Anda di halaman 1dari 16

Kelompok 3 :

1.
Fadianto Mirza (115060300111075)
2.
M Yudha Rizki P (115060300111036)
3.
Novan Ardita P (115060300111046)
4.
Nurumar Setiyo A(115060307111044)

Pengertian
Transformasi Laplace adalah suatu teknik untuk
menyederhanakan permasalahan dalam suatu sistem yang
mengandung masukan dan keluaran, dengan melakukan
transformasi dari suatu domain pengamatan ke domain
pengamatan yang lain.

Asal Mula
Nama transformasi ini diberikan untuk menghormati
seorang ahli matematika dan astronomi, Pierre Simon
Laplace, yang menggunakan teknik transformasi ini
pada hasil karyanya dalam teori kemungkinan.

Rumusan Transformasi Laplace

Limit bawah 0- adalah kependekan dari


dan
memastikan inklusi dari keseluruhan fungsi delta
Dirac pada 0 jika terdapat suatu impuls dalam f(t) pada 0.
Secara umum parameter s adalah bilangan kompleks yaitu
s=+j.

Diketahui suatu fungsi sebagai berikut:

f t
Carilah F(s)nya!

0 ; t 0
At ; t 0

dari penyelesaian tersebut dapat dilihat bahwa


hasil transformasi laplace untuk fungsi lereng
adalah gradient fungsi lereng dibagi dengan s.
Dengan beberapa contoh tersebut dapat dilihat
bahwa transformasi laplace mengubah fungsifungsi umum dalam t seperti fungsi undak, fungsi
lereng, fungsi sinus dan fungsi-fungsi lain menjadi
fungsi-fungsi aljabar variabel kompleks s.
Penggunaan integral untuk mencari transformasi
laplace dari suatu fungsi sering menjadi
pekerjaan yang kurang menyenangkan. Untuk
lebih mempermudah proses transformasi disajikan
tabel transformasi laplace.

Transformasi Laplace

1
s

n!
s n 1
1
sa

s
s 2 02

0
s 2 02

Sifat-sifat Transformasi Laplace

1 s
X
a a

Sifat-sifat Transformasi Laplace


1
X (s) * Y ( s)
2j
dn
X (s )
n
ds
dn
x(t )
n
dt

n 1

s X ( s ) s n 1 k x((0k) )
n

k 0

s n X (s )

Aplikasi Transformasi Laplace


Penggunaan sifat-sifat tersebut dalam
membantu transformasi sinyal atau sistem
diaplikasikan dalam contoh berikut :
Carilah transformasi Laplace dari gambar sinyal berikut
ini:

Penyelesaian :
Persamaan dari sinyal diatas adalah:

F (s) = f (t)

Penyelesaian tersebut didapat dengan mengingat


karakteristik:
[u(t)] =

LAPLACE
Diberikan sebuah sinyal dengan hasil transformasi
Laplacenya , maka dapat dihitung dari dengan invers
transformasi Laplace . Invers transformasi Laplace dihitung
sebagai berikut :
c j

1
st
x(t )
X
(
s
)
e
ds

2j c j

Integral pada persamaan diatas dihitung sepanjang kurva


pada bidang kompleks dari sampai dengan c adalah
sembarang bilangan riil yang mana kurva terletak pada
daerah konvergensi (ROC). Karena sulit untuk meginverskan
Laplace menggunakan persamaan diatas maka biasanya kita
sering menggunakan tabel transformasi Laplace sinyal dasar
dan menggunakan pecahan parsial.

KESIMPULAN
Transformasi Laplace merupakan klas dari
transformasi integral yang dimanfaatkan untuk
merubah bentuk persamaan diferensial biasa menjadi
bentuk persamaan aljabar dan untuk merubah
persamaan diferensial parsial menjadi persamaan
diferensial biasa.