Anda di halaman 1dari 17

w

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Resonansi Gelombang Bunyi


Nurul Septiyani Syafril (111120167)
Hannan Aulia (111120168)
Primadie Anandhias Putra (111120169)
Nurbani Yusuf (111120170)
Search

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Landasan Teori


Peristiwa Resonansi Resonansi adalah
Peristiwa resonansi adalah ikut bergetarnya benda lain dengan frekuensi
sama dengan sumbernya... more

www.resonansigelombangbunyi.net
Resonansi Gelombang Bunyi RGB adalah
Resonansi gelombang bunyi pada tabung udara (pipa organa) adalah ikut
bergetarnya molekul udara dengan frekuensi sama dengan sumber bunyi

more
www.resonansigelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Tujuan Percobaan
Memahami peristiwa resonansi gelombang bunyi
Menentukan kecepatan rambat bunyi dalam udara

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Peralatan Percobaan


A. Percobaan Gerak osilasi
1. Generator Audio + Speaker 2. Tabung Resonansi
Berskala 3. Reservoir Air Dari Plastik 4. Selang Karet +
Kelem Hoffman 5. Kertas Milimeter... more
www.resonansi gelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Prosedur Praktikum


A. Praktikum Resonansi Gelombang Bunyi
Dalam percobaan ini kita menggunakan rumus untuk menghitung percepatan rambat
gelombang bunyi dalam gas (udara) dan nilai koreksi e.
1. Pasang tabung resonansi secara vertikal. Hubungkan dengan reservoar air melalui
selang karet dan kelem hoffman reservoar diisi air. Atur reservoar ke atas hingga
tabung penuh air. Jepit kelem rapat-rapat. Pasang reservoar yang hampir kosong
itu dibawah. Tabung tetap penuh air.
2. Pasang speaker sedekat mungkin pada ujung tabung. Hubungkan dengan AFG
(Audio Frekuensi Generator). Hidupkan AFG : gunakan gelombang sinus pada
frekuensi f1 (ditentukan asisten, 300 Hz < f1 < 1000 Hz). Atur amplitudo hingga
terdengar bunyi yang cukup jelas tetapi tidak mengganggu sesama praktikan.
3. Turunkan permukaan air dalam tabung dengan membuka kelem sedikit saja. Bunyi
akan melemah dan kemudian menguat lagi. Tutuplah kelem dengan segera pada
saat intensitas bunyi terdengar maksimum, yang menandakan terjadinya
resonansi. Catat kedudukan permukaan air, ulangi beberapa kali.

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Prosedur Praktikum


4. Ulangi kegiatan (3) hingga diperoleh beberapa posisi maksimum yang berbeda.
5. Lakukan kebalikannya : bermula dengan tabung kosong dan kelem tertutup,
sedangkan reservoar dinaikan tinggi. Bukalah kelem sedikit : permukaan akan naik
pean-pelan. Amati resonansi-resonansi yang terjadi. Catat kedudukan air saat
terdengar suara keras.
6. Ulangi seluruh langkah dengan menggunakan frekuensi yang berbeda, misal f2 dan
f3. ... more
www.resonansigelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Resonansi Gelombang Bunyi


Data dan Pengolahan Data
Search

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Data Resonansi

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Pengolahan Data Resonansi

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Resonansi Gelombang Bunyi


Analisis
Search

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Analisis


A. Analisis Resonansi Gelombang Bunyi
1.

2.

V yang lebih baik menurut cara diatas (grafis, analitik dan empiris) adalah
cara/metode empiris. Karena dengan menggunakan metode empiris V
yang di dapatkan lebih akurat, hanya berkaitan dengan suhu ruangan
saja. Tetapi dengan cara lain seperti metode grafis atau analitik nilai V
dipengaruhi oleh tingkat ketelitian alat dan pengamat.
Perbandingan antara metode empiris dengan metode lainnya sangat jauh
berbeda. Metode empiris lebih mendekati cepat rambat bunyi referensi
yang digunakan. Sedangkan, yang lain sedikit berbeda. Namun dari ketiga
metode tetap terdapat tingkat kesalahan.... more

www.resonansi gelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Analisis


3.

4.

Pengaruh tegangan generator audio:


- Mengatur amplitudo : untuk kuat dan lemahnya bunyi.
- Mengatur frekuensi : untuk tinggi atau rendahnya bunyi.
Sehingga tegangan generator audio tidak mempengaruhi cepat rambat
bunyi di udara, tetapi untuk memperjelas bunyi yang di dengarkan.
Berdasarkan persamaan : V = . f
Dimana frekuensi berbanding lurus dengan cepat rambat bunyi, maka
semakin besar nilai f (frekuensi) maka akan semakin besar pula nilai V
nya.... more

www.resonansi gelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Analisis


5.

6.

Dengan metode empiris diperoleh nilai V = 346.8 m/s. nilai tersebut


melebihi nilai literatum yaitu V = 340 m/s. hal tersebut disebabkan suhu
diruangan praktikum sebesar 27 C. apabila kita mencoba untuk
menaikkan suhu menjadi 28, maka nilai V yang diperoleh = 347,56 m/s.
dan apabila suhu dinaikkan menjadi 29 C, maka nilai V yang diperoleh =
348,12 m/s. sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi
suhu pada ruangan, maka akan semakin besar nilai V nya.
Hal yang perlu dilakukan adalah memperbesar nilai frekuensi dan suhu
pada ruangan. Karena semakin besar nilai frekuensi dan suhunya, maka
kecepatan rambat gelombang aka semakin cepat. Dengan kata lain,
frekuensi dan suhu pada ruangan berbanding lurus dengan besar
kecepatan rambat gelombang... more

www.resonansi gelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Analisis


7.

8.

Karena titik-titik Lm adalah posisi dimana suara terdengar nyaring. Letak


Lm ditentukan berdasarkan terjadinya resonansi karena terjadi simpul
atau biasa disebut titik simpul
Jika zat cair diganti dengan zat yang lebih kental, maka rapat massa
medium akan berubah, sehingga mempengaruhi besarnya amplitudo
gelombang datang dan gelombang pantul. Pada resonansi gelombang
bunyi, amplitudo mempengaruhi kuat atau lemahnya bunyi.... more

www.resonansi gelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Resonansi Gelombang Bunyi


Kesimpulan
Search

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

Your Search Kesimpulan


A. Kesimpulan Resonansi Gelombang Bunyi
1.
2.
3.
4.

Untuk menentukan kecepatan rambat bunyi dalam udara kita dapat


menggunakan metode grafis, empiris, dan analitik.
Dengan menggunakan metode apapun pasti memiliki tingkat kesalahan
dan kepastian.
Frekuensi dan suhu pada ruangan sangat berpengaruh karena besar nilai
frekuensi dan suhu berbanding lurus dengan kecepatan rambat bunyi.
Frekuensi dan suhu pada ruangan sangat berpengaruh pada panjang
gelombang karena besar nilai frekuensi dan suhu pada ruangan
berbanding lurus dengan panjang gelombang... more

www.resonansi gelombangbunyi.net

Presentasi Praktikum Fisdas Internet Web Browser


w

http://www.fisdas.net/

Giggle Search

121-TT5C

TerimaKasih
Search