Anda di halaman 1dari 14

Fungsi dan Peran AFR dalam

Pelayanan Fisioterapi

Oleh :
Rendra Gita Aulia M.H.,SST.FT

Teori Aktifitas..

AFR konsep dasar bahwa manusia secara


alamiah terlibat dalam kegiatan dan di dalam
proses keterlibatan itu akan diperoleh kesehatan
dan kesejahteraan.
Aktifitas sangat bermanfaat untuk pemeliharaan
kesehatan bagi mereka yang sehat dan
pemulihan bagi mereka yang sakit atau cacat.
Dengan kesibukan dalam kegiatan yang
bertujuan dan bermanfaat dapat memberikan
perubahan dalam perilaku maupun daya guna
dari pola disfungsional, AFR sebagai fasilisator
dalam proses perubahan.

1.
2.

3.

Disfungsi (mental dan kaku fisik) dapat berubah,


disesuaikan menuju ke fungsional melalui
aktifitas. Kekhasan AFR ada pada aktifitas,
dengan dasar keyakinan bahwa :
Aktifitas merupakan karakter dan perlu didalam
keberadaan manusia.
Pola aktifitas yang spesifik secara kultural dapat
diketahui dan dimengerti dengan jalan
memperbandingkan dengan apa yang berlaku
dikelompok sosiokultural yang lain.
Dengan mempelajari pola aktifitas individual
yang ada dibeberapa kelompok tersebutdapat
ditemukan pola mana yang diterima dan mana
yang tidak.

4. Individu dapat menemukan jalan hidup


mereka secara memuaskan apabila dapat
menjalankan satu set aktifitas yang diakui
oleh kelompoknya dan juga dapat
memenuhi
kebutuhan/keinginan
pribadinya.
5. Yang pola-pola aktifitasnya dapat
disamakan dengan fungsi (kegunaannya)
6. Yang mana aktifitas-aktifitas itu sendiri
secara
sistematis
dipilih
dan
dikombinasikan dalam pola pada setiap
individu dan akan bermanfaat dengan
tujuan pengembangan dan pemulihan
fungsi.

Konsep Dasar Aktifitas

Tahun 1983 telah disepakati dalam Konggres


Persatuan AFR se-Amerika tentang arti dari
aktifitas dalam kaitannya dengan AFR.
Aktifitas adalah suatu tugas atau pengalaman
dimana seseorang aktif terlibat didalamnya.
Keterlibatan dalam aktifitas akan membutuhkan
koordinasi antara fisik,sistem emosional serta
sistem kognitif seseorang.Apabila seseorang
terlibat dalam suatu aktifitas akan mengarah
perhatiannya kepada aktifitas itu lebih daripada
proses internal yang dibutuhkan untuk mencapai
keberhasilan aktifitas tersebut.
Aktifitas dipengaruhi oleh peran seseorang
dalam kehidupannya serta mempunyai arti yang
unik untuk setiap orang.

Konsep Dasar Aktifitas

Aktifitas yg termasuk didalam modalitas AFR


adalah aktifitas yang mengandung tujuan terapi,
antara lain :

1. Perkembangan dan pemeliharaan kekuatan,


ketahanan, toleransi kerja, ROM dan koordinasi.
2. Mempraktekkan pengguna gerakan volunteer
maupun refleks dalam tugas/kagiatan terarah.
3. Mengandung gerakan-gerakan untuk melatih
bagian tubuh yang sakit.

4. Untuk mengeksplorasi potensi yang


bersifat vocational atau melatih skill yang
dibutuhkan dalam penyesuaian kerja.
5. Meningkatkan fungsi sensasi, persepsi
dan cognisi.
6. Meningkatkan keterampilan sensasi
sosialisasi serta pengembangan emosi.
Keunikan disini terletak dalam penekanan
pada kegunaan yang sangat luas dari
aktifitas bermanfaat yaitu termasuk
hastakarya dan seni, olahraga dan
rekreasi, bermain, pemeliharaan diri,
pengelolaan rumah tangga serta kegiatan
kerja.

Kapasitas Fisik.

1.
2.
3.

4.

Secara sederhana yang dimaksud dengan kapasitas


fisik adalah kondisi yang tersedia dan dimiliki oleh
individu yang potensial untuk melakukan kemampuan
fungsional yang dipengaruhi oleh sistem dan sub
sistemnya dimana komponennya berurutan secara
berjenjang dimulai dari sel, jaringan, organ sampai
sistem tubuh. Berdasarkan fungsi dan sudut pandang
Fisioterapi maka kapasitas fisik dapat dikelompokkan
menjadi :
Aspek motorik
Aspek sensorik
Aspek kognitif
Aspek psikologik

Kemampuan Fungsional.

1.

2.
3.

kemampuan fungsional adalah suatu kemampuan


seseorang untuk menggunakan kapasitas fisik yang
dimiliki guna memenuhi kewajiban hidupnya, yang
berintegrasi/berinteraksi dengan lingkungan dimana ia
berada.
Kewajiban hidup seorang individu terdiri atas :
Kewajiban melaksanakan aktifitas kehidupan seharihari
kewajiban melaksanakan aktivitas produktif
kewajiban melaksanakan aktivitas rekreasi

Kewajiban melaksanakan aktifitas kehidupan


sehari-hari..

Aktifitas kehidupan sehari-hari ialah suatu


aktifitas yang meliputi :
- kegiatan perawatan diri,
- memelihara lingkungan hidupnya dan,
- prilaku yang bermanfaat bagi dirinya sendiri.

kewajiban melaksanakan aktivitas produktif

Aktifitas produktif adalah semua bentuk aktivitas


baik yang menghasilkan bentuk jasa ataupun
komoditi yang digunakan oleh orang lain
sehingga dapat memberikan peningkatan
kemampuan, ide, pemenuhan kebutuhan, dll.

kewajiban melaksanakan aktivitas rekreasi .

Aktivitas rekreasi adalah semua bentuk aktivitas


yang dilakukan pada waktu senggang dan
membuat pelakunya menjadi lebih gembira dan
dapat menikmati aktivitas tersebut.

Fungsi AFR dengan Fisioterapi..

Aktifitas dapat memenuhi banyak kebutuhan dan


keinginan dari suatu individu, serta penting untuk
perkembangan fisik maupun psikososialnya.
Perubahan pola aktifitas dapat merubah dari
disfungsional dari suatu individu.
Individu mampu mengadakan perubahan dan ingin
perubahan.
Perubahan dilakukan melalui motorik, kognitif dan sosial
learning.
Aktifitas harus dianalisis untuk menentukan karakter, arti
aktifitas itu sendiri bagi individual serta potensi sebagai
alat perubahan.
Analisis harus dapat menghasilkan informasi mengenai
kegunaan serta penerapan aktifitas sebagai strategi
intervensi.

SEKIAN

& TERIMAKASIH