Anda di halaman 1dari 10

ROTAMETER

Instrumentasi Proses
Chantika Aisyah F
(1304103010063)
Cut Fitriani (134103010051)
Siti Shara (1304103010057)
Zakiatul Fitri (120410300088)

PENGERTIAN ROTAMETER

PRINSIP KERJA ROTAMETER


KEUNTUNGAN PENGGUNAAN ROTAMETER

KERUGIAN PENGGUNAAN
ROTAMETER
TEORI DAN KALIBRASI

Apa itu
Rotameter?

Rotameter adalah
alat yang mengukur
tingkat aliran cair atau
gas dalam tabung
tertutup. Ini termasuk
dalam kelas meter yang
disebut variable area
meter.

Prinsip kerja
Mula-mula float berada pada
posisi setimbang (angka nol
pada scale line) menunjukkan
bahwa tidak adanya gaya yang
bekerja pada float, dengan
demikian tidak ada fluida yang
mengalir. Ketika terjadi aliran
fluida berakibat pada naiknya
float ke atas akibat gaya angkat
dari fluida. Pembacaan tinggi
float pada scale line sebanding
dengan perubahan besarnya
aliran yang terjadi.

Keuntungan penggunaan
rotameter
Sebuah rotameter tidak memerlukan
tenaga atau bahan bakar eksternal.
Sebuah rotameter juga memiliki perangkat
yang relative sederhana yang dapat
diproduksi secara massal dari bahan
murah.

Kerugian penggunaan rotameter


Karena menggunakan gravitasi, sebuah rotameter
harus selalu berorientasi vertical ke atas dengan cara
mengalir ke atas.
Karena ketergantungan pada kemampuan dan cairan
atau gas untuk mengambang, keluaran dari rotameter
tertentu hanya akan akurat untuk suatu zat.
Rotameter biasanya memerlukan penggunaan kaca
(atau bahan transparan lainnya).
Rotameter tidak mudah diadaptasi untuk pembacaan
oleh mesin, walaupun pengapung magnet yang
mendorong pengikut di luar tabung yang tersedia

Teori dan kalibrasi rotameter


Posisi
float
ditentukan
oleh
kesetimbangannya, yaitu oleh adanya:
Berat daripada float
Gaya fluida terhadap float
Gaya tarik pada float

Gaya (1) menuju ke bawah, gaya (2) dan (3)


menuju ke atas. Untuk itu dapat dihitung:
Fd gc = Vf f g Vf g(1)
Dimana:
Fd = gaya tarik, lb
g = percepatan gravitasi 9.81 m/det2 = 32.17
ft/det2
gc = faktor konversi Newton, 32.17
ft.lb/lb.det2
Vf = volume float, ft3
f = density float, lb/ft3
= density fluida, lb/ft3

TERIMA
KASIH