertemporal/ hk peralihan/hk. Transitor/ transitory law/
Droit transitoir

PENGERTIAN HAW
KESELURUHAN PERATURAN2 DAN KEPUTUSAN2 HK. YANG
MENUNJUKAN STELSEL HK. MANAKAH YANG BERLAKU
ATAU APAKAH YANG MERUPAKAN HUKUM JIKA
HUBUNGAN DAN PERISTIWA HUKUM ANTAR WARGA
DALAM SATU NEGARA TERKAIT 2 STELSEL HUKUM
KARENA PERBEDAAN WAKTU BERLAKUNYA STELSEL
HUKUM YANG BERSANGKUTAN.
ATAU
KESELURUHAN ATURAN2 DAN KEPUTUSAN2 HK YANG
MENUNJUKAN HK MANAKAH YANG BERLAKU/APAKAH YG
MRP HK JIKA HUB.2/PERISTIWA2 ANTAR WARGA NEGARA
DLM SATU NEGARA DAN SATU TEMPAT
MEMPERLIHATKAN TITIK2 PERTALIAN DG STELSEL DAN
KAIDAH2 HK YG BRBDA DLM LINGKUNGAN KUASA WAKTU
DAN SOAL2.

SKEMANYA :
WW

TT

Waktunya beda

Tempatnya sama

PP

Orangnya beda

SS

Soal beda

Contoh :

WW
TT
PP
SS

Sebelum kemerdekaan; UU Lalu Lintas


Devisa th. 1940, S.1940 No. 205 diubah
menjadi S. 1940 No. 291.Materinya
penduduk indo dilarang mempunyai alat
pembayaran LN tanpa izin dari lembaga alat
pembayaran LN.
Setelah kemerdekaan UU No.32/1964 tgl 28
Des 1964, materinya penduduk indo bebas
mempunyai APLN

2. HK. ANTAR TEMPAT


KESELURUHAN PERATURAN/KEPUTUSAN YANG
MENUNJUKAN STELSEL HK MANAKAH YANG BERLAKU
ATAU APAKAH YG MERUPAKAN HK JIKA PERISTIWA2
ANTAR WARGA NEGARA DAN SATU WAKTU TERTENTU
MEMPERLIHATKAN TITIK PERTALIAN DG STELSEL DAN
KAIDAH HK YANG BERBEDA DALAM LINGKUNGAN2
KUASA TEMPAT DAN SOAL2.

SKEMA :

WW
TT
PP

Waktunya sama
Tempatnya beda
Orangnya beda

SS

Soal beda

Seorang laki2
Palembang menikah dg
wanita sunda. Masalah :
hk. Adat mana yang kan
brlaku baik mengenai
perkawinan itu sendiri
maupun sistem
pewarisannya

3. HK. ANTAR GOLONGAN


KESELURUHAN PERATURAN/ KEPUTUSAN HUKUM YANG
MENUNJUKAN STELSEL HK MANAKAH YG
BERLAKU/APAKAH YG MRPKN HK JIKA HUB, DAN
PERISTIWA HK ANTAR WARGA NEGARA DLM SATU
NEGARA TERKAIT 2 STELSEL HK. KARENA PERBEDAAN
GOLONGAN.
SKEMA :

WW

Waktunya sama

TT

Tempatnya beda

PP

Orangnya beda

SS

Soal beda

Co : Pak Ali seorang


jawa asli mengadakan
hub. Hk. Jual beli dg
Tn. Lie seorang
Tionghoa. Berbeda
hukumnya, hk.
Manakah yang akan
berlaku?????

4. HK. ANTAR WEWENANG


KESELURUHAN PERATURAN/KEPUTUSAN HUKUM YANG
MENUNJUKAN STELSEL HK MANAKAH YG
BERLAKU/APAKAH YG MRPKAN HUKUM, JIKA HUBUNGAN
DAN PERISTIWA HK ANTARA INSTANSI YG SATU DG SATU
YG LAIN DLM SATU NEGARA TERKAIT 2 STELSEL
HK/LEBIH PERBEDAAN KEWENANGAN MASING2.
CONTOH :

KANTOR PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

HUTAN
PERHUTANI MSYRAKAT HA

SUMBER-SUMBER HAG
Yang tertulis

Yang tidak tertulis

S. 1898 No.158 (Ord. Perkawinan Campur)

1. Keput2 MENKEH

a. Perkawinan camp. dlm arti sempit

2. Keput2 pegawai pamong


praja

b. Perkw. Camp dlm arti luas


1.
perkw. Camp int (WNI-WNA)
2.
Perk.camp antar adat/tempat
3.
Perk.camp antar agama

3. Dlm yurisprudensi
4. Akta Notaris
5. Keputusan Kepala Adat

S. 1933 No. 74 (Ps. 75 & 75A= HOCI)


Penyesaian perk.camp antaragama.

6. Karangan2 para ahli HK


terutama pada HAG.

S. 1917 No. 12
penundukan diri scr
sukarela pd s.hukum yg brlaku bagi gol.
Eropa ; a. Penund.diri scr sukarela pd hk.
Eropa (BW & WVK), b. Scr sebagian drpd
Hk. Eropa, c. Thd prbuatan2 ttt.

Usaha-usaha pemerintah untuk


mencabut HAG :
SEMA NO. 1 Tahun 1960
Instruksi Presidium Kabinet No. 31/12/1966

(instansi2 pemerintah terutama catatan sipil


u/ tidak menggunakan lagi Ps. 163 & 131 IS
di dalam masalah mengenai PDD
tetap
memakai kett. Ke-WN-an di dlm UUD 1945,
Mis. Ps. 24-27
Kesimpulan :
SEMA itu hanya sbg surat edaran,
hanya sebagai instruksi bukan mengahapus.

TITIK PERTALIAN PRIMER HAG


Gol. Rakyat
2. Tanah
mempunyai status sendiri; terlepas
dari pemiliknya
3. Pilihan hukum (Rechts Keuzej)
4. Hakim
1.

TITIK PERTALIAN SEKUNDER

1. Maksud para pihak (Bedoeling Van Partiejen)

a. Secara tegas

Secara tegas disebutkan


Dalam perjanjian

b. Secara diam-diam

Apa yang dikehendaki


oleh para pihak harus
Melalui penafsiran
Mengkonstituir
tetapi
Jangan sampai menafsirkan
secara fiktif
(hyphotethische partei wille)

2. Milleu
suasana hukum di mana
dilangsungkan sesuatu hal (locus delictie)
3. Kedudukan masyarakat yang jauh melebihi dari salah
satu pihak dalam satu pihak dlm suatu hubungan
kontrak/perjanjian
4. Tanah pada perjanjian yang bersifat obligatoir
hubungan yang menimbulkan hak dan kewajiban

SISTEMATIKA HATAH
HATAH INTERN :

- HAG
- HAA
- HAT
- HAW
- HA WEWENANG
HATAH EKSTERN
Pengertian HPI : peristiwa hukum dalam kehidupan
sehari-hari, baik bidang hk. Pdt, pidana, maupun bid.
hukum lainnya.

Istilah HPI
Private International Law

International Private Law


Internationales Privaat Recht
International Privaatrecht
International Burgerlijk Recht
Droit International Prive
Dirrito Internazionale Private

Menurut Kusumaatmadja :
HPI

keseluruhan kaidah dan asas


hukum yang mengatur hub. Pdt yg melintas
batas negara
DKL
HPI adalah hukum yg mngatur
hub. Pdt antara pelaku hukum yg msg2
tunduk pada hk. Pdt (nasional) yg berbeda
HK Int
keseluruhan kaidah dan asas
hukum yg mngatur hub./persoalan yg
melintas batas negara (INt)
Perbedaan terletak
pada obyeknya

HPI pada dasarnya adalah bagian dr H. Nasional


suatu negara
sumber hukum HPI =
H.Nasional
Pandangan terhadap pengertian HPI
a.

Prof. RH. Graveson


HPI adalah bid. Hukum yang berkenaan dengan perkara yg
didalamnya mengandung fakta relevan yg berhubungan dg
suatu sistem hukum dg sistem hkm yang lain, baik karena aspek
teritorial/ personalitas, dan karena itu dapat menimbulkan msl
pemberlakuan hk.sendiri atau hk.lain (biasanya h.asing) untuk
memutuskan suatu perkara atau meniumbulkan msl
pelaksanaan yurisdiksi pengadilan sendiri/pengadilan asing.

b. Prof Van Brakel


H. Nasional yang ditulis (diadakan) untuk hubungan2 hukum
internasional.

3. Prof. Sudargo Gautama


Keseluruhan peraturan dan keputusan hk yang menunjukan stelsel
manakah yg berlaku atau apakah yg mrpkan hk. Jika hubungan2 dan
peristiwa2 antarwarga negara pada suatu waktu ttt memperlihatkan ttk
pertalian dengan stelsel2 dan kaidah2 hk. dari 2 atau lebih negara yg berbeda
dalam lingkungan kuasa, tempat, pribadi dan soal2.

4. Pandangan umum
atau pergaulan internasional adalah seperangkat kaidah2 Hk. Nasional yg
mengatur peristiwa/hubungan Hk. Yang mengandung unsur transnasional atau
unsur2 ekstrateritorial.

5. Kesimpulan
HPI
selalu mengandung unsur nasional dan unsur
transnasional. Sumber2 HPI pada dasarnya dpt di jumpai pada tingkat
nasional. Masalah2 pokok (subject matters). HPI selalu bersifat
transnasional

MASALAH-MASALAH POKOK
HPI :
1. Hakim atau badan peradilan manakah yang
berwenang menyelesaikan persoalan2 yuridis
yang mengandung unsur asing.
Co: seorang WNI X, seorang WN Jepang di
Tokyo & krn salah satu pihak dianggap
melakukan poligami, maka pihak yang lain
menuntut perceraian?
Msl: hakim atau badan peradilan mana yg
bwenang u/ menyelesaikan masalah tsb?

2. Hk. manakah yg hrs diberlakukan u/


mengatur dan atau menyelesaikan
persoalan2 yuridis mengenai yg mengandung
unsur asing.
Co: perjj jual beli ant penjual IND dn pembeli
Amerika mengenai benda2 yg hrs dikirim dari
IND ke Amerika;
Perj dibuat di Jkt; pihak Pbl ternyata melakukan
wanprestasi shingga mrugikan penjual yg tlah
melaksanakan prestasinya. Penjual
menggugat Pbl di pengadilan JKt Pusat.

Msl : Choice of law (PH) yg shrusnya brlaku ini pd


dsrnya mrpkan msalah utama HPI setelah sebuah forum
menetapkan validitas kedudukan yurisdiksionalnya.

selanjutnya ditanyakan sistem


hukum manakah yg akan dpilih dan
diterapkan oleh forum u/ menyelesaikan
perkara seadil mungkin????
3. Bilamana sejauh mana suatu pengadilan hrs
memperhatikan dan mengakui hak2 /
kewajiban2 Hk yg terbit bdasarkan HK atau
Put. Hukum asing.
Msl: berkaitan dg persoalan apakah suatu
forum asing memiliki kewenangan
yurisdiksional dlm memutus suatu perkara.

Masalah2 pokok yg dijawab HPI banyak berkaitan dg


dasar2 pengadilan u/ mengakui/menolak/ mengakui hak
asing di dalam yurisdiksi
SEJARAH UMUM PERKEMBANGAN HPI
1. Awal perkembangan HPI
Pada masa kekaisaran Romawi pola hub. Ini dlm wujudnya yg
sederhana sdh mulai nampak dengan adanya warga romawi dg
orang asing, org2 asing yg berhub dg lebih dr satu daerah di
dalam wilayah Romawi sehigga ia dapat dianggap sbg subjek dr
bbrp yurisdiksi yg berbeda.
Dari itu timbul masalah

HK apa yang hrs dibrlakukan??

Lembaga peradilan khusus yg disebut PRAETOR PEREGENIS (HK.


Yg brlaku bagi para CIVES atau warga ROMAWI ius civille ttg yg
diseusuaikan u/ kebutuhan pergaulan internasional).

Pergaulan Internasional
IUS GENTIUM (IUS CV,
diadaptasi u/ pergaulan Int, yang memuat kaidah2 Ius
Privatum & Ius Publicum
Bagi ius gentiumnya
berkembang menjadi
hukum int. publik

Bagi ius gentiumnya


trmasuk ius privatum
menjadi cikal bakal HPI

Pada masa Romawi berkembang asas2 yg dilandasi


ASAS TERITORIAL
Asas Lex Resitae

Hukum yg hrs
dibrlakukan a/ suatu
bnda adl hk. dr
tempat bnda trletak

Asas Loci
Contarctus
Thd pjanjian (bsifat HPI)
brlaku kaidah2 hk.dr
tmpt prjj dibuat

Asas Lex Domicilli


Hk yg mengatur hak
& kwjban perorangan
adl hk dr tmpt ssorg
bkediaman ttp

2. Masa Pertumbuhan ASAS PERSONAL


(abad ke 6-10)
Akhir abad ke 6 kekaisaran ROmawi ditaklukan o/
bangsa Barbar di Eropa. Bekas wil diduduki o/
brbagai suku bangsa yg satu sama lain berbeda scr
genealogis. Kdudukan ius civille mjdi krg pnting, krn
msg2 suku memberlakukan hk personal, hk keluarga,
srta hk. Agamanya masing2 di daerah yg
didudukinya.
visigoth

SUKU BGS yg terkenal

lombard
burgundi

Cara menyelesaikan masalah :

a.
b.

c.

d.

Pertama2 ditentukan dahulu kaidah2 hk adat yg brlaku msg2


suku; u/ kmudian dittpkan hk mana yg akn dbrlakukan
Asas2 HPI yg tumbuh pada masa ini dpt dikategorikan sbg
asas HPI yg berasas personal, misalnya :
Asas yg menetapakan bhw hk yg brlaku dlm suatu prkara adl
h. Personal dr pihak trgugat
Kemamp u/ melakukan perb hk seseorg ditntukan o/ hk
personal org tsb/kapasitas para pihak dlm suatu perjj msg2
pihak
Masalah pewarisan diatur bdasarkan hk personal dr si pewaris
Pengesahan suatu perkawinan hrs dilaksanakan bdasarkan
hk personal sang suami.

3. Pertumbuhan Prinsip Teritorial (abad 11-12)

a.

b.

Suasana keadaan masyarakat Eropa dapat dibedakan ke dlm


2 kategori:
Eropa utara
kawasan peralihan dr msy genealogis-masy teritorial.
Penguasa tanah mberlakukan hk mereka sndiri thd semua org
& semua hub hk yg berbeda/ brlangsung di wil nya.
tdk ada pengakuan thd hak2 asing dan hak yg dimiliki org
asing dpt bgtu sja dicabut o/ penguasa
tdk ada
perk. HPI
Eropa selatan
Transformasi dr asas personal-genealogis ke asas teritorial di
kawasan ini blangsung bsamaan prtumbuhan pusat2
perdagangan. Dasar ikatan antarmanusia bukan pd ras
atau feodalisme, tapi kesamaan TEMPAT TINGGAL.

4. MAsa perkembangan Teori Statuta di Italia (abad ke


13-15)
Co : org Bologna
Florence

Kontrak
dagang

di Florence

Tunduk pada kewenangan HK Kota Florence


MASALAH : 1. Sejauh mana Put HK/ Hakim BOlogna memiliki
daya berlaku di FLorence
2. Sejauh mana kontrak perdagangan yg dibuat
dpt dilaksanakan di wil Bologna
Dari kenyataan ini lah
dicari asas hk yg dianggap
lbh ADIL & WAJAR (fair and reasonable)
USAHA2
* membuat tafsiran2 baru
* menyempurnakan kaidah2 yg tertulis di
dlm Hk Romawi
CORPUS IURIS

Post Glossators
klp ahli hk yg memusatkan
prhatiannya pada mslh2 hk perselisihan

Usahanya
diarahkan u/ mcari dsr hk baru u/
mengatur hub2 hk diantara pihak2 yg tunduk pd dua sistem hk
yg berbeda.
Tafsiran Accursius (1228)
Bila seorang dr kota ttt dituntut scr hk di kota lain, maka ia tdk bs
diadili brdasarkan hk dari kota lain itu, sbb ia bukan mrp subyek
hukum disana.
Bartolius De Sassoferrato
mengembangkan asas2 u/ menentukan wil berlaku dr setiap
aturan hukum yg brlaku.

Hub. Hukum apa sajakah yg dpt dimasukan k


dalam lingkup pengaturan suatu aturan
hukum?????

2 sub masalah
Apakah suatu statuta dalam suatu kota dapat

diberlakukan juga pada org2 yg bukan warga kota


tsb??
Apakah statuta suatu kota dapat memiliki kekuatan
berlaku di wilayah luar kota ybs??
awal perkembangan statuta.
Statuta
semua kaidah hk lokal yg
brlaku & menjadi ciri khas suatu kota
(Italia) yg berbeda dari kaidah2 hk umum yg brlaku di
seluruh Italia.

Maksud teori Statuta


Untuk menyelesaikan perkara2 yg menyangkut

perselisihan2 di antara kaidah2 hk lokal dr berbagai


kota di Italia.
Untuk menyelesaikan perkara2 yg menyangkut
perselisihan antara kaidah2 hk lokal dg kaidah hk
umum.
CARA YANG DILAKUKAN :
1. Mempertimbangkan setiap hub. Hk yg diatur oleh
berbagai sistem hk yg hendak diberlakukan u/
mengatur hub hukum itu & memutuskan sistem hk
mana yg hrs berlaku a/ dasar keadilan dan kekayaan.

2. Mengklasifikasikan aturan2 hk secara umum ke dlm


kelompok2 (org-BD)
STATUTA PERSONALIA
ttg Orang
STATUTA REALITA
ttg Benda
akhirnya menetapkan lingkup
pemberlakukannya secara tepat
Berdasarkan Lingkup Berlaku, Statuta dibagi menjadi :

1. Statuta Realia (berkenaaan dg kebendaan)


2. Statuta Personalia (berkenaan dg peristiwa2 hk yg menyangkut
pribadi dan keluarga)
3. Statuta MIxta (kaidah2 hk yg lebih banyak berkenaan dg perbuatan2
hk daripada suatu subyek hk/ suatu benda)