Anda di halaman 1dari 11

Material komposit

Oleh : Adri Paundanan

D41112280

Defenisi material komposit


Komposit didefinisikan sebagai dua
macam atau lebih material yang
digabungkan atau dikombinasikan dalam
skala makroskopis ( dapat terlihat
langsung oleh mata)sehingga menjadi
material baru yang lebih berguna.

Komponen penyusun bahan komposit


1. Filler adalah bahan pengisi yang digunakan dalam pembuatan komposit, biasanya
berupa serat atau serbuk. Serat yang sering digunakan dalam pembuatan komposit
antara lain serat E-Glass, Boron, Carbon dan lain sebagainya. Bisa juga dari serat alam
antara lain serat kenaf, jute, rami, cantula dan lain sebagainya.
2. Matriks matriks dalam struktur komposit bisa berasal dari bahan polimer, logam,
maupun keramik. Matriks secara umum berfungsi untuk mengikat serat menjadi satu
struktur komposit. Matriks memiliki fungsi:

1. Mengikat serat menjadi satu kesatuan struktur


2. Melindungi serat dari kerusakan akibat kondisi lingkungan
3. Mentransfer dan mendistribusikan beban ke serat
4. Menyumbangkan beberapa sifat seperti, kekakuan, ketangguhan dan tahanan
listrik.

Klasifikasi Komposit
Berdasarkan matrik, komposit dapat diklasifikasikan
kedalam tiga kelompok besar yaitu:
a. Komposit matrik polimer (KMP), polimer sebagai matrik

b. Komposit matrik logam (KML), logam sebagi matrik


c. Komposit matrik keramik (KMK), keramik sebagai matrik

A. Komposit Matrik Logam


Merupakan komposit yang menggunakan
logam sebagai matrik atau resinnya.
Komposit jenis ini banyak digunakan dalam
industry automotive semisal material Al-SiC,
Al-Al2O3 yang digunakan untuk membuat
piston mobil.

B. Komposit Matrik Polimer

Merupakan komposit yang menggunakan polimer


sebagai matrik atau resinnya
Komposit jenis inilah yang paling sering kita jumpai
di sekitar kita saat ini penggunaannyapun sudah
meluas dari pembuatan berbagai macam plastik
semisal plastik termoset dan termoplastic sampai
pembuatan bahan dasar tekstil semacam nylon.

C. komposit Matrik Keramik

Merupakan komposit yang


menggunakan keramik sebagai matrik
atau resinnya.
Komposit jenis ini banyak digunakan
dalam industry elektronik sebagai bahan
dasar dalam pembuatan PCB

Klasifikasi Komposit

Berdasarkan penguatnya / filler :

1. Particulate Composite Materials (komposit partikel) merupakan jenis


Komposit yang menggunakan partikel/butiran sebagai filler
(pengisi). Partikel berupa logam atau non logam dapat digunakan
sebagai filler.
2. Fibrous Composite Materials (komposit serat) terdiri dari dua
komponen penyusun yaitu matriks dan serat.
3. Structural Composite Materials (komposit berlapis) terdiri dari
sekurang-kurangnya dua material berbeda yang direkatkan
bersama-sama. Proses pelapisan dilakukan dengan
mengkombinasikan aspek terbaik dari masing-masing lapisan untuk
memperoleh bahan yang berguna.

Keunggulan bahan komposit

Bahan komposit memiliki banyak


keunggulan, diantaranya berat yang
lebih ringan, kekuatan yang lebih tinggi,
tahan korosi, memiliki biaya perakitan
yang lebih murah dan memiliki densitas
yang rendah.

Aplikasi Bahan Komposit


dalam konstruksi pesawat terbang, karena mempunyai sifat ringan, kuat dan
non magnetik.
Industri otomotif aluminium sebagai matrik dan penguatnya dengan serat seperti
silikon karbida
Teknologi material konstruksi. Contoh : beton bertulang merupakan komposit
yang terdiri dari besi beton dalam matriks beton
badan perahu layar dibuat dari plastic diperkuat dengan serat (FRP-fiber
reinforced plastics); di sini digunakan serat gelas dan plastik jenis poliester.
Dalam kelistrikan: epoxy resin-TiO2. Pendistribusian partikel TiO2 ukuran kecil
(diameter 5 nm) dalam matrik polimer dapat meningkatkan sifat makroskopik
komposit, yaitu peningkatan sifat dielektrik-breakdown, sifat mekanik dan bisa
digunakan untuk bahan isolator listrik. Material yang didapat adalah material kuat
dan transparan pada skala besar

SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA

Anda mungkin juga menyukai