Anda di halaman 1dari 11

PENGANTAR : PERAN, SEJARAH DAN ARAH

AKUNTANSI

Literatur :
Akuntansi Manajerial
Hansen/Mowen
Buku 1 Edisi 8

Mata Kuliah : Akuntansi Manajemen


Dosen : Yuyung Rizka Aneswari

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) MANAJEMEN


Sistem Informasi Akuntansi Manajemen merupakan proses yang
dideskripsikan oleh aktivitas-aktivitas seperti pengumpulan,
pengukuran,
penyimpanan,
analisis,
pelaporan
dan
pengelolaan informasi.
SIA Manajemen memiliki 3 tujuan umum:
1. Menyediakan informasi untuk perhitungan biaya jasa, produk,
atau objek lainnya yang ditentukan oleh manajemen.
2. Menyediakan informasi untuk perencanaan, pengendalian,
pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan
Ketiga tujuan di atas menunjukkan manajer dan pengguna lainnya
perlu memiliki akses menuju informasi akuntansi manajemen
dan perlu mengetahui cara menggunakannya.

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) MANAJEMEN (Contd)

Kegiatan Ekonomi

Masukan

Pengumpulan,
pengukuran,
penyimpanan,
analisis,
pelaporan,
pengelolaan

Proses

Pengguna

Laporan Khusus,
Biaya produk,
Biaya Pelanggan,
Anggaran,
Laporan Kinerja,
Komunikasi pribadi

Keluaran

Proses Manajemen
Definisi Proses Manajamen: Aktivitas-aktivitas perencanaan,
pengendalian dan pengambilan keputusan.
Pemberdayaan Karyawan (Employee empowerment) adl pemberian
wewenang kpd orang-orang operasional untuk merencanakan,
mengendalikan dan membuat keputusan tanpa otorisasi yang
eksplisit dari pihak manajemen tingkat menengah atau yang lebih
tinggi.
Pemberdayaan karyawan mengikuti konsep bahwa karyawan yang
paling dekat dengan suatu pekerjaan dapat memberikan masukan
yang berharga dalam hal ide, rencana, dan pemecahan masalah.
Pekerja diperkenankan menghentikan produksi untuk
mengidentifikasi dan memperbaiki masalah.

Proses Manajemen (Contd)


Proses Manajemen:
1. Perencanaan
Aktivitas manajerial yang disebut perencanaan adl formulasi terperinci
dari kegiatan untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu.
2. Pengendalian
Pengendalian adalah aktivitas manajerial untuk memonitor
implementasi rencana dan melakukan perbaikan sesuai
kebutuhan.
Pengendalian biasanya dicapai dengan menggunakan umpan balik
(feedback). Feedback adalah informasi yg dpt digunakan untuk
mengevaluasi atau memperbaiki langkah-langkah yang dilakukan
dalam mengimplementasikan suatu rencana.
3. Pengambilan Keputusan
Proses pemilihan di antara berbagai alternatif disebut pengambilan
keputusan.

Akuntansi manajemen dan Akuntansi Keuangan


Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan
N Perbedaan
o

Ak. Manajemen
Internal perusahaan

Ak. Keuangan

Pengguna Utama

Eksternal Perusahaan

Pembatasan pd
Tdk bergantung pada prinsip2
masukan dan keluaran akuntansi yg diterima scr
umum

Harus sesuai dengan prinsip2


akuntansi yg diterima secara
umum

Jenis informasi

Berupa keuangan dan nonkeuangan dan subjektif

Berupa keuangan yang


objektif dan dapat diverifikasi.

Orientasi waktu

Lbh menekankan pd
Orientasi historis, mencatat
penyediaan informasi
dan melaporkan kegiatan yg
kegiatan2 di masa mendatang. sdh lalu

Tingkat agregasi

Menyediakan ukuran dan


laporan internal yg digunakan
untuk mengevaluasi kinerja
berbagai entitas, lini produk,
dept dan manajer

Fokus pd kinerja perusahaan


scr keseluruhan dan
memberikan sudut pandang
scr agregat

Tema Baru dalam Akuntansi Manajemen


a. Manajemen Berdasarkan Aktivitas (Activity-Based Manajemen)
Definisi : suatu pendekatan yg terintregasi di seluruh sistem yg memfokuskan
perhatian manajemen pd berbagai aktivitas yg bertujuan meningkatkan nilai
bagi pelanggan dan laba yang dihasilkan.
Manajemen berdasarkan aktivitas menekankan pd perhitungan biaya
berdasarkan aktivitas (activity based costing-ABC )
b. Orientasi pada pelanggan
Manajemen berdasarkan aktivitas bertujuann meningkatkan nilai pelanggan.
Nilai bagi pelanggan (customer value) adalah selisih antara apa yg pelanggan
terima (realisasi bagi pelanggan) dengan apa yg pelanggan serahkan
(pengorbanan pelanggan).
Apa yg diterima disebut produk total yakni seluruh manfaat, baik yg berwijud
(tangible) maupun yg tak berwujud (intangible) yg diterima pelanggan dr
produk yg dibeli.

Tema Baru dalam Akuntansi Manajemen (Contd)


c. Penetapan Posisi Strategis (Strategic Planning)
Meningkatkan nilai pelanggan untuk menciptakan keunggulan bersaing yg
berkelanjutan dicapai melalui pemilihan berbagai strategi secara bijaksana.
Informasi ttg biaya sgt penting dlm proses ini, dan dilakukan melalui proses
manajemen biaya strategis (strategic cost management) yakni
penggunaan data biaya untuk mengembangkan dan mengidentifikasi
strategi2 superior yg akan menghasilkan keunggulan bersaing yg
berkelanjutan.
Posisi strategis umum yg bs dipilih perusahaan:
1. Kepemimpinan biaya (cost leadership)
2. Produk superior melalui diferensiasi
d. Kerangka Kerja Rantai Nilai)
Rantai nilai industri (industrial value chain) adalah rangkaian aktivitas yg
menciptakan nilai dan saling berhubungan, mulai dari bahan baku hingga
pemakaian produk akhir oleh pelanggan akhir.
Dasar kerangka kerja rantai nilai adalah pemahaman akan pertalian (linkage) yg
rumit dan hubungan antar aktivitas, baik di dalam maupun di luar
perusahaan.

Tema Baru dalam Akuntansi Manajemen (Contd)


Ada 2 jenis linkage/ pertalian:
a. Pertalian internal : hubungan antara kegiatan2 yg dilakukan dlm
rantai nilai industri perusahaan (rantai nilai internal)
b. Pertalian eksternal : hubungan kegiatan antara perusahaan,
pemasok perusahaan, dan pelanggan. Pertalian eksternal bs juga
disebut pertalian pemasok dan pelanggan.

Peran Akuntansi Manajemen


Struktur Perusahaan
Peran akunt manj dalam suatu organisasi adl membantu dan mendukung
org2 yg bertanggungjwb pd suatu tujuan dasar organisasi.
Posisi yg bertgjwb lgsg pd tujuan dasar organisasi disebut posisi lini (line
position), sedang posisi pendukung yg tdk bertgjwb lgsg thd tujuan
dasar organisasi disebut posisi staf.
Posisi lini ini adalah para pengambil keputusan atau decision maker yg
mana keputusan yg diambil ini berdsrkan pertimbangan2 yg
informasinya didapat dri posisi staf.

TERIMAKASIH