Anda di halaman 1dari 36

MENDUKUNG PESEPAKBOLA ANAK2

PADA USIA DINI (GRASSROOTS)


OLEH : M. ACHWANI
MANAJEMEN SPORT UTAMA
2015

SEPAKBOLA ANAK2 USIA DINI


SEPAKBOLA ANAK2 ATAU SEPAKBOLA USIA DINI S/D
USIA 12 TAHUN ADALAH SEPAKBOLA YANG HARUS DI
TANGANI HATI2, ATAU HARUS MEMPERLAKUKAN
ANAK2 SESUAI USIANYA DAN IA TIDAK BOLEH DI
PERLAKUKAN SAMA DENGAN PEMAIN USIA MUDA
APALAGI PEMAIN DEWASA.
ORANG TUA, PELATIH DAN PENGURUS HARUS
BEKERJA SAMA MENDUKUNG ANAK2 DALAM
BERMAIN SEPAKBOLA, DORONG MEREKA UNTUK
BELAJAR MANDIRI.
PEMBINAAN DI SEGMEN INI HARUS SESUAI JUGA
DENGAN PANDUAN FIFA GRASSROOTS.
2

PANDUAN FIFA GRASSROOTS,


TENTANG 5 FILOSOFIS GRASSROOTS
SEPAKBOLA UNTUK SEMUA ORANG, DAPAT DI
MAINKAN DI MANA SAJA, TANPA
MEMBEDAKAN USIA, KEPERCYAAN, ETIKA,
LATAR BELAKANG SOSIAL DAN KEBUGARAN.
PROGRAM INI MEMBAWA SEPAKBOLA KE
SELURUH DUNIA UNTUK USIA 6 S/D 12 TH.
SEPAKBOLA ADALAH SEKOLAH FAIR PLAY
SEUMUR HIDUP, SEMANGAT BEKERJA SAMA,
PERTEMANAN HANYA SEDIKIT DARI BANYAK
NILAI YANG DI DAPAT DARI SEPAKBOLA.
3

PANDUAN FIFA GRASSROOTS,


LANJUTAN 5 FILOSOFIS GARSSROOTS
UNTUK KESENANGAN YANG MERUPAKAN HAL
TERPENTING DALAM PELATIHAN SEPAKBOLA,
MENGAJARKAN PERMAINAN DAN BUKAN
KEMENANGAN SEMATA DALAM SEMUA
TUJUANNYA.
BIARKAN ANAK-ANAK DI BERIKAN KEBEBASAN
SAAT BERMAIN SEPAKBOLA YANG DI
PERUNTUKAN BAGI PESEPAKBOLA USIA DINI
AGAR BERGAIRAH DAN MEMBERIKAN
PENGHARGAAN BAGINYA.
4

ORANG TUA, PELATIH DAN PENGURUS


BERSAMA MENDUKUNG PESEPAKBOLA CILIK
(BERKAIT DGN PANDUAN FIFA GRASSROOTS)
ORANG TUA AGAR SENANTIASA MEMBERI
DUKUNGAN DAN PERHATIAN TERHADAP ANAK
YANG MEMILIKI KEGEMARAN BERMAIN
SEPAKBOLA.
PELATIH PESEPAKBOLA GRASSROOTS LEBIH
MENGUTAMAKAN MEMBERIKAN BIMBINGAN
PADA SAAT ANAK-ANAK BERMAIN SEPAKBOLA
DARIPADA MEMBERIKAN INSTRUKSI, IA ADALAH
PELATIH PENDIDIK (COACH EDUCATOR).
PENGURUS LEBIH MENGEDEPANKAN CARA
PEMBINAAN YANG BERSIFAT PARENTING.
5

SEMUA PIHAK HARUS MEMBUAT


MEREKA SENANG

BUAT ANAK2 MAKIN MENYENANGI SEPAKBOLA.


ORANG TUA DI HARAPKAN SELALU SIAP MENDUKUNG
KEINGINAN ANAK2 UNTUK BERMAIN SEPAKBOLA.
PELATIH BEKERJA UNTUK MEMPERKENALKAN DAN
MEMBANGUN FONDASI PEMAIN DENGAN MEMBERIKAN
ASUPAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA DENGAN
BAIK DAN BENAR DENGAN CARA YANG MENYENANGKAN.
PENGURUS BERPERAN MENYIAPKAN FASILITAS DAN
MEMBANGUN SUASANA AGAR ANAK2 DAPAT SENANG
BERLATIH, MELAKUKAN KOMUNIKASI DENGAN PARA
ORANG TUA, MENUNJANG KERJA PELATIH AGAR DAPAT
MELAKSANAKAN TUGAS POKOK MELATIH DENGAN BAIK,
SUPAYA BISA MENGHASILKAN BINAANNYA MENJADI
SEORANG PEMAIN BERKUALITAS.
6

PENDEKATAN PELATIH USIA DINI


HARUS SELALU MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA SEMUA
ANAK DIDIKNYA, MENJALIN KOMUNIKASI HANGAT,
MEMBANGUN SUASANA GEMBIRA, BAIK SAAT BERLATIH
MAUPUN SAAT BERTANDING.
MEMBERIKAN KESEMPATAN BERMAIN DALAM BERBAGAI
POSISI.
MEMBERIKAN KELELUASAAN BERMAIN KEPADA SEMUA
PEMAINNYA, TIDAK MEMAKSA ANAK UNTUK BERMAIN
DALAM CARA TERTENTU ATAU HARUS MEMENANGKAN
PERTANDINGAN DENGAN SEGALA CARA.
BERMAIN UNTUK MENANG TETAPI KEMENANGAN BUKAN
TUJUAN SEMATA.
MEMBERIKAN KESEMPATAN BERMAIN KEPADA SEMUA
PEMAIN SAAT MENGIKUTI PERTANDINGAN.
7

BERI DUKUNGAN TERHADAP ANAK

BERSIAP MENUJU KE LAPANGAN

ANTAR ANAK KE LAPANGAN

10

MENDUKUNG ANAK

11

AYAH BERMAIN SEPAKBOLA


DENGAN ANAK DI HALAMAN

UNTUK MENAMBAH
LATIHAN SEPAKBOLA DI
LUAR JADUAL LATIHAN DI
SEKOLAH SEPAKBOLA,
SANG AYAH BISA
BERTINDAK SEBAGAI
PELATIH DI HALAMAN
RUMAH SENDIRI,
DENGAN MEMBERIKAN
LATIHAN MENIMANGNIMANG BOLA
(JUGLING).

12

AYAH MENGIKUTI ANAK


BERLATIH MENGGIRING
BOLA

SANG AYAH MENGIKUTI


ANAKNYA YANG SEDANG
BERLATIH MENGGIRING
BOLA DI LAPANGAN
TERBUKA, SANG AYAH
MENCOBA MEREBUT
BOLA YANG DI KUASAI
ANAKNYA DENGAN CARA
MENGEJAR SANG ANAK
UNTUK BERUSAHA
MEREBUT BOLA DAN
ANAKNYA BERUSAHA
MENJAUH AGAR BOLANYA
TIDAK BISA DI REBUT
SANG AYAH.
13

AYAH MELATIH ANAKNYA


AGAR BISA MEREBUT
BOLA DARI KAKINYA

SANG AYAH DI
LAPANGAN TERBUKA
MELATIH ANAKNYA
AGAR BISA MEREBUT
BOLA DARI KAKINYA
DALAM SUASANA
FUN ATAU GEMBIRA.

14

AYAH MEMBERIKAN
BIMBINGAN CARA
MELINDUNGI BOLA

SANG AYAH MEMBERIKAN


BIMBINGAN BAGAIMANA
CARANYA MENGGIRING
DAN MELINDUNGI BOLA
(SCREEN BALL), PADA
SANG ANAK DI LAPANG
TERBUKA.

15

ANAK WANITA BERLATIH


MELINDUNGI BOLA AYAH
COBA MEREBUT BOLA

ANAK WANITA BERLATIH


MELINDUNGI BOLA DI
LAPANGAN TERBUKA,
SANG AYAH MENCOBA
MENGGANGGU DAN
MEREBUT BOLA DARI KAKI
ANAK WANITANYA.

16

ANAK WANITA BERLATIH


MENGONTROL BOLA DI
BAWAH PERHATIAN AYAH

ANAK WANITA BERLATIH


MENGONTROL BOLA DI
LAPANGAN PINGGIR
SUNGAI, SANG AYAH
MEMPERHATIKAN CARA
SANG ANAK
MENGONTROL BOLA
DENGAN
MEMPERGUNAKAN KAKI
BAGIAN BAWAH.

17

AYAH BERLOMBA DENGAN


ANAKNYA UNTUK BERUSAHA
MENGUASAI BOLA

SANG AYAH DI LAPANGAN


TERBUKA BERLOMBA
DENGAN ANAKNYA
UNTUK BERUSAHA
MENGUASAI BOLA,
SAMBIL BERGEMBIRA
SIAPA CEPAT DIA DAPAT.

18

AYAH MEMBERIKAN
BIMBINGAN CARA
MENENDANG BOLA

SANG AYAH MEMBERIKAN


BIMBINGAN CARA
MENENDANG BOLA
KEPADA ANAKNYA, AGAR
DAPAT MENENDANG
DENGAN BAGIAN KAKI
YANG BENAR, KAKI YANG
MENJADI TUMPUAN,
ANCANG-ANCANG DAN
AYUNAN KAKI.

19

IBU DAN ANAKNYA


SALING BEREBUT BOLA
DALAM SUASANA FUN

GILIRAN SANG IBU


BERMAIN BOLA DENGAN
ANAKNYA DI HALAMAN
BELAKANG RUMAHNYA,
KEDUANYA SALING
BEREBUT BOLA DALAM
SUASANA GEMBIRA.

20

IBU DAN DUA ANAK


WANITANYA SALING
BEREBUT BOLA

KEMBALI GILIRAN SANG


IBU BERMAIN SEPAKBOLA
DENGAN DUA ANAKNYA,
BERTIGA SALING BEREBUT
BOLA, YANG LEBIH CEPAT
IA YANG AKAN
MENGUASAI BOLA
TERSEBUT.

21

IBU, KAKAK PEREMPUAN,


ANAK LELAKI DAN AYAH
BERMAIN SEPAKBOLA

GINI GILIRAN SATU


KELUARGA BERMAIN
SEPAKBOLA DENGAN
BERGEMBIRA DI
LAPANGAN TERBUKA,
SANG IBU, SANG KAKAK
PEREMPUAN DAN SANG
AYAH MENGEJAR SANG
ANAK LELAKINYA, YANG
SEDANG BERLARI
MENGGIRING BOLA
DENGAN CEPAT SUPAYA
TIDAK BISA DI REBUT DARI
KAKINYA.

22

PELATIH MEMBERIKAN
GAMBARAN APA YANG
HARUS DI LAKUKAN PEMAIN

PELATIH BERSAMA ANAK


DIDIKNYA, MEMBIMBING
DENGAN MEMBERIKAN
GAMBARAN APA YANG
HARUS DILAKUKAN PARA
PEMAIN SAAT DI DALAM
LAPANGAN PERMAINAN
MENGHADAPI LAWAN
BERMAINNYA, DENGAN
CARA SEDERHANA DAN
TETAP DALAM SUASANA
FUN ATAU BERGEMBIRA
SETIAP KALI BERTEMU
DENGAN ANAK DIDIKNYA.

23

PELATIH BERKOMUNIKASI
DENGAN PARA PEMAINNYA
MENJELANG BERMAIN

PELATIH SEPAKBOLA
GRASSROOTS HARUS
MELAKUKAN
KOMUNIKASI DUA ARAH
DENGAN ANAK-ANAK
DIDIKNYA DAN DALAM
BAHASA SEDERHANA
YANG MUDAH DI PAHAMI
ANAK-ANAK, MENJELANG
WAKTU BERMAIN
SEPAKBOLA.

24

KOMUNIKASI AKRAB HARUS


DI JALIN ANTARA PELATIH
DENGAN PEMAIN DIDIKNYA

KOMUNIKASI AKRAB HARUS


DI JALIN ANTARA PELATIH
DENGAN PEMAIN DIDIKNYA,
DI LAKUKAN DENGAN CARA
KOMUNKASI DUA ARAH
ATAU TIMBAL BALIK DI
ANTARA DUA PIHAK, AGAR
PELATIH DAPAT MENGETAHUI
DAYA SERAP PARA PEMAIN
CILIK TERHADAP PETUNJUKPETUNJUK YANG DI BERIKAN
KEPADANYA DAN SEKALIGUS
BISA MENGETAHUI JUGA
APA SAJA YANG DI INGINKAN
ANAK2 SAAT AKAN BERMAIN
SEPAKBOLA.

25

PELATIH MEMBERIKAN
PETUNJUK KHUSUS
TERHADAP SEORANG
PEMAIN

PELATIH MEMBERIKAN
PETUNJUK KHUSUS
SEBELUM BERMAIN
SEPAKBOLA TERHADAP
SEORANG PEMAIN,
MENGINGATKAN PEMAIN
TERSEBUT TENTANG HAL-HAL
YANG PERNAH DI LATIHKAN
KEPADA YANG
BERSANGKUTAN. DAN
KAITANNYA DENGAN ITU,
PELATIH MEYAKINKAN
BAHWA IA MEMILIKI
KEMAMPUAN UNTUK ITU,
LAKUKANLAH NAK DENGAN
PENUH PERCAYA DIRI.

26

PELATIH MEMBERIKAN
PETUNJUK DAN DORONGAN
SEMANGAT KEPADA PEMAIN

PELATIH DENGAN PENUH


KEHANGATAN SEDANG
MEMBERIKAN PETUNJUK
DAN DORONGAN
SEMANGAT KEPADA
PEMAIN DI DEPANNYA,
AGAR IA DAPAT BERMAIN
LEBIH BAIK DARI
SEBELUMNYA.

27

PELATIH SEDANG
MEMPERHATIKAN ANAK2
YANG SEDANG BERLATIH

SEORANG PELATIH HARUS


MEMPERHATIKAN
DENGAN BAIK KETIKA
ANAK DIDIKNYA SEDANG
BERLATIH TEKNIK DASAR,
AMBIL POSISI YANG TEPAT
UNTUK MEMBERITAHU
DAN MEMPERBAIKI CARA
MENENDANG ATAU
MENGONTROL BOLA, IA
HARUS BERKELILING
MENGAMBIL POSISI
MENDEKATI ANAK
DIDIKNYA SATU PERSATU.

28

PELATIH MEMBERI CONTOH


MENGGIRING BOLA KEPADA
ANAK DIDIKNYA

PELATIH SEDANG
MEMBERIKAN CONTOH
MENGGIRING BOLA ATAU
MEMPERAGAKAN TEKNIK
DASAR BERMAIN
SEPAKBOLA DENGAN
BAIK DAN BENAR KEPADA
ANAK DIDIKNYA, BUAT
MEREKA SENANG SAAT
BERMAIN SEPAKOLA (FUN
FOOTBALL).

29

PELATIH HARUS SELALU


DEKAT POSISINYA DENGAN
PEMAIN YANG SEDANG
BERLATIH MEMAINKAN BOLA

PELATIH MEMPERHATIKAN
PEMAIN YANG SEDANG
MENGGIRING BOLA SECARA
ZIG-ZAG MELALUI KONEKONE YANG DI PASANG.
PELATIH HARUS SELALU
BERPOSISI MENDEKAT KE
TITIK LATIHAN. SEHINGGA
MEMUDAHKAN KERJANYA
SAAT HARUS MENGOREKSI
GERAKAN YANG SALAH DAN
SEKALIGUS MEMPERBAIKI
DENGAN PETUNJUK DAN
CONTOH YANG BENAR.

30

PELATIH MEMBERIKAN
DORONGAN SEMANGAT,
IKUT BERMAIN BERSAMA
PARA PEMAIN

PELATIH BISA IKUT


BERMAIN BERSAMA
PEMAIN DIDIKNYA,
UNTUK MEMBERIKAN
DORONGAN KEPADA PARA
PEMAIN AGAR LEBIH
BERSEMANGAT LAGI
SAAT SEDANG BERMAIN
SEPAKBOLA, KHUSUSNYA
KETIKA MELAKUKAN
MITRA LATIHAN INTERNAL
DENGAN SESAMA PEMAIN
DI LINGKUNGAN TEMPAT
IA MELATIH

31

PELATIH BISA BERTINDAK


SEBAGAI KIPER SAAT PEMAIN
BERLATIH MENEMBAK KE
GAWANG

PELATIH JUGA BISA


BERTINDAK SEBAGAI
KIPER SAAT PEMAIN
BERLATIH MENEMBAK KE
GAWANG, HAL INI BISA
MENYENANGKAN ANAK
DIDIK, SEKALIGUS
MENGASAH KEMAMPUAN
MENEMBAK DAN
MENINGKATKAN
KEPERCAYAAN DIRINYA,
MANAKALA BOLA YANG DI
TENDANGNYA BISA
MASUK KE GAWANG
YANG DI JAGA OLEH SANG
PELATIHNYA.
32

PELATIH DENGAN SENANG


HATI IKUT BERGABUNG
MEMAINKAN BOLA DENGAN
ANAK DIDIK

PELATIH DENGAN SENANG


HATI BISA IKUT
BERGABUNG
MEMAINKAN BOLA
DENGAN ANAK DIDIKNYA
BERLATIH DI LAPANGAN.
MENGOLAH, MEMAINKAN
DAN MENJINAKAN BOLA.

33

BERBAGI AKSI FUN PEMAIN

34

BERBAGAI AKSI FONDASI PEMAIN

35

SELESAI DAN
TERIMA KASIH.

SUMBER :
1. GOOGLE IMAGES.
2. PANDUAN FIFA
GRASSROOTS.
3. CATATAN M. ACHWANI
TENTANG
GRASSROOTS &
YOUTH.
JAKARTA, 1 JANUARI 2015.
M. ACHWANI.
MANAJEMEN SPORT
UTAMA (MSU).
36