Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN KASUS

MALARIA VIVAX
OLEH :
Eka Sepriani S.Ked
Pembimbing :
Dr. H. Azwar Djauhari

Status
Pasien

STATUS PASIEN
Identitas
Pasien

Nama
:
An. Riko
Umur
:
12 tahun
Jenis Kelamin
:
Laki 2
Alamat
:
Belakang RS Kambang RT 16 no 21

Latar Belakang Sosioekonomi-demografilingkungan-keluarga

Status Perkawinan
Jumlah anak/saudara
Status ekonomi keluarga

:
:
:

2 bersauadara
Kurang

Kondisi Rumah
Rumah terbuat dari papan, Didalam rumah tersebut terdapat ruang tamu
dengan 3 buah jendela berukuran 50 cm x 70 cm dan 50 cm x 40 cm, 1
pintu berukuran 200 cm x 45 cm. Terdapat 3 buah kamar tidur dengan
kamarnya berukuran antara 2x3m2. Lantai rumah os terbuat dari semen,
penataan alat atau perabot rumah tangga tidak tertata dengan rapi.
Dapur tempat ibu os memasak tidak begitu luas. Di belakang dapur
terdapat kamar mandi, didepan pintu kamar mandi tampak gantungan
pakaian habis pakai. Tidak ada sumur di rumah os, sumber air berasal
dari PAM dan air hujan yang di gunakan untuk mencuci dan memasak
namun untuk air minum, sehingga banyak ditemukan ember penampung
air dibelakang rumah pasien. Pasien menggunakan fasilitas air minum isi
ulang.

Kondisi Rumah

Rumah berdinding papan, berlantai semen.


Dengan 3 jendela dan 1 pintu

Gantungan baju habis pakai dirumah


pasien.

Tempat penampungan air pasien yang


tidak ditutup,

Kondisi lingkungan keluarga

cukup baik tinggal di daerah padat penghuni, bagian depan


rumah tampak bersih

Aspek
Psikologis
di Keluarga

Baik Pasientinggal
bersama kedua orang
tuadengan pernikahan yang
sah serta satu kakak kandung,
antar sesama hidup saling
rukun.

Anamnesa

Keluhan
utama

Keluhan
Tambahan

Demam yang tidak


turun setelah 3 hari
minum obat dari PKM

Nyeri ulu hati, mual,


muntah

Autoanmnesa
& Alloanamnesa

Riwayat
Penyakit
Sekarang

6 hari yll pasien demam terus menerus,


menggigil +, berkeringat +, kejang -,
penurunan kesadaran -, batuk -, pilek -
pasien berobat ke PKM
3 hari setelah minumobat dari PKM Demam
belum hilang, menggigil +, berkerimgat +,
nyeri ulu hati +, mual+, muntah +, nyilu
pada sendi -,kejang-, mimisan-, gusi berdarah -,
BAK dan BAB TAK.

Riwayat
Penyakit
Dahulu

Riwayat sakit seperti ini sebelumnya disangkal


Riwayat pernah tranfusi darah disangkal.
Tinggal didaerah endemic malaria +

PEMERIKSAAN FISIK

Vital sign
Keadaan sakit : tampak sakit sedang
Kesadaran
: compos mentis
Suhu
: 38,8 C
Nadi
: 92 x/menit
Pernafasan
: 20 x/menit
TD
: 110/70

Leher

Status Generalisata
Kepala
Mata
Hidung
Telinga
Mulut
Lidah

: normocephal,
simetris
: Ca (-), SI (-)
: t.a.k
: t.a.k
: dbn
: putih kotor,
ulkus (-)

KGB
: tak ada
pembengkakan
Kel.tiroid: tak ada pembesaran
JVP
: 5 - 2 cmH2O
Thorax
: dbn
Abdomen

: dbn

Ekstremitas :

Edema (-), akral hangat,

Status Lokalisata

ABDOMEN :Nyeri tekan


epigastrium +, nyeri tekan
kuadran kanan atas +,
BU+

Diagnosa malaria
vivax

Pemeriksaan
Penunjang
HB
: 12,4 mg/dl
Trombosit
: 244.000
Leukosit
: 12.0000
DDR : (+) plasmodium vivax

1. Preventive
Manajemen
Tidak mengantung baju tertuma di ruang gelap
Mengolesi badan dengan obat anti nyamuk
Menggunakan jaring pada ventilasi agar nyamuk tidak masuk ke
dalam rumah.
Melakukan fogging (pengasapan) terutama daerah yang endemis
malaria
Membersihkan pekarangan dan halaman rumah dari tempattempat kotor terutama yang berpotensi menjadi tempat
berkembangnya jentik-jentik nyamuk

2. Promotif
Manajemen
Menjelaskan kepada pasien mengenai penyakit malaria
Menjelaskan pengaruh lingkungan terhadap penyakitnya

Menjelaskan pencegahan terhadap penyakit malaria


Menjelaskan komplikasi yang dapat terjadi

3. Kuratif
Non Medikamentosa
Istirahat
Medikamentosa
Obat Anti Malaria, tablet 1x2 ( selama 3 hari )
Primaquin tablet 15 mg 1x sehari (selama 14 hari)
Parasetamol tablet 3 x 500 mg
B6 tablet 1x1
Antasida 3x 500 mg
4. Rehabilitatif
Segera ke IGD terdekat jika ada tanda2 malaria berat

TINJAUAN
PUSTAKA

Definisi

penyakit infeksi parasit yang disebabkan


oleh plasmodium yang menyerang eritrosit
dan ditandai dengan ditemukannya bentuk
aseksual di dalam darah.)
Plasmodium melalui gigitan nyamuk
anopheles betina.

Etiology

Gejala
Klinis

Diagnosa

Trias malaria : Menggigil,


panas, berkeringat
Nyeri ulu hati
Mual
Muntah
Nyeri otot
Sakit kepala

1. Anamnesa
2. P. Fisik
3. P. penunjang

Penatalaksanaan

MALARIA VIVAX
Lini 1 : ACT + Primakuin
DHT + Primakuin
Lini 2 : Kina + Doksisiklin atau Tetrasiklin +
Primakuin
MALARIA FALCIPARUM
Lini 1 : ACT + Primakuin
DHT + Primakuin
Lini 2 : Kina + Doksisiklin atau Tetrasiklin +
Primakuin

*NB : pada M.Vivax primakuin diberikan selama 14 hari


(0,25mg/kgbb)
Pada M.Falcifarum Primakuin siberikan hanya pada
hari 1 (0,75mg/kgbb)

Analisis
Kasus

Anamnesa :3 hari setelah


minum obat PKM demam
masih +, menggigil +.
Berkeringat+, nyeri ulu
hati+, mual, muntah +

P.Penunjang:
Leukosit 12.000
Ddr +

Malaria Vivax

.
a. Hubungan diagnosis dengan keadaan rumah dan lingkungan
sekitar
Terdapat hubungan.
dirumah pasien terdapat banyak tempat penampungan air dan
baju yang digantung sehingga menjadi tempat berkembangnya
nyamuk anopheles yang dapat menularkan penyakit malaria
pada lingkungan tersebut.
b. Hubungan diagnosis dengan keadaan keluarga dan hubungan
keluarga
Tidak Terdapat hubungan.

.
D. Analisis kemungkinan berbagai faktor resiko atau etiologi
penyakit
Kebiasanmenggantung pakaian dipintu
Menampung air denganember tertutup
e. Analisis untuk mengurangi paparan dengan faktor resiko
atau etiologi
Janngan gantung pakaian
Tutup tempat penampungan air dan dikurang 3xsehari
Buang barang barang yang tidak terpakai lag