Anda di halaman 1dari 29

Alat Tes Psikologi

Selly Dian Widyasari, M.Psi

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Tes Adalah
Tes: prosedur standar untuk mengambil
sampel perilaku & menggambarkannya
dalam kategori/skor (Gregory, 2011)
Tes: alat/ teknik pengukuran yg
digunakan untuk mengukur
perilaku/membantu
memahami&memprediksi perilaku

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Tes adalah.
tugas atau serangkaian tugas yang
berbentuk pertanyaan-pertanyaan dan
atau perintah-perintah
diberikan kepada testee (seorang atau
lebih)
tingkah laku testee diukur tingkah laku
testee dalam menjalankan tes
dibandingkan dengan sesuatu yaitu
standar atau testee lain

(acc Suryasubrata, 1993)


12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Tes Psikologi
Seperangkat item (stimulus khusus
yg memunculkan respon yg dapat
dinilai/dievaluasi) yang dirancang utk
mengukur karakteristik manusiayg
berhubungan dengan perilaku
(kaplan&Saccuzo,2012)

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Tes Psikologi
alat ukur yang obyektif dan dibakukan
(distandarisasi) atas sampel perilaku
tertentu (Anastasi, 2007)

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Tes Psikologi
a measurement procedure for assessing
psychological characteristics in
which a sample of an examinees behavior is
obtained and subsequently
evaluated and scored using a standardized
process. (APA)

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Asessment
a process that integrates test information
with information from other sources; a
process for evaluating behavior,
psychological constructs, and/or
characteristics of individuals or groups for
the purpose of making decisions regarding
classification, selection, placement,
diagnosis, or intervention (APA)
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Fungsi Tes Psikologi


Mengukur perbedaan-perbedaan antar
individu yang berbeda terhadap situasi
yang sama atau perbedaan reaksi
individu yang sama terhadap berbagai
situasi yang berbeda.

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Penggunaan klinis (gangguan emosi


parah & gangguan perilaku)
Pendidikan (tes kecerdasan)
PIO (seleksi dan klasifikasi SDM)
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Sebelum abad 19 : orang gila dan


terbelakang mental dicemooh dan
disiksa
Sekitar abad 19 : kepedulian pada
perawatan yang lebih layak bagi orang
dengan masalah mental perlu kriteria
untuk mengidentifikasi dan
mengklasifikasi kasus-kasus
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Esquirol (dokter Perancis) penggunaan


bahasa sso,kriteria yang paling dapat
diandalkan untuk mengukur tingkat
intelektualnya tes keterbelakangan mental
umumnya bersifat linguistik & tes inteligensi
dewasa penuh muatan verbal
Seguin (dokter Perancis) pelatihan intensif
dalam pembedaan indrawi dan
pengembangan kendali motorik tes
inteligensi non verbal atau tes inteligensi
tentang kinerja seseorang
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Pengaruh psikolog eksperimental butuh


kendali ketat atas kondisi observasi penting
membuat observasi terhadap semua peserta
eksperimental

Sumbangan Galton tes-tes pembedaan


indrawi bisa berfungsi untuk mengukur
kecerdasan seseorang (ketajaman penglihatan,
kekuatan otot, dll) ; metode skala dan
kuesioner ; penggunaan teknik asosiasi bebas ;
pengembangan metode statistik untuk
menganalisa data tentang perbedaan individu
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

1890 Cattell membuat istilah tes mental &


memaparkan rangkaian tes (tes kecepatan
gerakan, sensitivitas terhadap rasa sakit, dll)
yang diselenggarakan tiap tahun bagi
mahasiswa dalam upaya menentukan tingkat
intelektual
fungsi intelektual bisa diperoleh melalui
tes2 pembedaan indrawi dan waktu reaksi
fungsi sederhana dapat diukur secara tepat
dan akurat daripada fungsi mental yang lebih
tinggi

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

1895 Kraeplin operasi-operasi aritmatika


sederhana untuk mengukur dampak latihan,
memori dan kerentanan terhadap kelelahan
dan penurunan perhatian
1895 1908 tes kecerdasan Binet
pengukuran fungsi-fungsi yang lebih komplek
1916 Stanford Binet Revisi Binet-Simon
oleh Terman dkk di Stanfor Univ. Istilah IQ
pertama kali digunakan

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Tes individu
membutuhkan tanggapan lisan dari
peserta tes
membutuhkan manipulasi materi
menuntut pengukuran waktu tanggapan
individu
penguji tes yang terlatih
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Tes kelompok
dibutuhkan pada tahun 1917 (AS
memasuki PD 1)
klasifikasi kilat atas orang yang direkrut
berdasar tingkat intelektual umum
Army Alpha (tes rutin umum) & Army
Beta (skala non bahasa untuk orang buta
huruf dan orang asing tidak bisa bahasa
inggris)
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

.SEJARAH TES PSIKOLOGIS

Tes bakat timbul karena tes intelektual


umum terbatas cakupannya. Tes bakat
khusus diperlukan untuk melengkapi tes
inteligensi umum
Tes prestasi digunakan untuk mengukur
hasil pengajaran sekolah tidak hanya
untuk maksud pendidikan tapi juga untuk
menyeleksi para pelamar di industri dan
pemerintahan
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Klasifikasi Tes
Berdasar atas banyaknya testee
Tes individual
Tes kelompok
Berdasar atas segi materi
Tes verbal menggunakan kata-kata
misalnya memberikan lawan kata,
mengatakan kekurangan sesuatu pada
gambar
Tes non verbal / performance test respon
testee melakukan sesuatu misal menyusun
rancangan balok, mengatur gambar, dsb
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Klasifikasi Tes
Berdasar atas cara menilai
tes alternatif ada alternatif jawaban
benar & salah
tes gradual jawaban bersifat tingkatan
Berdasar atas fungsi psikis yang
dijadikan sasaran tes
tes ingatan
tes perhatian, dll

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Berdasar atas segi waktu yang disediakan


Speed test mengutamakan kecepatan
dan ketepatan kerja sehingga waktu
untuk tes dibatasi
Power test mengutamakan
kemampuan sehingga waktunya pada
dasarnya tidak dibatasi
Berdasar atas materi tes yang berhubungan
dengan latar belakang teorinya
tes proyektif disusun atas dasar
penggunakaan mekanisme proyeksi
sehingga materi tes terdiri atas obyek
yang belum jelas strukturnya
Tes non-proyektif
i
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Berdasar atas bentuknya


tes benar-salah (true-false test)
tes pilihan ganda (multiple choice)
tes isian (fill in test)
test mencari pasangan (matching test), dll
Berdasar atas penciptanya
tes Rorschach
Tes Binet-Simon
Test Kraeplin
Tes Weschler, dll

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Berdasar atas aspek mental yg diukur


tes inteligensi umum (general intelligence test)
potensi utk menyelesaikan masalah,
menyesuaikan diri thd perubahan
keadaan,berpikir abstrak & memanfaatkan
pengalaman
Tes bakat khusus (special ability test, aptitude
test)potensi utk mempelajari suatu ketrampilan
spesifik
Tes kepribadian (personality test)mengukur
klasifikasi perilaku
Tes prestasi (Scholastic test, achievement tes)
hasil dr proses belajar

12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

Tujuan Penggunaan Tes


1. Menyaring para pelamar kerja, program
pelatihan & pendidikan
2. Mengelompokkan & menempatkan
orang2 kedalam konteks pendidikan dan
pekerjaan
3. Memberikan konseling&bimbingan
individu untuk tujuan konseling
pendidikan, kejuruan (vocational), dan
personal
12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi

4. Mempertahankan atau memberhentikan,


mempromosikan atau merotasi mahasiswa
atau karyawan pada program pendidikan &
pelatihan serta situasi kerja
5. Mendiagnosis dan menentukan perawatan
psikologi dan fisik di klinik dan rumah sakit
6. Mengevaluasi perubahan kognitif,
intrapersonal (dalam diri) dan interpersonal
(antar-individu) dalam kaitannya dgn
program pendidikan, psikoterapi, dan
program intervensi perilaku lainnya
7. Menyelenggarakan penelitian mengenai
perubahan perilaku sepanjang waktu dan
mengevaluasi efektivitas program atau
4. 12/15/2014
teknik baru. 4. PD1_Alat Tes Psikologi

No.
1

ALAT TES
CFIT
(Culture Fair Intelligence
Test)

JENIS TES

ASPEK YANG DIUNGKAP

CRITICAL POINT

Intelegensi

Mengungkap intelegensi anak


dan orang dewasa

Dapat dilakukan secara klasikal


maupun individual

BINET

Intelegensi

Mengungkap intelegensi anakanak usia 4 12 tahun

WAIS
(Weschler Adult
Intelligence Test)

IST
(Intelligence Structure
Test)

Intelegensi

Mengungkap intelegensi anak


dan orang dewasa

Intelegensi

Mengungkap intelegensi yang


digunakan untuk rekrutmen
dan penjurusan siswa SMU

SPM
(Standar Progressive
Matrices)
12/15/2014

Intelegensi

Mengungkap intelegensi orang

dewasa
PD1_Alat Tes Psikologi

Mampu mendeteksi adanya


indikasi klinis pada anak.
Kurang praktis (memakan
waktu yang lama dan
peralatan yang digunakan
banyak).
Tidak bisa disajikan secara
klasikal.
Memakan waktu yang lama
Pertanyaannya tidak bebas
budaya
Beberapa pertanyaan sudah
tidak relevan dengan
kondisi saat ini (harus
selalu diperbaharui)

Untuk kelompok yang besar


sebaiknya norma diambil
dari kelompok yang
bersangkutan
Waktu tidak terbatas
namun biasanya disediakan
waktu sekitar 30 menit
Cukup akurat untuk
mengukur kecerdasan

No.

ALAT TES

JENIS TES

ASPEK YANG DIUNGKAP

CRITICAL POINT
Bila digunakan di Indonesia perlu
diadakan penelitian terlebih dahulu
apakah butir-butir soal tes benar-benar
mengungkap kemampuan intelektual dan
dapat membedakan kemampuan
intelektual yang superior

Dapat digunakan untuk tujuan analisis


klinis
Norma yang ada tidak bisa diberlakukan
secara umum karena menggunakan norma
kelompok (relatif)

APM
(Advance Progressive
Matrices)

Intelegensi

Mengungkap intelegensi orang


dewasa (khususnya tingkat
pendidikan sarjana)

CPM
(Colour Progressive
Matrices)

Intelegensi

Mengungkap intelegensi anakanak

A1

A3

10

A5

11

A6

12

B3
12/15/2014

Mengungkap kemampuan
dalam memahami situasi,
Pemahaman
berpikir dengan logika, dan
dalam pengambilan keputusan
Mengungkap dalam melakukan
Penalaran penalaran yang bersifat verbal
dan logis penalaran
Mengungkap kemampuan
Berhitung berpikir secara kuantitatif dan
kemampuan berpikir logika
Mengungkap kemampuan dalam
Kemampuan
berkomunikasi secara lisan
Bahasa
maupun tulisan
Mengungkap kemampuan dalam
melihat benda-benda konkrit
Ruang Bidang dan pengenalan terhadap
bentuk 3 dimensi dari gambar 2
dimensi PD1_Alat Tes Psikologi

Dapat disajikan secara klasikal


Jika disajikan dengan sub tes yang lain
berguna untuk memprediksi keberhasilan
seseorang di dalam pekerjaan
berdasarkan bakat yang dimiliki

Tes ini cocok untuk kondisi indonesia sebab


sifatnya yang culture free
Bila disajikan bersama-sama dengan A3 dan
verbal reasoning akan mengukur kapasitas
intelegensi secara umum
Bahasa yang digunakan dalam tes ini kurang
mengikuti perkembangan bahasa indonesia saat
ini.

Tes ini sangat baik digunakan untuk


rekrutmen pekerjaan yang berkaitan
dengan bidang perencanaan, desain,
arsitektur, seni, dekorasi.

Tes ini paling baik untuk memprediksi


bidang engineering, mechanical design,
dan plane geometry

No.

ALAT TES

JENIS TES

ASPEK YANG DIUNGKAP

CRITICAL POINT

Karena materi tes berwujud gambar maka


Mengukur faktor pandang ruang
subjek dituntut untuk mengerjakannya
(spatial visualization) dan
secara hati-hati
C3
Mekanika
penalaran numerik (numerical
Cara pemberian skor menggunakan sistem
reasoning)
pengurangan maka ada kemungkinan skor
total minus

Agar lebih dapat dipercaya sebaiknya dibuat


Mengungkap pemahaman
norma kelompok setiap melakukan testing
C4
Mekanika mengenai hal-hal yang bersifat

Banyak digunakan untuk menentukan jurusan


mekanik dan bersifat fisika
studi dan pemilihan pekerjaan
Mengungkap ketepatan dan
Dapat digunakan untuk konseling sekolah guna
D4
Ketelitian
ketelitian
mendeteksi kesulitan belajar
Apersepsi Mengungkap problem pekerjaan
M4
Tidak bebas budaya
Pekerjaan dan kepribadian

Bisa digunakan untuk tingkat pendidikan SMU


sampai sarjana

Dapat digunakan untuk kepentingan yang


Mengungkap kecepatan,
mendesak karena materi dan waktu yang
Kraeplin
Pola Kerja ketelitian, keajegan dan
digunakan sangat sederhana
ketahanan kerja

Tidak memerlukan persiapan yang rumit

Pada kondisi tertentu dapat mengungkap


indikasi klinis

Diperlukan kehati-hatian jika memberikan


Mengungkap kecepatan,
tes ini kepada siswa SMU karena beban tes
Pauli
Pola Kerja ketelitian, keajegan dan
yang cukup berat
ketahanan kerja

Lebih tepat diberikan untuk level sarjana

Lebih akurat jika disajikan secara lengkap


Grafis
(BAUM, DAP, HTP)
Mengungkap aspek kognitif,
(BAUM, DAP, Kepribadian

Hasil gambar dipengaruhi oleh kemampuan


emosi dan sosial
12/15/2014
PD1_Alat Tes Psikologi
HTP)
dan keterampilan menggambar (ex: seniman,
arsitek)

13

14

15
16

17

18

19

No.

ALAT TES

JENIS TES

20

WARTEGG

Kepribadian

21

16 PF
(16 Personality
Factors)

22

EPPS
(Edward
Preference
Personality Scale)

ASPEK YANG DIUNGKAP


Mengungkap kognitif (intelektual dan
imajinasi), emosi dan sosial (aktivitas)

Kepribadian Mengungkap 16 faktor kepribadian


Mengungkap 15 needs yang terdiri dari
achievement, deference, order, exhibition,
autonomy, affiliation, intraception,
Kepribadian
succorance, dominance, abasement,
nurturance, changes, endurance,
heterosexuality, aggression

CRITICAL POINT
Hasil gambar dipengaruhi oleh kemampuan
dan keterampilan menggambar (ex:
seniman, arsitek)
Pada aspek B dapat mengungkap
intelegensi

Mengungkap kepribadian seseorang, terdiri dari


Kepribadian

90 aitem

EPPS tidak banyak terpengaruh oleh


norma-norma masyarakat (social
desirability)
Kemungkinan untuk menipu sangat
kecil
Lebih sederhana dibandingkan EPPS
Lebih banyak berhubungan dengan
dunia kerja
Tidak bisa disajikan secara klasikal
Memakan waktu lama

23

PAPIKOSTIK

24

Rhoschach (Ro)

Kepribadian

Mengungkap kepribadian seseorang melalui 10


kartu utama yang berisi bercak tinta.

25

SSCT
(Sacks Sentence
Completion Test)

Kepribadian

Mengungkap kepribadian seseorang terutama


hubungannya dengan orangtua

Kemungkinan terjadinya faking good cukup


besar

Bakat

Terdiri dari 12 tes yang mengungkap 9 bakat,


yaitu intelligence, verbal aptitude, numerical
aptitude, spatial, form perception, clerical
perception, motor cordination, finger
dexterity, dan manual dexterity

26

GATB
(General Aptitude
Test Battery)

27

FACT
(Flanagan Aptitude
Classification Test)
12/15/2014

Bakat

Merupakan seperangkat tes yang terdiri dari 14

tes, yaitu inspection, coding, memory,


precision, assembly, scales, coordination,
judgement and comprehention, arithmatic,
pattern, components, tables, mechanics, dan

PD1_Alat Tes Psikologi


expression.

Tes tidak harus disajikan secara


keseluruhan tapi bisa secara terpisah,
disesuaikan dengan kebutuhan
Pada GATB akan mendapatkan OAP
(Occupation Aptitude Pattern),
dimana OAP akan menunjukkan bakat
Dapat digunakan secara keseluruhan
atau sebagian tergantung kebutuhan.
Dapat digunakan untuk memprediksi
keberhasilan kerja dan perencanaan
program latihan dalam konseling
pekerjaan
Sebagai alat seleksi dan penempatan
karyawan

No.

ALAT TES

JENIS TES

28

DISC
(Dominance Influence
Stadiness Compliance)

Perilaku Kerja

ASPEK YANG DIUNGKAP

CRITICAL POINT

Mengungkap perilaku
seseorang pada situasi kerja

Digunakan di SD dan
Mengungkap aspek motorik
sekolah terbelakang
anak dengan mengetahui
sebagai alat untuk
VMI
tingkah laku visual motorik
menaksir keberhasilan anak
Visual Motorik
(Visual Motor Integration)
anak, meliputi persepsi visual
didik dalam mengikuti
dan koordinasi gerakan
pelajaran
motorik anak.
Digunakan untuk diagnosis
klinis dan terapi
Terdiri dari 20 kartu, untuk
kasus tertentu tdk diberikan
semua
TAT
Mengungkap 20 needs
Testee berumur > 4thn dengan
(Thematic
Kepribadian dan press dlm diri
pengelompokan :
Apperception Test)
manusia
a. 4-14 th Boy & Girl (B &G)
b. >14 th Male & Female
(F&M)
Terdiri dari 10 Kartu figur
CAT
Pengembangan dan
binatang sesuai dg budaya
(Children Apperception Kepribadian
indonesia
modifikasi dari TAT
Test)
Untuk anak 3-10 thn
3 ppola dasar kepemimpinan:
Mengungkap gaya
Task Oriented
MSDT (Management
kepemimpinan seseorang 1.
2. Relationship Oriented
Bakat
Style Differences Test)
yg didasarkan pada teori 3. Effectiveness Oriented

29

30

31

32

3 dimensi W.J. Reddin


12/15/2014

PD1_Alat Tes Psikologi