Anda di halaman 1dari 18

NYERI KEPALA

Oleh : dr. Dwi Kartika Sari


Dokter Internsip Puskesmas Balong, Ponorogo

Identitas pasien
Nama
Usia
Jenis kelamin
Alamat
Pekerjaan

SOCRATES
SITE dimana letak nyerinya?
ONSET kapan terjadinya?

mendadak/progresif?
CHARACTER sifat nyeri : spt ditusuk,
panas spt terbakar dll
RADIATION nyeri menjalar/tdk? penjalaran
kemana?
ASSOCIATIONS apakah nyeri
berhubungan dgn gejala lain?

TIME COURSE apakah nyeri mengikuti


pola ttt? Misal : nyeri kepala setiap mlm hari
EXACERBATING/RELIEVING FACTORS

faktor-faktor yg
memperberat/memperingan
SEVERITY seberapa buruk nyerinya?

Klasifikasi
Nyeri kepala primer tanpa penyakit yang
mendasari
Nyeri kepala sekunder ada penyakit yang

mendasari

SIGNS & SYMPTOMS


UNILATERAL

CLUSTER
HEADACHE

sign
Kemerahan pd mata
di sisi yg sakit, mata
berair
Mata pd sisi yg sakit
tampak bengkak
Ukuran pupil
mengecil (sering tdk
terlalu jelas)

MIGREN
-berdenyut-denyut
-dpt didahului dgn aura (aura visual, aura sensorik).
-mual, muntah, fotofobia, fonofobia
-memburuk dgn aktivitas fisik
-No specific sign
symptoms
Nyeri kepala hebat terutama di sekitar mata dan bisa
menjalar ke wajah, bahu & leher
Perasaan tercabik-cabik/panas di sisi yg mengalami
nyeri kepala
Nyeri kepala datang berulang sesuai siklus tertentu,
biasanya sakit terjadi di tengah malam saat pasien
sedang tertidur. Serangan biasanya terjadi pd waktu
yg sama
Pasien jg dpt mengalami mual, muntah, fotofobia,
fonofobia, aura

BILATERAL

Tension Type
Headache (TTH)
Rasa tertekan (terikat) yg konstan, kepala spt diikat dgn
tali
Nyeri yg muncul seringkali bilateral
Rasa nyeri menjalar dr mata ke dahi lalu ke atas telinga
sampai ke bagian belakang leher, hingga ke pundak
No specific sign
Iritasi Meninges

Meningitis

sign
Demam
Kaku kuduk
Perubahan status mental
Papil edema
Meningeal sign (+) : kaku
kuduk, brudzinski, kernig

symptoms
Nyeri kepala difus
Mual
Muntah
Fotofobia
Konvusi

UNILATERAL
ATAU
BILATERAL

LESI DESAK RUANG


INTRAKRANIAL
sign
Kelumpuhan nervus III
(okulomotoris), IV
(troklearis), VI (abdusen)
Reflex patologis positif di
kedua sisi
Kejang fokal / general

NYERI KEPALA
PASCA TRAUMA

1. Tumor
2. Abses serebri
sifat : berdenyut; intermiten; nyeri
memberat saat bersin, mengejan,
batuk
Muntah : proyektil, terutama pagi hari
Pengelihatan kabur
Diplopia
Gangguan perilaku : hilang ingatan,
konsentrasi menurun, kesulitan bicara,
peningkatan frekuensi tidur
Gangguan kesadaran
symptoms

Trauma
kepala
sign
Hematom
Jejas

symptoms
Nyeri kepala (dapat difus
atau lokal)
Gangguan ingatan

UNILATERAL
ATAU
BILATERAL
(cont)

Arthritis temporalis

sign

Demam
Pd palpasi kepala, a.
temporalis mjd menonjol,
dgn atau tanpa pulsasi
Daerah temporal terasa
empuk
pulsasi pembuluh darah
di sel tubuh

Referred pain

Peradangan pd arteri
(khususnya a. temporalis,
cabang dr a. karotis). Penyebab
blm diketahui, didiga ada respon
imun yg salah
Nyeri kepala
Nyeri pd rahang yg hilang timbul
Pandangan kabur
symptoms
Diplopia
Pendengaran berkurang atau tinnitus
Hipersensitivitas kulit kepala, rasa
nyeri bila menyentuh kulit kepala

Infeksi gigi
Sinusitis

sign
Sakit gigi, nyeri pada sinus

Caries gigi. Nyeri ketuk


sinus
symptoms

Other signs

sign
Demam
Kaku kuduk
Perubahan status mental
Papil edema
Meningeal sign (+) : kaku
kuduk, brudzinski, kernig

KAKU KUDUK

Stroke
hemoragik

Perdarahan
subarachnoid
Trauma
kepala
sign
Hematom
Jejas

Meningitis
symptoms
Nyeri kepala difus
Mual
Muntah
Fotofobia
Konvusi

Hemiparesis sign
kesadaran
Afasia
Refleks patologis
(+)
TD

symptoms
Nyeri kepala
Gangguan ingatan
Muntah
Kejang
Gangguan kesadaran

Nyeri kepala
Onset mendadak
Disartria (gangguan
artikulasi)
Dpt disertai muntah
symptoms

Tetanus
Lockjaw
Tanda dan gejala :
Kesulitan
membuka mulut
Bukaan mulut
menjadi semakin
kecil
Sulit mengunyah
dan menelan
Sakit pada sendi
apabila rahang

Sign

Symptoms

-Febris / afebris
-Lockjaw
-Spasme otot leher
-Opistotonus
-Spasme otot abdomen
-Instabilitas sistem saraf
autonom : takikardi, HT

-Kesulitan menelan
-Berkeringat
-Berkemih & defekasi yg sulit
dikontrol
-Spasme otot yg terasa nyeri,
biasanya dipicu oleh cahaya,
suara bising, sentuhan fisik

Dislokasi sendi temporomandibular


Inflamasi otot dan jaringan di sekitar kawasan sendi,
misal :
Tumbuhnya gigi molar III yg terperangkap timbul
radang di jaringan sekitar
Abses peritonsil
Efek ekstrapiramidal. Paling banyak pada penggunaan
obat-obatan neuroleptik (obat antipikotika :
klorpromazin, fluopenazin, trifluoperazin, haloperidol
dll)

Poisioning
Opisthotonus
Suatu bentuk
spasme dimana
kepala, leher dan
os. Vertebra
melengkung ke
belakang

Meningitis spinal
meningitis

Efek ekstrapiramidal yg
jarang.

Tetanus
c. Tetani
neurotoxin
Kernikterus
Sindroma neurologik yg terjd akibat
penumpukan bilirubin tak
terkonjugasi di otak

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai