Anda di halaman 1dari 22

BAHAN AJAR

LARUTAN ELEKTROLIT &


ELEKTROLIT

NON

exit

By :
SUYITNO, S.Si

PENGERTIAN LARUTAN
LARUTAN adalah campuran homogen
dua zat atau lebih yang saling
melarutkan dan masing-masing
zat penyusunnya tidak dapat
dibedakan lagi secara fisik.
Larutan terdiri atas zat terlarut dan

exit

pelarut.

JENIS LARUTAN
Berdasarkan daya hantar listriknya (daya
ionisasinya), larutan dibedakan dalam dua
macam, yaitu larutan elektrolit dan larutan
non elektrolit.
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat
menghantarkan arus listrik.
Larutan non elektrolit adalah larutan yang
tidak dapat menghantarkan arus listrik

Berdasar Daya Hantar Listrik


larutan Elektrolit dibedakan :
1. ELEKTROLIT KUAT
Larutan elektrolit kuat adalah larutan yang mempunyai
daya hantar listrik yang kuat, karena zat terlarutnya
didalam pelarut (umumnya air), seluruhnya berubah
menjadi ion-ion (alpha = 1).

exit

Yang tergolong elektrolit kuat adalah:


a. Asam-asam kuat, seperti : HCl, HCl03, H2SO4, HNO3
dan lain-lain.
b. Basa-basa kuat, yaitu basa-basa golongan alkali dan
alkali tanah, seperti: NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2 dan
lain-lain.
c. Garam-garam yang mudah larut, seperti: NaCl, KI,
Al2(SO4)3 dan lain-lain

2. ELEKTROLIT LEMAH
Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang
daya hantar listriknya lemah dengan harga
derajat ionisasi sebesar:
O < alpha < 1.

exit

Yang tergolong elektrolit lemah:


a. Asam-asam lemah, seperti : CH3COOH,
HCN, H2CO3, H2S dan lain-lain
b. Basa-basa lemah seperti : NH4OH, Ni(OH)2
dan lain-lain
c. Garam-garam yang sukar larut, seperti :
AgCl, CaCrO4, PbI2 dan lain-lain

exit

Gambaran Bentuk Molekul Elektrolit


Kuat dan Elektrolit Lemah

Larutan Non Elektrolit

exit

Larutan non-elektrolit adalah larutan yang


tidak dapat menghantarkan arus listrik,
hal ini disebabkan karena larutan tidak
dapat menghasilkan
ion-ion (tidak meng-ion).

exit

Yang termasuk dalam larutan non elektrolit


antara lain :
* Larutan urea
* Larutan sukrosa
* Larutan glukosa
* Larutan alkohol dan lain-lain

exit

Perbandingan sifat-sifat larutan


elektrolit dan larutan non elektrolit

Menguji Larutan Elektrolit dan


Non-elektrolit

exit

Dalam menguji suatu larutan elektrolit


dan non-elektrolit, dalam dilakukan
percobaan dengan beberapa larutan.

a. Alat dan bahan yang harus disediakan


Alat dan bahan
Gelas kimia
Alat penguji elektrolit
Baterai
Air suling
Larutan HCl
Larutan asam cuka(CH3COOH)
Larutan NaOH
Larutan ammonia (NH3)
Larutan gula 50 mL
Larutan NaCl
Etanol (alcohol)
Air ledeng Air sumur

Ukuran/satuan

Jumlah

100 ml

9 volt

1M
1M
1M
1M

1M
70%

10
1 set
1
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL
50 mL

exit

Tabel 1. Alat dan bahan

b. Cara Kerja

exit

1. Rangkaian alat penguji elektrolit seperti gambar 2 di bawah ini

exit

2. Masukkan kira-kira 50 ml air kran ke


dalam gelas kimia dan uji daya hantar
listriknya. Catat apakah lampu menyala
atau timbul pada elektroda.
3. Bersihkan elektroda dengan air dan
keringkan, kemudian dengan cara yang
sama uji daya hantar listrik larutan yang
lain

Reaksi Ionisasi

A. Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat dan Elektrolit Lemah


Jenis dan konsentrasi (kepekatan) suatu larutan
dapat berpengaruh terhadap daya hantar
listriknya. Untuk menunjukkan kekuatan elektrolit
digunakan derajat ionisasi. Makin besar harga ,
makin kuat elektrolit tersebut.

exit

larutan elektrolit dapat menghantarkan arus


listrik disebabkan penguraian zat menjadi ion-ion
penyusunnya (proses ionisasi) dalam pelarut air.

1. Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat

exit

Larutan yang dapat memberikan lampu


terang, gelembung gasnya banyak, maka
larutan ini merupakan elektrolit kuat.
Umumnya elektrolit kuat adalah larutan
garam. Dalam proses ionisasinya, elektrolit
kuat menghasilkan banyak ion maka a= 1
(terurai senyawa), pada persamaan reaksi
ionisasi elektrolit kuat ditandai dengan
anak panah satu arah ke kanan.

Elektrolit kuat ada beberapa dari asam dan


basa.
Contoh :
NaCl (aq)
KI (aq)
Ca(NO3)2(g)

Na+ (aq) + Cl- (aq)


K+ (aq) + I- (aq)
Ca2+ (aq) + NO3- (aq)

Kation :
Anion :

Na+, L+, K+, Mg2+ , Ca2+ , Sr2+ ,


Ba2+ , NH4+
Cl-, Br-, I-, SO42- , NO3-, ClO4-,
HSO4-, CO32- , HCO32-

exit

Kation dan anion yang dapat membentuk


elektrolit kuat.

exit

Perbandingan daya hantar larutan

Contoh :
CH3COOH(aq)

CH3COO- (aq) + H+ (aq)

NH4OH(g)

NH4+ (aq) + OH- (aq)


exit

2. Reaksi Ionisasi Elektrolit Lemah


Larutan yang dapat memberikan nyala redup ataupun tidak
menyala, tetapi masih terdapat gelembung gas pada
elektrodanya maka larutan ini merupakan elekrtolit lemah.
Daya hantarnya buruk dan memiliki (derajat ionisasi)
kecil,
karena sedikit larutan yang terurai (terionisasi). Makin
sedikit yang terionisasi, makin lemah elektrolit tersebut.
Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit lemah ditandai
dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya tidak semua
molekul terurai (ionisasi tidak sempurna)

Derajat Ionisasi
Banyak atau sedikitnya molekul zat yang
terionisasi dinyatakan dalam derajat ionisasi.
Derajat ionisasi ( ) merupakan perbandingan
banyaknya molekul zat yang terurai dengan
banyaknya molekul zat mula-mula.

exit

= 1, elektrolit kuat
0 < < 1, elektrolit lemah
= 0, non elektrolit

exit

Derajat Ionisasi

exit

Derajat Ionisasi

exit

MATUR
SUWUN