Anda di halaman 1dari 19

Ardila Waraduhita

Nama Penderita
: An. A
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur
: 8 Tahun
Pekerjaan
: Pelajar

Keluhan Utama: mata merah dan gatal pada kedua


mata
RPS: Pasien datang ke poli mata karena mata
merah dan gatal sejak 3 hari yang lalu pada kedua
mata. Rasa mengganjal (+), keluar cairan bening(+).
Penglihatan kabur (-), silau (-), nyeri pada mata (-).
Keluhan timbul setelah pasien bermain saat cuaca
panas. Pasien belum berobat untuk keluhan ini.
RPD: keluhan mata merah serupa (+) umur 6 tahun,
asma (+) sejak usia 4 tahun namun jarang kambuh,
alergi makanan (-)
RPK
: keluhan mata merah dikeluarga (-),
riwayat alergi di keluarga(+)

OD
6/6
Hitam, rapat, rontok(-)
Edem(-), blefarospasme(-)
Dbn, pus(-), hiperemis(-)

OS
6/6
Hitam, rapat, rontok(-)
Edem(-), blefarospasme(-)
Dbn, pus(-), hiperemis(-)

Posisi sentral, strabismus()


Konjungtiva
Hiperemis(+), secret
palpebra
bening(+), cobblestone(-)
Konjungtiva bulbi Injeksi konjungtiva(+)
Kornea
Ukuran dbn, jernih, licin,
sikatrik(-)
Limbus
Trantas dot(+)
Sklera
dbn
KOA
Dalam, hipopion(-),
hifema(-)
Iris/pupil
Isokor, reflek cahaya(+)
direk/indirek, sinekia(-)

Posisi sentral, strabismus()


Hiperemis(+), secret
bening (+), cobble stone(-)
Injeksi konjungtiva(+)
Ukuran dbn, jernih, licin,
sikatrik(-)
Trantas dot(+)
dbn
Dalam, hipopion(-),
hifema(-)
Isokor, reflek
cahaya(+)direk/indirek,

Visus
Supersilia
Palpebra
Apparatus
lacrimal
Bola mata

DIAGNOSIS
Konjungtivitis vernal tipe limbal ODS
TERAPI
Medikamentosa: Polydex ED 4dd gtt I ODS
Non-medikamentosa : hindari faktor pencetus
paparan matahari, gunakan topi saat aktivitas
di luar

Bagian konjungtiva:
Konjungtiva tarsal
Konjungtiva bulbi
Konjungtiva fornik

Struktur:
Lapisan epitel
Produksi mukus(sel goblet)
Stroma
Lapisan adenoid
Kel. Lacrimal asesorius(Kel. Krause dan Wolfring

Peradangan konjungtiva bilateral dan rekuren


menurut musim yang merupakan bagian dari
konjungtivitis alergika.
Etiologi: alergi

Terjadi pada saat musim semi atau musim panas


(Spring Catarrh)
Riwayat atopi (+)
Kelompok umur 3-25 tahun
Masa prepubertas

1. Bentuk palpebra
2. Bentuk Limbal
3. Campuran

Hipertrofi papil pada konjungtiva tarsalis superior


(Cobble Stone), dapat diliputi sekret yang
mukoid
Px histopatologik: infiltrasi sel limfosit, plasma
dan eosinofil.
Saat inflamasi tenang papil tersembunyi namun
tidak menghilang

Hipertrofi papil pada limbus superior, disertai Trantas dot


(degenerasi epitel kornea atau eosinofil di epitel limbus
kornea)

Subjektif

Rasa gatal, lakrimasi, fotofobia, ngeres,


sampai rasa terbakar, sekret mukoid seperti
benang, mata merah, riwayat alergi
dikeluarga

Objektif
Konjungtiva
Palpebra (superior)

Hipertrofi papiler, cobble stone, Giants pappil,


sekret mukoid

Konjungtiva bulbi

Injeksi konjungtiva (+)

Limbus

Horner Trantas dot(+)

Kornea

Bisa menjadi keratitis epitelial difus

Px. penunjang

Pada pemeriksaan kerokan konjungtiva atau


sekret didapatkan sel eosinofil dan eosinofil
granul

Dasar alergi steroid topikal, dapat diberikan setiap 2


jam 2 tetes atau salep mata
Sodium kromoglikat pada kasus sedang dan berat
Kompres es
Jika ada kelainan kornea, jangn berikan steroid topikal,
berikan sistemik jika perlu, ditambah SA 0,5% 3 dd gtt I
Jika terdapat ulkus antibiotik +siklopegik
Kasus berat steroid dan antihistamin PO dpat diberikan.
Jika medikamentosa tidak berhasil, dilakukan radiasi
atau pengangkatan giant papil

Hindari alergen yang sudah diketahui


Istirahat ditempat yang dingin dapat membantu
Lindungi mata dari angin dan panas matahari

Blefaritis dan konjungtivits stafilokok


Glaukoma kronik simpel
Disebabkan oleh pengobatan steroid lokal jangka
panjang

Ad visam: pada umumnya baik, hanya beberapa kasus


yang berlanjut menjadi ulkus kornea atau glaucoma
akibat pemakaian steroid jangka panjang.
Ad kosmetikam: bonam
Ad vitam: bonam
Ad sanationam: dapat bersifat rekuren

Konjungtivitis vernal dasar alergi


Muncul pada tahun tahun prepubertas
Pada kasus, umur anak sebagai predisposisi terjadi konj.
Vernal
Anamnesis( mata merah, rasa gatal, rasa mengganjal,
sekret mukoid, ritwayat atopi +)
Px. klinis ( horner trantas dot +)
Dx: limbal type vernal conj
Tx: medikamentosa(steroid topikal, antihistamin) dan non
medikamentosa
Steroid tidak boleh digunakan jangka panjang

DAFTAR PUSTAKA
1. Kansky J.J. 2003. Clinical Ophtalmology 5th EditioN.
United Kingdom : Elsevier Science. p: 73-74
2. Sidarta Ilyas. 2003. Ilmu Penyakit Mata Edisi Ketiga.
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. hal:
138 - 139
3. Vaughan, D.G., Taylor, A., Paul, R.E. 2007. General
Ophthalmology 1st Edition. USA: McGraw-Hill. p: 110-111