Anda di halaman 1dari 18

Teknik Telekomunikasi

MODULASI ANALOG
Suseto Mahardiko 37859
H Ryan Gustama 37782
Titis Bintang P (KP) 38652
Fachri Alda (KP) 37641
Alvin Radeka P 38596
Meisita Adelina D 37858
Agnes Serpina 37856

MODULATOR & DEMODULATOR


Pembagian modulator dan demodulator berdasarkan
pemrosesan sinyal:
1. Modulator Analog
- Modulator AM (AM-DSB-FC, AM-DSB-SC, AMSSB)
- Modulator FM (Narrowband, Wideband)
2. Modulator Digital
- Modulator ASK (BASK, 4-ASK, 8-ASK)
- Modulator FSK (BFSK, 4-FSK, 8-FSK)
- Modulator M-PSK (BPSK, QPSK, 8-PSK, 16-PSK)
- Modulator QAM(16-QAM, 64-QAM, 256-QAM)

Modulasi
Analog

Modulasi Analog
Pada modulasi analog, sinyal pemodulasi,
berupa sinyal analog, digunakan untuk
memodifikasi sinyal pembawa. Jenis
modulasi menggambarkan besaran dari
sinyal pembawa yang dimodifikasi.
Ada 3 jenis modulasi analog , yakni
Modulasi Amplituda,

- Modulasi Frekuensi, dan


- Modulasi Fasa.

Amplitudo Modulation
(AM)

Definisi AM:
Modulasi Amplitudo merupakan
proses modulasi yang mengubah
amplitudo sinyal pembawa sesuai
dengan sinyal pemodulasinya
Jenis:
1. DSBFC (Standard AM)
2. DSBSC (Suppressed Carrier)
3. SSB (Single Side Band)

1. Modulasi Amplituda (AM)


Sinyal pemodulasi:
Sinyal asal yang berisi informasi.
Sinyal pembawa :
Sinyal frekuensi tinggi yang ditumpangi oleh
sinyal informasi selama proses transmisi.
Pada jenis modulasi ini amplituda sinyal
pembawa diubah-ubah secara proporsional
terhadap amplituda sesaat sinyal pemodulasi,
sedangkan frekuensinya tetap selama proses
modulasi.

Gambar Modulasi Amplituda

STANDARD AM
Sinyal pembawa berupa gelombang
sinus

Sinyal pemodulasi, untuk memudahkan


analisa, diasumsikan sebagai
gelombang sinusoidal juga,

dimana,
Ec = amplituda maksimum sinyal pembawa
= 2 fc dengan fc adalah frekuensi
sinyal pembawa

Em = amplituda maksimum sinyal pemodulasi


= 2 fm dengan fm adalah frekuensi
sinyal pemodulasi

Sinyal AM, yakni sinyal hasil proses


modulasi amplituda,

menjadi

Diuraikan

Indeks Modulasi

merupakan ukuran seberapa dalam


sinyal informasi memodulasi sinyal
pembawa.

Dengan memperhatikan gambar


diatas, dapat dituliskan:

Kondisi m =1 adalah kondisi ideal, dimana


proses modulasi amplituda menghasilkan
output terbesar di penerima tanpa
distorsi.
Spektrum sinyal AM dapat digambarkan
sebagai berikut:

modulasi amplituda memerlukan bandwidth 2x


bandwidth sinyal pemodulasi (= 2fm).

Daya total sinyal AM:

dimana Pc adalah daya sinyal pembawa dan

adalah daya total sideband (LSB +USB)

Soal
1. Jelaskan keuntungan transmisi
secara termodulasi (pass-band)
terhadap transmisi secara bidang
dasar (base-band)!

http://masnasir.com

Soal
2. Mengapa nilai indeks modulasi pada
AM perlu dibatasi?
3. Bagaimana prinsip kerja modulasi
amplitude AM-DSBFC?

http://masnasir.com

Soal
4. Pada AM-DSBFC, isyarat pembawa
berdaya 25 watt dimodulasi oleh
isyarat yang memuat frekuensi hingga
5 kHz dan berdaya 16 watt.
Berapakah lebar bidang (bandwidth)
dan indeks modulasi isyarat
termodulasinya?
http://masnasir.com

Soal
5. Menggunakan sketsa gambar
bentuk gelombang, perlihatkan apa
yang terjadi jika isyarat AM dengan
indeks modulasi melebihi 100%
dimodulasi dengan memakai detektor
selubung.

http://masnasir.com