Anda di halaman 1dari 11

MENENTUKAN ED50 DIAZEPAM

PADA TIKUS
OLEH
KELOMPOK 6
APRES SYAHWALIA

(201110410311253)

ARY INDRA YUDA

(201110410311254)

RIZKIE ZAQIAH

(201110410311255)

YULIANITA PURNAMASARI

(201110410311256)

AJENG PUTRI BELLATRIX

(201110410311258)

RIZA BAGUS SETIAJI

(201110410311261)

VITA RIZKI FIRMANILA

(201110410311262)

PRIMA WINDIANA D.

(201110410311263)

ALDILA AYU WIDYASTUTI

(201110410311264)

VIRGINIA RAHARDIANTI P.

(201110410311265)

RINI PRAYATNI

(201110410311270)

PENDAHULUAN

Obat hipnotik sedative menunjukkan bahwa guna terapi


utamanya untuk menyebabkan sedasi ( bersamaan dengan
hilangnya asietas ) atau untuk mendorong tidur. Sedative
efektif akan mengurangi asietas dan menimbulkan efek
menenangkan dengan sedikit atau tanpa efek atas fungsi
motorik. Tingkat depresi susunan saraf pusat yang disebabkan
oleh sedative minimum harus sesuai dengan kemanjuran
terapi. Obat hipnotik akan menimbulkan ngantuk serta
mendorong mulai dan dipertahankannya keadaan tidur yang
sejauh mungkin menyerupai keadaan tidur alamiah. Efek
Hipnotik melibatkan depresi susunan saraf pusat yang lebih
menonjol daripada sedasi dan ini dapat di capai dengan
sebagian besar obat sedative hanya dengan meningkatkan
dosis.

PRAKTIKUM
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Mengamati perubahan aktivitas prilaku setelah pemberian
diazepamsecara intraperitoneal.

2. Menentukan ED 50 (dosis yang memberikan efektif) tidur


diazepam.

B. ALAT DAN BAHAN

a. Kain
b. Spuit
c. Kasa
d. Klem
e. Kandang tikus
f. Kapas
g. Tikus putih 3 ekor

h. Diazepam (dosis 1mg/kgBB, 2,5mg/kgBB, 7,5mg/kgBB)


i. Alkohol
C. CARA KERJA
1.Permukaan Abdomen tikus dibersihkan dengan kapas alcohol
2.Pada masing-masing tikus disuntikan Diazepam dengan dosis
1mg/kgBB,2,5mg/kgBB, dan 7.5mg/kgBB secara intraperitonial
3.Perubahan perilaku tikus diamati (seperti yang tertera pada lembar
pengamatan) dengan seksama.

D. TABEL HASIL PENGAMATAN

menit

10

15

30

60

Postur

Aktvitas

tubuh

motorik

No.eksperimen

ataxia

Righting

Test kasa

analgesia

Ptosis

++

++

++

+++

++

++

++++

++

++

++

++++

+++

++

++

++

++

++

++

+++

++

++

++

reflex

E. DOSIS
1. Dosis I =1 mg / kg BB
Berat Tikus = 95 g= 95/1000 x 1 ml = 0,095 mg
Volume = 0,095 g/10ml x 2 ml = 0,019 ml
2. Dosis II = 2,5 mg /kg BB
Berat Tikus = 84 = 84/1000 x 2,5ml = 0,21 mg
Volume = 0,21mg/10 mg x 2 ml = 0,042 ml
3. Dosis III = 5 mg /kg BB
Berat Tikus = 90 = 90/1000 x 5ml = 0,45 mg
Volume = 0,45mg/10 mg x 2 ml = 0,09 ml

F. PENENTUAN ED50

= Bx + A

50

= 16,31x + 3,79

46,21

= 16,31x

= 2,83 mg

GRAFIK

PEMBAHASAN
Diazepam adalah obat penenang, yaitu golongan
benzodiazepine, digunakan sebagai anksiolitik agen
antipanik, sedative, relaxan otot rangka, antikonvulsan,
dan dalam penatalaksanaan gejala-gejala akibat
penghentian pemakaian alcohol. Benzodiazepine yang
digunakan
sebagai
anastetik
ialah
diazepam,
iorazepam, dan midazolam. Golongan obat ini bekerja
pada system saraf pusat dengan efek utama: sedasi,
hypnosis,
pengurangan
terhadap
rangsangan
emosi/ansietas, relaksasi otot, dan antikonvulasi. Jadi
dalam praktikum kali ini ditentukan dosis berapa yang
memberikan efek tidur pada 50% individu atau separuh
dari jumlah individu yang diamati memberi respon tidur.
Dengan menentukan ED50 dari diazepam, maka kita
dapat mengetahui dosis terapi yang efektif dari
diazepam untuk menimbulkan efek tidur.

Tikus 4 dengan berat badan 95 gram mendapat diazepam


0,019 ml dimana tiap 2 ml nya mengandung diazepam 10 mg.
Pengamatan dilakukan selama 60 menit dan diperoleh hasil
yang menunjukkan adanya efek sedasi dari pemberiaanya
dimulai pada menit ke-10. Reflek yang ditunjukkan berupa
menurunnya aktifitas motor yaitu berkurangnya gerak spontan
pada hewan coba.

Tikus 5 dengan berat badan 84 gram mendapat diazepam


0,042 ml menunjukkan adanya efek sedasi dari pemberiaanya
dimulai pada menit ke-10. Reflek yang ditunjukkan berupa
postur tubuh dimana punggung hewan coba mulai datar
walaupun kepala masih tegak.

Tikus 6 dengan berat badan 90 gram mendapat diazepam


0,09 ml yang menunjukkan adanya efek sedasi dari
pemberiaanya dimulai pada menit ke-15. Reflek yang
ditunjukkan berupa postur tubuh yang ngantuk yaitu kepala
dan punggung datar.

H. KESIMPULAN
Semakin tinggi dosis suatu obat semakin cepat kerja suatu
obat (onset of action) dan semakin meningkatkan efek terapi
obat tersebut.

ED50 (Effective Doses) dari Diazepam adalah 2,83 mg.

Anda mungkin juga menyukai