Anda di halaman 1dari 34

HERPES ZOSTER OFTALMIKUS

ILUSTRASI KASUS

IDENTITAS PASIEN

Nama
Usia
Alamat
Pekerjaan
Jenis Kelamin
No. RM

: Ny. I
: 44 tahun
: Bandung
: Pedagang
: Perempuan
: 4948xx

ILUSTRASI KASUS
Keluhan Utama :
Timbul bercak berwarna merah dan
berkelompok disertai rasa gatal didahi kanan
sejak 4 hari SMRS.

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG


Pasien mengaku timbul bercak merah dan
berkelompok disertai rasa gatal dan nyeri didahi kanan sejak 4
hari SMRS. Keluhan didahului oleh demam dan sakit kepala
sebelah kanan yang hebat seperti ditusuk-tusuk. Pasien
mengatakan pernah merasa tebal dan berdenyut pada dahi
sebelah kanannya, sehingga tidak bisa merasakan perabaan.
Bercak merah tersebut menyebar sampai ke kulit kepala
sebelah kanan, dan terasa gatal. Pasien mengaku tidak pernah
menggaruknya, hanya di elus-elus saja.
Awalnya pasien mengaku kelopak mata sebelah
kanannya tiba-tiba gatal, merah, lalu bengkak sejak 1 minggu
SMRS. Mata sebelah kanan pasien juga berair, dan
mengeluarkan cairan kental, dan merasa perih. Pasien tidak
mengeluhkan adanya keluhan kulit di bagian lain.

Riwayat kontak dengan sesuatu zat atau bahan


sebelumnya pada mata kanan (-).
Pasien sudah berobat ke Sumber Sehat dan
diberi salep yang tidak diketahui namanya
untuk matanya.

Riwayat Penyakit Dahulu :


Tidak ada riwayat penyakit seperti ini
sebelumnya.
Riwayat cacar air sebelumnya saat pasien
duduk di bangku SD.
Riwayat Penyakit Keluarga :
Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti
ini.
Anak laki-laki pasien menderita penyakit cacar
air 1 bulan yang lalu.

PEMERIKSAAN FISIK
STATUS GENERALIS
Keadaan Umum : Tampak sakit sedang
Kesadaran
: Composmentis
Status Gizi
: Baik
Pemeriksaan Thoraks : Dalam batas normal
Pemeriksaan Abdomen : Dalam batas normal

STATUS DERMATOLOGIS
a) Distribusi
b) Ad Regio
c) Lesi

d) Efloresensi

: Regional
: Dahi kanan, kelopak atas mata
kanan
: multiple, diskret, batas tegas,
bentuk bulat tidak teratur,
ukuran miliar sampai lentikular
0,1 - 0,3 cm, menimbul dari
permukaan kulit, kering
: Papula dan Vesikel yang eritem

RESUME
Wanita, berusia 44 tahun, timbul bercak
kemerahan yang berkelompok disertai nyeri dan
gatal di dahi kanan sejak 4 hari yang lalu.
Keluhan didahului dengan sakit kepala sebelah
kanan yang hebat seperti ditusuk-tusuk.
Awalnya timbul kemerahan dan vesikel
di
kelopak atas mata kanan sejak seminggu yang
lalu. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit cacar
sebelumnya.

DIAGNOSIS KERJA:
Herpes Zoster Ophtalmicus
USULAN PEMERIKSAAN
Test Tzank

PENATALAKSANAAN :
Edukasi istirahat cukup, jangan digaruk,
kontrol mata
Acyclovir
Metilprednisolon
As. Mefenamat
Cream Gentamicin

PROGNOSIS

Quo Sanationam : dubia ad bonam


Quo ad vitam
: dubia ad bonam
Quo ad kosmetikum : dubia ad bonam
Quo ad functionam : dubia ad bonam

TINJAUAN PUSTAKA
HERPES ZOSTER

DEFINISI
Herpes Zoster adalah penyakit yang
disebabkan oleh infeksi virus varisela zoster
yang menyerang kulit dan mukosa, infeksi ini
merupakan reaktivasi virus yang terjadi setelah
infeksi primer.

EPIDEMIOLOGI
Dari 1024 kasus penyakit mata luar, 25 kasus
merupakan HZO.
Dari semua kasus herpes zoster 8,2-56%
melibatkan N.V(I).

FAKTOR PREDISPOSISI
Kondisi Imunocompromise (penurunan imunitas sel T)

Usia tua
HIV
Kanker
Kemoterapi

Faktor reaktivasi

Demam
Sinar UV
Udara dingin
Penyaki sistemik
Stres dan emosi
Trauma lokal

PATOGENESIS
Pada herpes zoster oftalmikus virus varisela zoster
menyerang ganglion Gasseri cabang pertama nervus
trigeminus, yaitu nervus oftalmikus.

Infeksi herpes zoster:


Reaktivasi setelah infeksi primer (pada orangorang dengan riwayat varisela)
Aerogen

Masa Inkubasi : 7-12 hari.


Masa aktif (lesi-lesi baru masih muncul)
: seminggu
Masa resolusi : 1-2 minggu.

GEJALA KLINIS
Berlangsung 1-4 hari

Nyeri pada daerah


dermatom
Gejala Prodormal
Gatal, kesemutan, panas,
pedih, nyeri tekan,
hiperestesi, sampai rasa
ditusuk-tusuk.
Gejala konstitusi:
malaise, sefalgia,
rangsang meningeal,
nausea

Sifatnya segmental dan


terus-menerus/hilangtimbul

Papul
(12-24 jam)

Unilateral

Vesikel
(3 hari)

Erupsi Kulit
Lesi Makula
eritroskuamosa

Pustul

(7-10 hari)

Krusta
(2-3 minggu)

KLASIFIKASI
A. Herpes Zoster Oftalmikus
disebabkan oleh infeksi cabang pertama
nervus trigeminus, sehingga menimbulkan
kelainan pada mata, di samping itu juga cabang
kedua dan ketiga menyebabkan kelainan kulit
pada daerah persarafannya.

B. Sindrom Ramsay Hunt


diakibatkan oleh gangguan N. Fasialis dan
otikus gejala paralisis otot muka (Bells Palsy),
kelianan kulit sesuai dengan tingkat persarafan,
tinitus, vertigo, gangguan pendengaran,
nistagmus, nausea, dan gangguan pengecapan.

C. Herpes Zoster Abortif


berlangsung dalam waktu yang singkat dan
kelainan kulitnya hanya berupa berbagai vesikel
dan eritem.
D. Herpes Zoster Generalisata
Kelainan kulit unilateral, segmental, dan
menyebar secara generalisata berupa vesikel
yang soliter dan ada umbilikasi.

E. Neuralgia Pascaherpetik
rasa nyeri yang timbul pada daerah bekas
penyembuhan lebih dari sebulan setelah penyait
sembuh.
- Nyeri dapat berbulan-bulan tahun
- > Usia 40 tahun

KOMPLIKASI
Neuralgia pascaherpetik
Vesikel ulkus dengan jaringan nekrotik
Herpes zoster oftalmikus ptosis paralitik,
keratitis, skleritis, uveitis, korioretinitis,
neuritis optik.
Paralisis motorik

PENATALAKSANAAN

Istirahat
Antiviral
Analgetik
Nerotropik
Jika ada inf.sekunder Antibiotik

DIAGNOSIS BANDING
Herpes simpleks
Varisela, biasanya lesi menyebar sentrifugal,
selalu disertai demam.
Impetigo vesikobulosa, lebih sering pada anakanak, dengan gambaran vesikel dan bula yang
cepat pecah dan menjadi krusta.

PROGNOSIS
Pada herpes zoster oftalmikus prognosis
bergantung pada tindakan perawatan secara
dini.