Anda di halaman 1dari 16

EPISKLERITIS

WAHYU ADI KURNIAWAN


PEMBIMBING : DR. MARJIS,
SP.M

ANATOMI SKLERA

STRUKTUR SKLERA

FISIOLOGI SKLERA

Sklera yang normal berwarna putih dan opak


Sklera berfungsi untuk menyediakan
perlindungan terhadap komponen intra okular.
Pembungkus okular yang bersifat viskoelastis
Pendukung dasar dari sklera adalah adanya
aktifitas sklera yang rendah dan vaskularisasi
yang baik pada sklera dan koroid.
Hidrasi yang terlalu tinggi pada sklera
menyebabkan kekeruhan pada jaringan
sklera.

EPISKLERITIS
Definisi :

peradangan lokal jaringan


ikat vaskular penutup sklera
relatif sering dijumpai

ETIOLOGI

Sering tidak diketahui, umumnya didapatkan


dasar alergi
Kondisi kesehatan tertentu yang selalu
berhubungan dengan terjadinya episkleritis :

rheumatoid arthritis
ankylosing spondylitis
lupus (systemic lupus erythematosus)
inflammatory bowel diseases seperti Crohns disease and
ulcerative colitis
Gout
bacterial atau viral
gangguan defisiensi imun, dsb

EPIDEMIOLOGI
Angka kejadian pada wanita
tiga kali lebih
sering
dibandingkan laki-laki,
sedangkan pada
anakanak jarang terjadi (tidak
pernah)

KLASIFIKASI EPISKLERITIS
Episkleritis simple (diffuse)

Episkleritis nodular

PATOFISIOLOGI
Sebuah kondisi peradangan jinak mata
eksternal
terjadinya radang episklera dan sklera karena
disebabkan reaksi hipersensitivitas terhadap
penyakit sistemik yang mendasari seperti
rheumatoid arthritis, poliarteritis nodosa, lupus
eritematosus sistemik, penyakit radang usus,
sarkoidosis, granulomatosis Wegener, herpes
zoster atau sifilis

MANIFESTASI KLINIS

kemerahan
mata terasa kering
iritasi ringan atau rasa tidak nyaman,
mengganjal, dengan konjungtiva yang
kemotik.
Pemeriksaan mata memperlihatkan injeksi
episklera, yang bisa nodular, sektoral, atau
difus
Tidak tampak peradangan atau edema pada
sklera di bawahnya

DIAGNOSIS BANDING
Skleritis
Gejala :
- nyeri mata yang hebat
- bercak merah pada sklera
- penglihatan kabur
- fotofobia (peka terhadap cahaya)
- mata berair

DIAGNOSIS BANDING
KONJUNGTIVITIS
Episkleritis

Konjungtivitis

Sakit

Ditekan sangan sakit

Perasaan panas

Visus

Normal

Normal

Merah

Dalam di permukaan

Dipermukaan

Sekret

Tidak ada

Ada

Pupil

Normal/ kecil

Normal

KOMPLIKASI

Skleritis
visus menurun
Keratitis
Katarak
Uveitis
Glaukoma
penipisan Sklera (dan cacat sklera).

TATA LAKSANA

biasanya sembuh sendiri dalam 1-2 minggu


Tanpa adanya penyakit sistemik, terapi yang
diberikan berupa air mata buatan penyejuk
setiap 4-6 jam hingga kemerahan mereda.
kelainan sistemik, dibutuhkan doxycycline, 100
mg dua kali sehari untuk rosacea; terapi anti
mikroba untuk tuberkulosis, sifilis, atau infeksi
herpesvirus; obat anti inflamasi nonsteroid
lokal atau sistemik atau kortiko steroid untuk
penyakit kolagen vascular

PROGNOSIS
Prognosis akhirnya baik, jika
tidak ditemukan adanya penyakit
sistemik. Biasanya akan sembuh
dengan sendirinya dalam 1-2
minggu

TERIMA
KASIH