Anda di halaman 1dari 11

Forensic Department ; 8 APRIL 2013 ; Clinical Science

Session

Definisi WHO
kematian yang
terjadi pada 24 jam sejak gejala-gejala
timbul, namun pada kasus-kasus forensik,
sebagian besar kematian terjadi dalam
hitungan menit atau bahkan detik sejak
gejala pertama timbul.

Instantaneous Death (Kematian yg terjadi seketika)


Unexpected Death (Kematian tak terduga)
Unwitnessed death (Meninggal tanpa saksi)

Kematian alamiah
Kematian alamiah dapat dibagi menjadi 2 kategori besar:
I. Kematian yang terjadi di mana ada saksi mata dan keadaan di mana
faktor fisik dan emosi mungkin memainkan peran, juga dapat terjadi
saat aktivitas fisik di mana cara mati dapat lebih mudah diterangkan
atau kematian tersebut terjadi selama perawatan atau pengobatan
yang dilakukan oleh dokter. (Attended physician)
II. Keadaan di mana mayat ditemukan dalam keadaan yang lebih
mencurigakan seringnya diakibatkan TKPnya atau pada saat orang
tersebut meninggal tidak dalam perawatan atau pengobatan
dokter(Unattended physician), terdapat kemungkinan hadirnya saksisaksi yang mungkin ikut bertanggungjawab terhadap terjadinya
kematian.

EPIDEMIOLOGI

Kematian mendadak terjadi


4X lebih sering pada
dibandingkan
Penyakit jantung dan
pembuluh darah menduduki
urutan 1 dalam penyebab
kematian mendadak.

Apakah pada pemeriksaan luar jenazah terdapat


adanya tanda-tanda kekerasan yang signifikan dan
dapat diprediksi dapat menyebabkan kematian ?
Apakah pada pemeriksaan luar terdapat adanya
tanda-tanda yang mengarah pada keracunan ?
Apakah almarhum merupakan pasien (Contoh:
penyakit jantung koroner) yang rutin datang berobat
ke tempat praktek atau poliklinik di rumah sakit ?
Apakah almarhum mempunyai penyakit kronis tetapi
bukan merupakan penyakit tersering penyebab
natural sudden death ?

Penyebabnya dibagi ke dua kelompok:


1. Mati mendadak karena penyakit
2. Mati mendadak bukan karena penyakit

Berasal dari Jantung (kebanyakan oleh


dewasa)
1. Penyakit pembuluh darah koroner
2. Endocarditis
3. Aneurisma aorta

Pendarahan intrakranial (Sistem saraf pusat)


Epilepsi
Emboli paru(Sistem pernafasan)
Asma

Keracunan
1. Secara kimiawi
2. Fisiologik
3. Cth: dari tumbuh tumbuhan,hewan,mineral dan
sintetik,racun yang berada di rumah tangga.
4. Efeknya dibahagi menjadi:
o
o

Local
Sistemik

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/31673/4/Cha
pter%20II.pdf, Universitas Sumatera Utara
http://elib.fk.uwks.ac.id/asset/archieve/matkul/Forensik/MA
TI%20%20MENDADAK.pdf, ILMU KEDOKTERAN
FORENSIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
AIRLANGGA SURABAYA
http://rludifkunjani.wordpress.com/2010/11/17/aspekmedikolegal-kematian-mendadak-akibat-penyakit-naturalsudden-death/, Fahmi Arief Hakim, dr, SpF, Bagian forensic
FK UNJANI

Anda mungkin juga menyukai