Anda di halaman 1dari 20

OSTEOARTRITIS

S A G A S E A P TH AYA S A
112011048

A nam esis
Identitas pasien
Keluhan utama
Riwayat penyakit sekarang
Riwayat penyakit dahulu
Riwayat pekerjaan dan lingkungan
Riwayat keluarga
Riwayat sosial

P em eriksaan f s
iik lutut
pada osteoarthritis
Beberapa tahapan pemeriksaan
lutut adalah
Inspeksi (Look)
Palpasi (Feel)
Gerakan/Pergerakan (Move)

Inspeksi (Look)
Dilakukan pada pasien dalam posisi

lutut saat berdiri dan berbaring


Melihat warna kulit, vaskularisasi,
pembengkakan, massa di bagian
anterior, posterior, lateral dan medial
Melihat ada tidaknya luka, fistel,
ulkus

Palpasi (Feel)
Meraba massa atau pembengkakan,

ada tidaknya rasa nyeri


Meraba vaskularisasi dan pulsasi
yang merupakan denyutan dari
belakang poplitea pembuluh darah
lutut
Meraba posisi patella apakah ada
dislokasi atau tidak

Pergerakan (Move)
Melakukan gerakan fleksi dan

ekstensi dalam pemeriksaan


Memeriksa apakah pasien terdapat
krepitasi atau tidak saat bergerak
atau digerakkan.

P em eriksaan P enunjang
Pemeriksaan
makroskopik,
mikroskopik, serta tes imunologi
Pemeriksaan makroskopik
Warna cairan sendi, tes musin, tes
viskositas dan melihat bekuan dalam
sendi

Pemeriksaan mikroskopik

Hitung sel darah dan laju endap


darah darah.
Pemeriksaan imunologi

C-Reactive Protein, Anti Nuclear


Antibodies serta Rheumatoid Factor

Foto Rongtsen

D iagnosis B anding
Rheumatoid Arthritis
penyakit autoimun
Poliarthritis
bersifat simetris
Terdapat nodul subkutan
Seringkali terdapat deformitas =>

swan neck

G ejala K linis
Pembesaran sendi (deformitas)
Perubahan gaya berjalan
Krepitasi
Kaku pagi
Hambatan gerakan sendi
Nyeri sendi

Etiologi
Faktor umum
1. Umur
2. Lokasi sendi
3. Obesitas
4. Genetik
5. Trauma
6. Gender

Patofisiologi
Stress fisik, kimia dan metabolik
kerusakan pada kondrosit enzim-enzim
degeneratif (kolagenase, IL-1, enzim
proteolitik) kerusakan pada matriks
tulang rawannya

Berdasarkan patogenesisnya
Osteoartritis primer
Penyebabnya tidak diketahui
Osteoartritis sekunder
kelainan endokrin, inflamasi,
metabolik, pertumbuhan, herediter,
jejas mikro dan makro serta
imobilisasi

P enatalaksanaan
Terapi Non-Farmakologis.
Penerangan
Terapi fisik dan rehabilitasi
Penurunan berat badan
Terapi Farmakologis
Analgesik topikal
OAINS
Chrondroprotective agent
asam hialuronat

Terapi Bedah
Artroskopi
lavage, debridement, dan
synovectomy
Total Joint Replacement

P encegahan
Konsumsi makanan sehat
Minum obat
Jaga gerakan
Usahakan beban terbagi rata
Batas kemampuan gerakan dan

kemampuan mengangkat beban


Teknik relaksasi

K om plikasi
Penurunan fungsi tulang
Penderita akan berujung pada

kehilangan kemampuan berdiri atau


berjalan

P rognosis
Umumnya baik

Sekian
dan
Terima kasih