Anda di halaman 1dari 10

REKAYASA LINGKUNGAN

S0104
DOSEN
Dr. Syafalni, Dipl.H., M.Sc.

Rekayasa Lingkungan

Pengertian rekayasa lingkungan


Konsep ekologi dan sumberdaya alam
Pengantar kimia dan mikrobiologi dalam rekayasa
lingkungan
Faktor-faktor kualitas lingkungan
Pencemaran air
Kualitas & Kebutuhan air
Rekayasa pengolahan air bersih
Mekanisme pencemaran air
Rekayasa pengolahan limbah
Limbah Bahan Berbahya dan Beracun
Pencemaran Udara
Pencemaran Bising
Sampah dan Manajemen Sampah
Masalah lingkungan dan Pembangunan
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Pustaka
Gerard Kiely, (1997), Environmental Engineering,

McGraw-Hill Book Co., New York.


Peavy H. S., Donald R.Rowe, George Tchobanoglous.
(1985). Environmental Engineering
McGraw-Hill Book
Co., New York.
Metcalf & Eddy. (1991). Wastewater Engineering. McGrawHill Book Co., New York.
Laksdasa Wijetilleke and Suhashini A. R. Ksrunatratne
(1995), Air Quality Management, The World Bank,
Washington D.C.
Wents C. A. (1989), Hazardous Waste Management,
McGraw-Hill Book Co., New York.
Supardi I. (1994),Lingkungan Hidup dan Kelestariannya,
Penerbit Alumni, Bandung
F. Gunarwan Suratmo, (1991),Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan, Gajah Mada University Press, Yogyakarta

PENDAHULUAN
Pengertian

Pertimbangan yang sangat penting dalam


memahami lingkungan adalah terjaganya kualitas
lingkungan yang prosesnya sangat rumit akibat
aktivitas manusia. Kehidupan di muka bumi ini pada
dasarnya diisi oleh sejumlah makhluk hidup yang
berinteraksi, hubungan timbal balik, dan beradaptasi
satu sama lain jenisnya dengan benda-benda
sekitarnya.
Definisi :
Rekayasa Lingkungan adalah IPTEK yang
mempelajari tentang proteksi masyarakat,
lingkungan oleh penyebab potensial aktivitas
manusia terhadap pengaruh yang merugikan, dan
peningkatan kualitas lingkungan untuk kesehatan
serta kehidupan yang nyaman.

Lingkungan perkotaan
Terdiri dari fasilitas seperti:
Bukit, tumbuh-tumbuhan, binatang atau ternak,
rumah-rumah, gedung-gedung perkantoran,
apartemen, perhotelan, pabrik-pabrik, bengkelbengkel, toko-toko, warung-warung dll.
Bila lingkungan tidak dikelola dengan baik dari
aktivitas-aktivitas manusia maka akan muncul
masalah-masalah yang tidak diinginkan akibat
keseluruhan aktivitas tersebut.
Di kota-kota terdapat pabrik-pabrik yang menghasilkan
limbah yang dapat berupa cair, gas, dan padat yang
sangat tergantung jenis pabriknya. Sebagai contoh
suatu pabrik akan mengeluarkan gas-gas yang
mengandung CO2 ,NOx , SOx yang mana keadaan ini
bila tidak diperhatikan akan mengakibatkan keasaman
air hujan dan menimbulkan efffek rumah kaca.
Disamping itu suatu pabrik juga menghasilkan limbah
yang beragam baik gas, cair, dan padat yang pada
konsekuesinya dapat menimbulkan pencemaran
lingkungan.

P Games
POPULATION
PRODUCTION
POWER
PLACES
POLLUTION
Berhubungan dengan;
URBANISASI
PERTAMBANGAN & INDUSTRI
ENERGI
TEMPAT TINGGAL
PENCEMARAN LINGKUNGAN

PANCAKARSA HUSADA
(lima unsur pokok tujuan
pembangunan kesehatan
Indonesia)
Peningkatan kemampuan masyarakat menolong diri

sendiri di bi-dang kesehatan. Karsa (arah yang


nyata) adalah suatu unsur pokok yang luas artinya,
dan merupakan sasaran akhir setiap pokok upaya
kesehatan
Perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapat
menjamin kesehatan
Peningkatan status gizi masyarakat
Pengurangan kesakitan (morbiditas) dan kematian
(mortalitas)
Pembangunan keluarga sehat sejahtera dan makin
diterimanya norma keluarga kecil yang bahagia dan
sejahtera (NKKBS)

SANITASI
ialah pengendalian semua faktor

dalam lingkungan fisik manusia


yang melakukan atau dapat
melakukan suatu efek merugikan
atas perkembangan fisik, kesehatan
dan kelangsungan hidup manusia
contoh : Air Bersih Sampah
Limbah - Makanan

LINGKUNGAN
ialah semua faktor luar, fisik dan biologis

yang secara langsung berpengaruh pada


ketahanan hidup, pertumbuhan,
perkembangan dan reproduksi organisme.
LINGKUNGAN HIDUP ialah kesatuan
ruang dengan semua benda, daya
keadaan dan makhluk hidup, termasuk di
dalamnya manusia dan perilakunya, yang
mempengaruhi kelangsungan
perikehidupan dan ke-sejahteraan
manusia serta makhluk hidup lainnya.

Faktor-faktor yang
berpengaruh pada penularan
penyakit
:
1. Pertumbuhan penduduk yang cepat

2. Komposisi umur penduduk tua muda


3. Tingginya angka urbanisasi
4. Sarana kesehatan lingkungan yang tidak
memadai
5. Pendapatan keluarga rendah
6. Pengetahuan pemeliharaan kesehatan
belum memadai pencegahan dan
pengobatan penyakit