Anda di halaman 1dari 18

Anastesi lokal

Dr.Dorlina Nainggolan

Anastesi lokal
Suatu obat yang menghambat
propagasi sinyal sepanjang jalur
saraf di dalam area yang spesifik di
dalam tubuh secara reversibel.

Sejarah
Obat anestesi lokal yang pertama adalah kokain,
ditemukan tahun 1860s oleh seorang Jerman,
Albert Niemann, dan diisolasi dari daun koka.
Penggunaan klinik pertama kali oleh Sigmund
Freud 1884 . Freud dan Karl Kollar yang
mengumumkan efek anestesi. Kollar pertamakali
memperkenalkan dalam ophthalmology sebagai
salep topikal. Pada saat yang sama Dr.William
Stewart Halsted menjelaskan injeksi kokain ke
dalam saraf sensorik punggung untuk
menginduksi anestesi untuk operasi.

Struktur anestesi lokal


Ada dua jenis anestesi yaitu aminoesters dan amino-amides. Semua
anestesi adalah basa lemah dan aktif
dalam bentuk kation.
2
1

4
3

1:Aromatic ring
2:Ester or Amide linkage
3:Hydrocarbon chain
4:Tertiary Amine group

Ester
Contoh : cocaine, procaine, tetracaine

Dihidrolisa di dalam plasma oleh pseudo


cholinesterase. Salah satu metabolitnya
paraaminobenzoic acid, hal inilah
merupakan alasan kenapa golongan ini
menimbulkan reaksi alergi.

Amida
Contoh : lidocaine,
mepivicaine, prilocaine,
bupivacaine

Obat-obat ini
dimetabolisme di dalam
hati (CYP.450) menjadi
bahan inaktif. Umumnya
anestesi golongan ini
tidak menimbulkan reaksi
alergi

Prilocaine

Mekanisme kerja anestesi lokal


Anestesi lokal bekerja terutama
menghambat influks natrium melalui
saluran ion spesifik di sitoplasma saraf
Ion sodium tidak dapat masuk ke dalam
sel,sehingga ion potasium tidak mengalir
ke luar sel, dengan demikian mencegah
terjadinya depolarisasi saraf.

Mekanisme kerja anestesi lokal


Anestesi masuk pd sisi axioplasmik dan
menempel pada reseptor di tengahtengah saluran ion.

Faktor-faktor yang mempengaruhi


efek anestesi lokal
pH
Bentuk kation berikatan pada reseptor. Bentuk tak bermuatan
menembus mebran. Efikasi obat dapat diubah dengan
mengubah pH ekstraseluler atau intraseluler
pH rendah: bentuk ionisasi >>, dan tidak dapat menembus
mebran
Penambahan sodium bicarbonat , non ionisasi >>

Faktor-faktor yang mempengaruhi


efek anestesi lokal
Lipofilisitas
Kelarutan dalam lemak tampaknya
penentu utama dalam potensi anestesi.
Bahan dengan kelarutan lemak yang tinggi
lebih mudah menembus membran saraf.
Artinya lebih sedikit molekul yang
dibutuhkan untuk menghambat blokade
ion sodium. Hal ini berperan untuk
menambah potensi.

Vasokonstriktor
Konstriksi pembuluh darah dan memperlambat
absorpsi anestesi, sehingga darah yang masuk
sedikit dan juga yang keluar dari tempat lokasi
yang dianestesi.

Cara/ tehnik pemberian

Topikal
Infiltrasi
Epidural
Spinal

Topikal Anestesi
Memberikan anestesi ke membran
mukosa atau kulit. Mengatasi gatal,
terbakar dan sakit permukaan, contoh:
sengatan matahari.

Infiltrasi
Injeksi anestesi lokal secara langsung
untuk memblok ujung saraf di bawah kulit
atau jaringan sub kutaneus. Digunakan
terutama untuk operasi. Contoh. Dapat
mengisi rongga.

Epidural
Menginjeksikan
anestesi lokal secara
langsung ke dalam
ruang eppidural, yang
,menutupi spinal cord.

Spinal anestesi
Anestesi diinjeksikan
ke dalam ruang
subarachnoid spinal
cord

Toksisitas anestesi lokal


Hypersensitivity seseorang yang alergi
terhadap satu jenis anestesi dapat juga
tidak alergi terhadap obat lain (1%).
Hati-hati metabolit golongan ester
Rash
Bronkospasme

Toksisitas
SSP: jika absorpsi ke sirkulasi sistemik dalam
jumlah besar, dapat terjadi eksitasi (tremor,
kejang ), dan jika absorpsi dalam jumlah sangat
tinggi dapat menyebabkan depresi(koma, henti
nafas dan kematian)
KVS: jika absorpsi ke sirkulasi sistemik dalam
jumlah besar dapat menyebabkan depresi KVS
(depresi miokardial, vasodilatasi, hipotensi, dan
kolaps sirkulasi)