Anda di halaman 1dari 16

TUBERCULOSIS PARU

DENGAN DIABETES
MELLITUS
Laxmi Nurul Suci
Rizki Marliansyah S
PEMBIMBING :
dr. ROSNIR NASUTION Sp.P
1

IDENTITAS PASIEN

Nama
Umur
Jenis kelamin
Alamat
Pekerjaan
Status
Suku Bangsa
Agama
Tanggal Masuk RS
Tanggal Keluar RS

: Tn. AW
: 56 Tahun
: Laki-Laki
: Lubuk Damar - Seruway
: Wiraswasta
: Menikah
: Aceh-Jawa
: Islam
: 19 Juni 2014
: 28 Juni 2014

ANAMNESA
Keluhan utama
: Batuk Berdarah 1 bulan
Keluhan tambahan
: Sesak nafas, keringat banyak,
berat badan menurun
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang dengan keluhan batuk berdarah yang telah
dialami sejak 1 bulan yang lalu. Keluhan batuk berdarah
semakin memberat sejak 2 hari SMRS. Batuk berdarah
timbul sekali dalam sehari dengan warna darah merah
segar sebanyak kira-kira tiga tetes. Sebelum timbul
batuk berdarah, pasien sudah mengalami batuk berdahak
1 bulan. Dahak kuning kecoklatan. Pasien juga mengeluh
sesak (+) saat batuk, keringat malam (+), nafsu makan
menurun (+) dan berat badan menurun (+). BAB dan BAK
3
tidak ada keluhan.

Riwayat Penyakit Dahulu


- Pasien mengalami keluhan yang sama sejak 1 tahun
yang lalu dan pernah mendapatkan obat paket TB selama
6 bulan, sempat putus obat dan tidak kembali kontrol.
- DM (Diabetes Melitus) 10 tahun yang lalu, namun DM
tidak terkontrol dan tidak rutin minum obat
- Hipertensi (-), Asma (-).
Riwayat Kebiasaan

: Merokok (+)
Kontak dengan tetangga
yang batuk (+)
Riwayat Penggunaan obat :
- Obat Anti Tuberkulosis (OAT) 6 bulan
- Obat Anti Diabetikum (pasien lupa nama obatnya)
4

STATUS PRESENT
: Tampak sakit sedang
: Compos Mentis
: 100/70 mmHg
: 92 x /menit, regular,
isi cukup
Frekuensi nafas : 26 x/menit, regular
Suhu
: 36,5 oC

Keadaan Umum
Kesadaran
Tekanan darah
Frekuensi nadi

PEMERIKSAAN FISIK
KEPALA
Bentuk
Mata

: Normochepali
: Konjungtiva palpebra inferior
anemis (-), sklera ikterik (-),
pupil bulat isokor 3 mm ka-ki,
reflek cahaya (+/+)
Hidung
: Bentuk normal, nafas cuping
hidung (-), sekret (-), darah (-),
deviasi septum (-)
Telinga
: Bentuk normal, sekret (-/-), darah (-/-)
Bibir
: Bibir kering (-), sianosis (-)
Rongga mulut : Mukosa buccal hiperemis (-), ukuran
tonsil T1/T1, faring hiperemis (-)
6

LEHER
Tampak pembesaran kelenjar tiroid (-),
TVJ meningkat (-), deviasi trakea (-),
pembesaran kelenjar getah bening (-)

THORAKS
Thoraks Anterior
Inspeksi
Dinding dada simetris
Ketinggalan bernafas (-)
Penggunaan otot bantu nafas (+)
7

Palpasi
Stem Fremitus Paru Kanan- Kiri
Lap. Paru Atas
Ka < Ki
Lap. Paru Tengah
Ka < Ki
Lap. Paru Bawah
Ka < Ki

Kesan
Kiri melemah
Kiri melemah
Kiri melemah

Perkusi
Lap. Paru Atas
Lap Paru Tengah

Paru Kanan
Sonor memendek
Sonor memendek

Paru Kiri
Sonor
Sonor

Lap, Paru Bawah

Sonor memendek

Sonor
8

Auskultasi
Suara Nafas
Lap. Paru Atas
Lap. Paru Tengah

Vesikuler ()

Paru Kiri
Vesikuler (+)

Vesikuler ()

Vesikuler (+)

Lap. Paru Bawah

Vesikuler ()

Vesikuler (+)

Suara Nafas
Tambahan
Lap. Paru Atas
Lap. Paru Tengah
Lap. Paru Bawah

Paru Kanan

Paru Kanan

Paru Kiri

Ronkhi ( + )
Ronkhi ( + )

(-)
(-)

(-)

(-)
9

PEMERIKSAAN PENUNJANG
LABORATORIUM
Pemeriksaan

Hasil

Normal

Satuan

Eritrosit

4,03

4,5- 6,2x10

Mm3

Hemoglobin

11,4

14 16

g%

Leukosit

8.900

4000 - 10000

mm3

Trombosit

281.000

150000 - 350000

mm3

Hematokrit

35,8

35 50

359

70 140

mg/dl

Hematologi

Klinik Darah

Glukosa AD
Bakteriologi
ZNP, ZN

(-)

10

FOTO THORAK

11

KESAN FOTO

12

RESUME

13

DIAGNOSA BANDING
TB Paru Relaps
Pneumonia

DIAGNOSA SEMENTARA
Tb Paru Relaps dengan DM Tipe II

14

PENATALAKSANAAN

O2 2 3 liter/ menit
IVFD NaCl 20 gtt/ menit
Inj. Ranitidin 1 Amp/ 12 jam
R/H/Z/E
300/300/750/500
Curcuma tab 3 x 1
Vitamin B komplek tab 2 x 1
Metformin 3 x 500 mg

15

16