Anda di halaman 1dari 23

Rolling process & defect

Nondestructive test
Rizki Fauzi
113030026

Proses pengerolan (Pencanaian)


Rolling atau pencanaian adalah proses reduksi atau pengurangan luas penampang
atau pengurangan ketebalan atau proses deformasi dimana ketebalan benda kerja
direduksi dengan menggunakan gaya tekan dan menggunakan dua buah roll atau
lebih. Roll berputar untuk menarik dan menekan secara simultan benda kerja yang
berada diantaranya.

http://blogriyani.blogspot.com/2012/07/rolling-mill-machine-a

Proses-proses Rolling
Berdasarkan temperatur kerjanya proses pengerollan dikelompokan
menjadi 2 proses, yaitu;
1) Pengerolan Panas (Hot Rolling)
2) Pengerolan Dingin ( Cold Rolling)
Jenis pengerolan yang banyak dijumpai ada 2 proses yaitu;
1) Flat rolling (Pengerollan datar)
2) Shape rolling (Pengerollan bentuk)

Pengerolan panas (Hot Rolling)


Hot rolling adalah operasi pencanaian yang dilakukan pada
temperature yang lebih tinggi daripada temperature rekristalisasi.

Pada proses Hot rolling, deformasi tidak menyebabkan terjadinya


penguatan logam. Tegangan alir bahan akan semakin kecil dengan
semakin tingginya temperature operasi. Energy deformasi yang
dibutuhkan menjadi lebih kecil pada temperature lebih tinggi.
Dengan demikian, deformasi dapat dilakukan pada benda kerja yang
berukuran relative besar dengan total deformasi besar.

Struktur Mikro Hot Rolling

Pengerolan dingin (Cold Rolling)


Cold rolling adalah operasi pencanaian yang dilakukan pada
temperatur kamar atau di bawah temperature rekristalisasi.

Cold rolling umumnya dilakukan setelah proses rolling panas. Rolling


dingin menyebabkan terjadinya mekanisme penguatan pada benda
kerja yang dikuti dengan turunnya keuletan. Benda kerja menjadi
lebih kuat, lebih keras dan lebih rapuh. Pada proses pencanaian
dingin, tegangan alir benda kerja menjadi semakin meningkat.

Struktur Mikro Cold Rolling

Proses Pengerolan Panas


Advantage

Disadvantage

Proses Pengerolan Dingin


Advantage
tidak dibutuhkan
pemanasan
Permukaan yg lbh
baik
Ketelitian yg lbh
baik
Ukuran lebih
seragam

Kekuatan tariknya
akan lbh baik

Disadvantage
Gaya Pembentukan yang
dibutuhkan Lebih Besar
Semakin getasnya logam yang
dideformasi

Bahan dasar
Material yang digunakan dalam proses Rolling merupakan
Cast steel ingot yang baru mengalami solidifikasi seperti:
Bloom: mempunyai penampang melintang segi
empat atau bujur sangkar dengan ketebalan lebih
besar dari 6 inches dan lebarnya 2x tebal.
Billet: biasanya lebih kecil dari bloom, penampang
lintang bujur sangkar atau lingkaran. Dibuat dengan
beberapa kali forming seperti rolling atau extrusi.
Slab: segiempat utuh dengan lebar penampang 2x
tebal. Slab dapat diproses lebih lanjut menjadi
plate, sheet, atau strip
Jenis material yang di roll:
Ferrous : Baja Karbon, Baja Paduan, Baja Tahan
Karat
Nonferrous : termasuk paduan aluminium, paduan
tembaga, paduan titanium, dan paduan dasar nikel.

Flat rolling
Flat rolling adalah pengerolan terhadap benda kerja untuk memperoleh hasil rol
yang memiliki permukaan datar.

(a) Skematik pengerolan datar (flat rolling). (b) Gaya gesek yang terjadi pada
permukaan roll dengan benda kerja. (c) Gaya pengerollan, F, dan torsi yang
bekerja pada kedua roll. Lebar w benda kerja akan bertambah selama proses
pengerolan berlangsung.

Shape rolling
Shape rolling adalah pengerolan terhadap benda kerja untuk
memperoleh hasil rol yang memiliki penampang dengan bentuk
tertentu.

Jenis shape rolling


a. Roll Forging (cross rolling)
Adalah proses pembentukan bahan pada roll yang berprofil
(mempunyai groove) sehingga produk akhirnya akan mempunyai
profile sesuai cetakannya
Contoh aplikasinya adalah tapered shaft, leaf spring

Jenis shape rolling


b. Skew Rolling
Kawat berdiameter dimasukkan kedalam sepasang roll yang
berprofil dan berputar. Kawat ini kemudian dibentuk sesuai profil
menjadi produk berbentuk bola
Atau jenis lain adalah proses compression batang silindris yang
cetakannya berbentuk setengah bola, sehingga hasil compressionnya
menjadi bentuk bola. Skew Rolling banyak digunakan pada
pembuatan ball untuk bearing.

Jenis shape rolling


c. Thread Rolling
Pembuatan thread (ulir) dengan cara meletakkan poros pada dies
yang mempunyai permukaan berprofil. Selanjutnya dies akan
memberikan gaya compressive sehingga permukaan poros
membentuk profil berupa thread

Konfigurasi Mesin Roll

2 - High Nonreversing
merupakan pengerol logam dua tingkat dan jenis yang paling
sederhana, namun material hanya lewat sekali saja

2 High Reversing
merupakan pengerol logam bolak-balik dua tingkat dan
mempunyai kecepatan yang lebih baik dari jenis yang sebelumnya.
Namun jenis roll ini memerlukan penghentian mesin untuk
membalik putaran.

3 - High
merupakan pengerol logam tiga tingkat. Roll ini mengeliminasi
kelemahan dari roll dua tingkat , namun diperlukan perangkat
tambahan untuk menaikkan atau menurunkan material, yaitu
digunakan manipulator mekanis untuk memutar atau menggeser
material.

4 - High
merupakan pengerol logam empat tingkat. Roll diameter lebih
kecil menghasilkan panjang kontak yang lebih pendek untuk
pereduksian yang sama, sehingga diperlukan gaya yang lebih kecil
dan energi yang lebih sedikit. Penampang lebih kecil mengurangi
kekakuan, dan roll cenderung melengkung sehingga perlu ditopang
dengan roll diameter besar.

Cluster
Menggunakan empat rol pendukung dengan dua rol yang
berhubungan langsung dengan bendakerja dimana diameternya
lebih kecil dibandingkan mesin rol tingkat empat, digunakan untuk
pengerol logam tipis menjadi tipis lagi.

Defect (cacat proses pengerolan)


Pada proses Pengerolan ada berbagai macam cacat, yaitu;
a)

Cacat bergelombang (wavy edges), dimana cacat ini terjadi kerena


ketidakkonsistensian kecepatan yang diberikan saat proses
rooling dilakukan.

b)

Cacat retak tengah (zipper cracks in the center of the strip), dimana
cacat yang terjadi akibat beban pengerolan yang dilakukan terlalu
banyak di bagian tengah.

c)

Cacat retak pinggiran (edge cracks), dimana terlalu banyak beban


pengerolan di bagian pinggiran.

d)

Cacat Pembelahan (Alligatoring). Terjadinya karena ada ikatan


lembaran akibat salah satu bagian roll lebih tinggi atau lebih
rendah dibandingkan dengan celah roll.

TERIMAKASIH