Anda di halaman 1dari 8

Hani Indira

Vika Asyharul Ulya


Viniarni Realita
Sandy Eka S
Debby Agung
Nindhita S
Ita Rosita
Ulya Hikmawati

Mioma uteri atau leiomioma merupakan tumor


jinak yang berasal dari otot rahim. Biasanya
merupakan pertumbuhan jaringan yang jinak
dengan ukuran dan jumlah yang bervariasi, dari
kelompok

nodul

berukuran

kecil

sampai

terbentuk masa yang sangat besar dan menonjol

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mioma


uteri yaitu
Hormon estrogen
Hormon progesteron
Faktor predisposisi terjadinya mioma uteri yaitu
Usia
Paritas
Ras dan genetik

1.
2.
3.
4.
5.

Perdarahan uterus yang abnormal


Nyeri panggul
Penekanan
Disfungsi reproduksi
Gangguan pertumbuhan dan perkembangan kehamilan
a. Kehamilan dapat mengalami keguguran
b. Persalinan prematuritas
c. Gangguan saat proses persalinan
d. Kala ke 3 terjadi gangguan plasenta dan perdarahan
e. Tertutupnya saluran indung telur menimbulkan
infertilitas
f. Kejang
g. Bertambahnya volume darah menstruasi

Terapi medidinal (hormonal) : Gonadotropinreleasing hormon


Terapi Pembedahan

* Miomektomi : pembedahan yang dilakukan

ketika wanita masih ingin mempertahankan


fungsi reproduksinya

* Histerektomi : pengangkatan uterus

Berdasarkan letak
*Mioma uteri subserosa
*Mioma uteri intramural
*Uteri Submukosa

Anemia berhubungan adanya perdarahan yang abnormal


Cemas berhubungan dengan penyakitnya/perawatan di RS
Gangguan pola eliminasi BAK berhubungan dengan penekanan
mioma uteri terhadap kandung kencing
Gangguan pola BAB berhubungan dengan mioma uteri
terhadap rectum
Gangguan rasa nyaman (nyeri)berhubungan dengan
penekanan pada urat saraf oleh mioma uteri
Gangguan pemenuhan nutrisi sehubungan dengan mual/nafsu
makan menurun