Anda di halaman 1dari 41

Nyeri Ekstremitas

KELOMPOK 12
Fahmi Rilo Pambudi | Irma Puspita Sari
Mahfira Ramadhania | Mutiara Rachel
Nur Sriyani | Risky Agviola
Sela Naimora | Septia Widya
Wahyu Caesar Ramdani | Yoga Eka Pratama

Tutor:
dr. Oktarina
dr. Rina Nurbani, M. Biomed

Skenario
Seorang laki-laki berumur 40 tahun datang
berobat ke puskesmas dengan keluhan nyeri
pada bokong sejak 1 minggu yang lalu. Nyeri
bertambah berat bila duduk, namun
berkurang bila berjalan atau berdiri. Hal ini
dirasakan setelah pasien mengangkat benda
berat dirumahnya. Nyeri dirasakan menjalar
ke paha ke sebelah kanan bagian luar dan
terus menjalar sampai tungkai dan tumit
disertai sedikit rasa baal.

Klarifikasi Istilah dan Kata Kunci


Klarifikasi Istilah
Baal = numbness = anaesthesia
Kehilangan sensasi, selalu oleh kerusakan saraf atau
reseptor.

Kata Kunci:

Laki-laki 40 tahun
Nyeri pada bokong 1 minggu
Nyeri bertambah berat bila duduk
Berkurang bila berjalan/ berdiri
Mengangkat benda berat
Menjalar ke paha, tungkai, tumit
Disertai rasa baal

Identifikasi Masalah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.

Apa yang dimaksud dengan nyeri ekstremitas?


Penyakit apa saja yang dapat menyebabkan nyeri ekstremitas?
Jenis-jenis nyeri ?
Bagaimana anamnesis dan pemeriksaan fisik nyeri ekstremitas?
Jelaskan pengertian dari sindroma jebakan!
Sebutkan penyebab dari sindroma jebakan?
Saraf apa saja yang terlibat (ext atas dan bawah)?
Jelaskan anamnesis, pemeriksaan fisik dan penunjang pada sindroma
jebakan!
Jelaskan mekanisme nyeri akibat sindroma jebakan!
Bagaimana gambaran klinis dari sindroma jebakan?
Bagaimana penatalaksanaan dari sindroma jebakan?
Mengapa nyeri bertambah berat saat duduk dan mengangkat benda
berat namun berkurang bila berjalan atau berdiri?
Mengapa dapat terjadi rasa baal?
Jelaskan diagnosis diferensial dari skenario tersebut!

NYERI EKSTREMITAS
Nyeri pada ekstremitas adalah perasaan tidak
menyenangkan yang merupakan pertanda
bahwa tubuh telah mengalami kerusakan atau
terancam oleh suatu cederan atau gangguan
fungsional atau perubahan patologis yang
dirasakan pada anggota gerak.

JENIS JENIS NYERI


Otot dalam keadaan
tegang secar terus
menerus dapat
menimbulkan nyeri dan
pegal

NYERI
AKIBAT
KONTRAKSI
OTOT

Menjalar secara tegas,


terbatas pada
dermatomanya, sifat nyeri
lebih keras dan terasa
pada permukaan tubuh

NYERI
SETEMPAT

JENIS
NYERI

NYERI
RADIKULAR

Biasanya terus
menerus atau
hilang timbul
(intermitten)

REFERRED
PAIN

Nyeri alih dari


organ-organ
dalam, sukar
terlokalisasi, terasa
dalam dan difus

Penyakit yang Dapat Menyebabkan


Nyeri Ekstremitas

Bahu :
- Rotator cuff tendinitis (impingment syndrome)
- Frozen shoulder sydrome
- Tendinitis Bisipital
- Thoracic Outlet syndrome
- Robekan Rotator cuff
Siku
- Epikondilitis Lateral (Tennis Elbow)
- Epikondilitis Medial (golfers Elbow)
- Bursitis Elkranon
Jari dan Tangan
- Stenosing Tenosinovitis/Trigger finger
- Tenosinovitis De Quervain
- Sindrom Carpal Tunnel

Penyakit yang Dapat Menyebabkan


Nyeri Ekstremitas
Panggul
- Bursitis illiopsoas (illiopectinial)
- Bursitis ischial (ischiogluteal)
Lutut
- Kista popliteal (Kista Baker)
- Bursitis anserina
- Bursitis prepatelar (housemaids knee)
- Tendinitis patellar
Kaki dan pergelangan
- Tendonitis achilles
- Fasitis Plantaris

Definisi Sindroma Jebakan


Cidera saraf perifer akibat sikap tubuh yang
abnormal pada berbagai situasi dan lingkungan
kerja. Terjadi hipertropi atau hipotrofi otot
bergantung kepada ada tidaknya beban. Dapat
terjadi penekanan saraf di tempat-tempat
tertentu.
Neuropati entrapmen atau kompresi Neuropati
ini disebabkan oleh tekanan dinamis mekanis dari
suatu segmen pendek suatu saraf tunggal pada
lokasi yang spesifik,

Penyebab sindroma jebakan


Sindrom Kanalis Karpal
(Carpal Tunnel Syndrome)

Sindrom Kanalis Tarsal


(Tarsal Tunnel Syndrome)

Sindrom Ulnaris (Sindrom


Saraf Tulang Hasta)

Penekanan saraf sensorik


di terowongan pergelangan
tangan (karpal)
Saraf medianus masuk
ketelapak tangan antara
tendon fleksor dan
retinakulum fleksor (carpal
tunnel)
Penyempitan oleh lemak
atau cairan di sekelilingnya
menekan saraf medianus,
munculah kesemutan. Bisa
terjadi akibat komplikasi
kehamilan, obesitas,
diabetes melitus, rematik.

Hanya saja mengenai jarijari kaki. Umumnya diderita


kaum lelaki. Terapinya pun
sederhana, bila tidak ada
penciutan otot. Hanya
dengan mengistirahatkan
kaki dan tidak boleh terlalu
banyak beraktivitas. Kalau
ada penciutan otot, tentu
harus dioperasi

Saraf ulnaris atau saraf


tulang hasta biasanya
terjepit di daerah siku.
Neuropati ini akibat efek
lanjut semisal dislokasi
akibat tulang lengan atas
mengalami kerusakan,
akibatnya, tidak hanya
saraf sensorik, saraf
motorik juga kena.

Penyebab sindroma jebakan


. Sindrom Sabtu Malam
(Saturday Night Palsy )

Sindrom Kanalis Radial


(Radial Tunnel Symptoms)

. Sindrom Kanalis Cubitalis


(Cubital Tunnel Syndrome)

Akibat tekanan kepala dan


tekanan kursi yang
mengenai pundak dan
tangan saat malam
mingguan.
Gejala yang muncul antara
lain, jari-jari sulit
digerakkan, kesemutan di
ujung jari, dibalik kuku.
Biasanya pada ibu jari dan
telunjuk.

Terjadi karena saraf radial


yang masuk ke terowongan
di antara otot lengan
bawah tertekan otot.
Adanya kompresi pada
dibawah pita fibrosus
bagian proksimal
m.supinator dan dibawah
m.ekstensor carpi radialis
brevis
Umumnya disebabkan
karena kontraksi lengan
bawah yang terlalu kuat,
misalnya untuk mengayun
sesuatu. Karena itu, para
petenis sering mengalami
hal ini.

Kesemutan atau baal


biasanya terjadi di jari
manis. Atau terjadi di
wilayah saraf ulnaris.
Gejalanya seperti sindrom
ulnaris. Baal biasanya
terjadi tidak hanya pada
satu tangan. Mulai ketika
mengangkat telpon,
menekan siku ke meja atau
menekuk siku. Kadangkadang muncul nyeri di
bagian dalam siku atau
pergelangan tangan.

LOW BACK PAIN ISCHIALGIA - HNP


Nervus ischiadicus (Sciatic nerve) berasal dari L4-S3 mempersarafi semua
otot tungkai bawah dan kaki. Nyeri yang terasa sepanjang tungkai dapat
dinamakan ischialgia (nyeri yang terasa sepanjang perjalanan n.
Ischiadicus).

Hernia Nukleus Pulposus

N.Iskiadikus (HNP)
Kesemutan yang menjalar kebagian
posterolateral paha,tungkai bawah dan tumit
Kaki menjadi lunglai
Kesulitan dorsofleksi kaki
Kesulitan berjalan dengan tumit
Melemahnya fleksi plantar,abduksi jari kaki
dan otot
Dan kesulitan berjalan jinjit

Saraf yang Terlibat


Ekstremitas Atas
Axillary
Saraf Thoracic
Panjang

Saraf
Proksimal

Hod Carrier
Palsy

Brachial
Cutaneus
Suprascapular

Ekstremitas
Atas

Saturday
Night Palsy

Superficial
Radial

AI
Syndrome

Saraf
Perifer
Cubital Tunnel
Syndrome,
Guyon Canal

Medianus

Ulnar
Musculocuta
neus

Carpal
Tunnel
Syndrome

Posterior
Interosseus
Anterior
Interosseous

Recurren
Thenar

Saraf yang Terlibat


Ekstremitas Bawah
Saraf Femoral
Plexus Lumbal
L2, L3, L4

Ekstremitas
Bawah

Sensorik:
Illiohipogastric
Illiolinguinal
Genitofemoral
Lateral
femoral
cutaneus

Anterior
Saraf
Obturator
Posterior
Saraf superior
Gluteal
Inferior
Gluteal

Lateral
Peroneal

Saraf Sciatic

Meralgia
Paresthetica

Injury: HNP ->


Ischialgia

Medial Tibial
Plexus Sacral
L5, S1, S2

Superficial
Saraf Peroneal
Profunda

Tarsal Tunnel
Syndrome

Medial
Plantar
Tibial

Lateral Plantar

Kompresi
Common
Peroneal
Nerve

Plexus brachialis

Thoracic Outlet Syndrome

Gambaran klinis
Nyeri pd daerah ulnar satu atau dua
tangan
Parestesia
Gejala vasomotorik (pucat,akral sianosis)
Kelemahan dan atrofi otot jari tangan

Sindroma Terowongan Karpal


Berlangsung 6-12
bulan
Rasa tebal, perih, dan
tertusuk pd jari
Keluhan tambah
hebat saat malam hari

Cubital Tunnel Syndrome


Rasa tebal dan nyeri pd
distribusi
n. ulnaris
Gangguan gerakan halus pd
jari
Hilangnya persarafan
sensoris
Atrofi dan kelemahan otot yg
dipersarafi
Kulit yg dipersarafi menjadi
kering
Tinels sign positif
Paralisis/tardy paralisis
(lanjut)

Atrofi m. interossea dorsalis

Kelemahan otot

Tinels sign

JEPITAN NERVUS ULNARIS PD CABANG


PALMAR BAGIAN PROKSIMAL
Nama lain Ulnar Tunnel Syndrome
Jepitan pd Guyons canal yg dibentuk :
- os hamatum
- os pisiformis
- lig pisohamatum
Banyak pd laki-laki umur 40 thn

Gambaran klinis
Kelemahan otot
hipotenar
Atrofi otot
hipotenar
Gangguan
sensoris pd 1
mdial jari tangan

Area persarafan n. ulnaris

Area sensoris n. ulnaris


pd volar

Area sensoris
n. ulnaris pd
dorsum manus

N. Radialis

Radial Tunnel Syndrome


Nama lain sindroma terowongan n. radialis
Terletak antara m. brachioradialis dg
m. brachialis

Gambaran klinis
Tidak ada kelainan motoris dan sensoris
Sukar dibedakan dg Tenis elbow
Khas : nyeri pd 5 cm distal epicondylus
lateral
Nyeri bertambah saat pronasi

Saturday Night Palsy


Gambaran Klinik

Paralisis otot inervasi radialis


kecuali triceps brachii
Setelah tidur lelap, terbangun
dengan kramp bagian dorsum ibu
jari dan telunjuk disertai Wristdroop
Hilang sensasi dorsum ibu jari &
telunjuk

NERVUS PERONEUS KOMUNIS


Kelumpuhan motorik
- drop foot
- hilangnya eversi kaki
Kelumpuhan sensoris
- pd lateral kaki
- daerah pergelangan kaki

Drop foot

Pemeriksaan penunjang seperti anamnesis,pemeriksaan fisik dan lain-lain


pada sindrom jebakan.

Anamnesis
Pada pemeriksaan anamnesis,penderita sindroma jebakan
selalu mengeluh nyeri di leher,bahu,lengan,pinggang,dan
menjalar sampai kaki.Pada nyeri di leher,bahu,dan lengan
perlu ditanyakan lebih lanjut mengenai ada tidaknya
penjalaran nyeri.Nyeri radikular harus di hubungkan dengan
proses patologik di sekitar radiks dorsafis.Bila nyeri bersifat
neuritik,maka proses patologik yang mendasarinya harus di
cari di pleksus brakhialis atau saraf-saraf tepi.

Pada nyeri/sakit di pinggang hingga menjalar ke bagian


kaki,yang di kemukakan seorang penderita harus ditentukan
terlebih dahulu.Jenis sakit pinggang harus dilukis oleh
penderita sendiri.Dalam hal ini dituangkan ciri-ciri sakit
pinggang,sehingga dapat ditetapkan apakah sakit pinggang
yang dikemukakan :
(a).Nyeri di pinggang setempat atau difus
(b).Referred pain di pinggang.
(c).Nyeri di pinggang dengan nyeri radikular
(d).Nyeri akibat spasmus otot
(e).Nyeri yang tidak dapat dikelompokkan pada jenis-jenis
tersebut di atas.

Pemeriksaan Fisik
Pada pemeriksaan fisik,nyeri pada leher,bahu dan lengan
diutamakan pemeriksaan tulang belakang servikal terlebih
dahulu.Karena pada setiap penderita selalu mengemukakan
keluhan pada bagian tersebut.
Pada pemeriksaan fisik seorang yang mengeluh sakit
pinggang,daerah tulang belakang juga harus mendapatkan
perhatian khusus.

Pemeriksaan radiologi
Apabila ada dugaan tentang adanya kelainan pada tulang
belakang servikal,maka foto rontgen yang perlu dibuat harus
mencakup
foto
dengan
proyeksi
anteriorposterior,lateral,oblik kanan,dan kiri.

Penatalaksanaan
Medikamentosa.
Pemberian obat anti inflamasi non steroid (OAINS) diperlukan
untuk jangka waktu pendek disertai dengan penjelasan
kemungkinan efek samping dan interaksi obat.
Pertama diobati secara konservatif.
Penerapan terapi pada pasien HNP dapat berupa konservatif.
Pembedahan.
Immobilisasi.
Traksi
Meredakan Nyeri.
Konservatif bila tidak dijumpai defisit neurologi

Differential Diagnosis Skenario 3


HNP
jenis kelamin

Ankylosing Spondilosa

OA

pr

<<

>>

lk

>>

<<

Umur

Orang dewasa

Remaja sampai 40

>40

penyebab

Degenerasi diskus
dan ligamentum,
stress

autoimun

Kegemukan,trauma,
pembeban

lokasi

Pada regio
lumbalis,
Di daerah L4 ke
L5, L5 ke S1

Tuberkel tibia, tumit,


taut kostosternum,krista iliaka

Carpometakarpal,sen
di apofiseal,lutut dan
paha.

Gambaran klinis

Nyeri dan
berkurangnya
mobilitas tulang
belakang secara
bertahap

Nyeri perlahan
Kekakuan punggung,
erosi tepi
kortek,sklerosis
subkondral pada tulang

Nyeri saat
beraktivitas,kaku
pada pagi hari,
perubahan gaya
berjalan

Kesimpulan Skenario 3
Berdasarkan kriteria diagnostik diantaranya:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nyeri pada bokong


Nyeri bertambah berat bila duduk
Berkurang bila berjalan/ berdiri
Mengangkat benda berat
Menjalar ke paha, tungkai, tumit
Disertai rasa baal

Diagnosis pasien pada skenario tersebut adalah


ischialgia karena Hernia Nukleus Pulposus yang
sering terjadi pada L4-L5 yang merupakan tempat
N. Ischiadicus (L4-S3).

Referensi
Patel, Pradip R. 2007. Lecture Notes:
Neurologi. Jakarta: Erlangga
P. Rowland, Lewis et al. 2010. Merrits
Neurology Twelfth Edition. Philadelphia:
Lippincott Williams & Wilkins
Soeroso, Joewono dkk. 2009. Ilmu Penyakit
Dalam Jilid III. Jakarta: Interna Publishing