Anda di halaman 1dari 16

Rabu, 03 September 2014

HEMOPNEUMOTHORAKS
Rachma Tia Wasril (030.10.228)
Yosephine Wiranata (030.10.282)

PENDAHULUAN
Trauma thoraks merupakan salah satu penyebab morbiditas
dan mortalitas di negara-negara berkembang. Trauma
thoraks dapat disebabkan oleh trauma tumpul ataupun
trauma tajam. Beberapa bentuk dari trauma thoraks
mulai dari trauma dinding dada (fraktur tulang iga,
fraktur sternum dan scapula, flail chest, trauma paru)
sampai akumulasi pada rongga pleura (traumatik
pneumotoraks, hemotoraks yang dapat juga berupa
hematopneumotoraks, chylothorax), trauma jalan nafas,
trauma mediastinum (trauma pada jantung, trauma
pembuluh darah besar mediastinum), trauma diafragma,
serta trauma esophagus.

Trauma Toraks

PEMBAHASAN
PNEUMOTORAKS
HEMOTORAKS

Hemotoraks
Definisi
Hemotoraks adalah adanya darah pada
rongga pleura.
Sumber perdarahan dapat berasal dari
dinding dada, parenkim paru, jantung, atau
pembuluh darah besarpaling sering berasal
dari A.intercostalis dan A.mamaria interna.
Hemotoraks biasanya merupakan
konsekuensi dari trauma tumpul ataupun
tajam.

Sumber perdarahan pada


hemotoraks

Epidemiologi
Kejadian hemotoraks, baik yang
berdiri sendiri ataupun dalam bentuk
hemopneumotoraks sering terjadi
pada trauma thoraks.
Di United States, trauma
menyebabkan sekitar 100.000
kematian per tahun, dimana trauma
thoraks tertutup bertanggungjawab
sekitar 20-25%.

Etiologi

Patofisiologi

Klasifikasi hemotoraks

DIAGNOSIS

ANAMNESIS
Pasien mengeluh sesak nafas
dan nyeri dada

GEJALA

PEMERIKSAAN FISIK
THORAKS
I : pergerakan dan
pengembangan rongga dada
tidak simetris (paradoksikal)
Pa : Vocal fremitus
melemah/menghilang pada
sisi yang terkena, adanya
krepitasi.
Pe : dullness (pekak/redup)
pada bagian basal paru
A : penurunan suara nafas
atau menghilang pada sisi
yang terkena.

Nyeri dada yang berkaitan dengan


trauma dinding dada
Tanda-tanda syok seperti, hipotensi,
takikardia, pucat, akral dingin.
Dispnea
Hipoksemia
Ansietas
Sianosis
Anemia

Pemeriksaan penunjang
Lab darah lengkap, AGD
Chest X-ray
CT scan
USG

Chest X-RAY
tampak gambaran
radioopaque pada
basal paru kanan,
sudut costofrenikus
kanan menghilang
Kesan :
Hemotoraks paru
kanan

TATALAKSANA
Pemasangan Chest tube
Terapi utama untuk pasien dengan
hemotoraks.
Insersi chest tube melalui dinding
dada untuk drainase darah dan
udara.
Indikasi :
a) adanya udara pada rongga dada
(pneumotoraks)
b) perdarahan di rongga dada
(hemotoraks)
c) post operasi atau trauma pada
rongga dada
d) abses paru atau pus di rongga
dada (empiema)

TATALAKSANA

Torakotomi
Prosedur pilihan untuk operasi
eksplorasi rongga dada ketika
hemotoraks massif atau
terjadi perdarahan persisten.
Torakotomi juga dilakukan
ketika hemotoraks parah dan
chest tube tidak dapat
mengontrol perdarahan.

Indikasi :
Volume perdarahan 1 liter
atau lebih dievakuasi segera
dengan chest tube
Perdarahan persisten,
sebanyak 150-200cc/jam
selama 2-4 jam.
Diperlukan transfusi berulang
untuk mempertahankan
stabilitas hemodinamik.

HEMOPNEUMOTORAKS
Hemopneumotoraks adalah suatu
keadaan dimana terdapat darah
dan udara di dalam rongga pleura.

HEMOPNEUMOTORAKS