Anda di halaman 1dari 16

Studio Perancangan Arsitektur

V
Museum IPTEK

Museum Iptek

LATAR BELAKANG
Seiring dengan perkembangan
zaman, peran ilmu pengentahuan
dan teknologi (IPTEK) tidak bisa
dipisahkan dari peradaban
manusia. Ilmu pengetahuan dan
teknologi juga berperan dan
pengaruh dalam peradaban itu
sendiri.
Oleh karena itu tidak heran jika
banyak manusia yang tertarik
untuk mempelajarinya lebih lanjut.
Dalam proses pengenalan ilmu
pengetahuan dan teknologi
kepada masyarakat dapat
dilakukan dalam suatu wadah
pendidikan informal berupa
Museum IPTEK.
Yang nantinya selain menjadi
pusat pengenalan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi
juga dapat menjadi sarana rekreasi
yang edukatif bagi semua
kalangan.

MAKSUD dan TUJUAN


Menyediakan pusat sarana

perkembangan ilmu pengetahuan


dan teknologi yang dapat
mewadahi rasa ingin tahu
masyarakat terhadap IPTEK.

Menjadi sumber informasi bagi ilmu

pengetahuan dan teknolgi di masa


lalu, sekarang, dan akan datang.

Menghadirkan sarana pendidikan

informal yang bersifat rekreatif.

Pendahuluan

Museum Iptek

Pengertian

Museum adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbu

Ilmu pengetahuan d

Pusat Sains (science center) adalah museum ilmu


pengetahuan yang menekankan pendekatan a hands-on,
mengutamakan pameran-pameran interaktif yang
mendorong para pengunjung untuk bereksperimen dan
menjelajah. [http.//id.wikipedia.org/wiki/science_center]

Studi Literatur

Fungsi museum

Museum Iptek
Bila mengacu kepada hasil musyawarah umum ke11 (11thGeneral Assembley) International Council
of Museum (ICOM) pada tanggal 14 Juni 1974 di
Denmark, dapat dikemukakan 9 fungsi museum
sebagai berikut :
Pengumpulan dan pengamanan warisan alam dan

budaya

Mendapatkan

cahaya yang
terang

Dokumentasi dan penelitian ilmiah


Konservasi dan preservasi
Penyebaran dan pemerataan ilmu untuk umum
Pengenalan dan penghayatan kesenian
Pengenalan kebudayaan antardaerah dan

antarbangsa
Visualisasi warisan alam dan budaya

Syarat syarat
museum

Cermin pertumbuhan peradaban umat manusia

Pembangkit rasa takwa dan bersyukur kepada Tuhan

Terlindung

dari
gangguan,
pencurian,
kelembapan,
kering dan
debu

Yang Maha Esa.

Studi Literatur

IDE / GAGASAN

Museum Iptek

MUSEUM IPTEK

LATAR BELAKANG

MAKSUD DAN TUJUAN

STUDI BANDING &


LITERATUR
ANALISA
ANALISA FUNGSIONAL
ANALISA LINGKUNGAN
ARSITEKTUR
HIGH TECH

PERMASALAHAN

KONSEP DAN DESAIN


SKEMATIK

DESAIN AKHIR

Kerangka Berpikir

Museum Iptek

Arsitektur High Tech


Istilah Arsitektur High Tech

Arsitektur yang mempunyai karakteristik mater

pertama kali muncul pada


awal tahun 70-an yang
digunakan arsitek untuk
menyatakan teknologi
alternatif.
Sejalan dengan waktu
istilah tersebut semakin
umum digunakan, namun
arsitek-arsitek High Tech
sendiri lebih memilih untuk
menggunakan istilah
teknologi tepat guna.
Secara ringkas dapat
dikatakan bahwa
pengertian arsitektur High
Tech adalah :

Tema Rancangan

Ruang dan
Fleksibelitas

Museum Iptek
Berbagai elemen dari bangunan
High tech di antaranya dapat
disebutkan seperti :
kekuatan struktur baja
keluwesan permukaan yang
mengagumkan
pipa-pipa dan penghawaan
udara yang diekspose
memperlihatkan ekspresi
kekuatan dari fungsi teknologi
moduling ruang dimana
dimaksud sebagai pola atau
efek visual tidak pernah
menjadi permasalahan dalam
arsitektur High Tech.

Dalam the battle of High Tech, great


building with great fault, Charles
menyebutkan ada 6 hal yang menjadi ciri
aritektur High Tech
Charles Jenks menyebutkan ada 6 hal penting yang menjadi
Inside-out(penampakan
luar-dalam)
ciri
dariarsitektur techno, yaitubagian
:

Celebration of Process(keberhasilan suatu


perencanaan)

Transparancy, Layering, and Movement


(transparan, pelapisan danpergerakan)

Flat Bright Colouring(pewarnaan yang menyala


dan merata)

A Lightweight Filigree of Tensile Member (baja-baja


tipis sebagai penguat)

Optimistic Confidence in ScientificCulture(optimis


terhadap ilmu pengetahuandan teknologi)

Tema Rancangan

Museum Iptek

Inside-out(penampakan
bagian luar-dalam)

Jaringan utilitas dan struktur yang hampir


selalu di ekspose pada eksterior dalam
bentuk ornamen atau sculpture

Celebration of Process(keberhasilan
suatu perencanaan)

A Lightweight Filigree of Tensile


Member (baja-baja tipis sebagai
penguat)

Baja-baja tipis yang bersilangan


diibaratkan kolom Doric bagi High Tech
dilihat dari penampakan dan
penyusunannya.Pengekpresian dan
pengaplikasiaan menurut hirarki yang
menjadi kejelasan bagi bagian-bagian
tersebut.

High Tech
menekankan pada
logika struktur,
bagaimana,
mengapa dan apa
dari suatu
bangunan
kontruksinya,
pemakuannya,
Transparancy, Layering,
flangernya, dan
and Movement
pipa-pipa
(transparan, pelapisan
salurannya
danpergerakan)
sehingga dapat
dimengerti baik Karakter dari bangunan High Tech
oleh para ilmuwan
dapat dilihat pada penggunaan
maupun orang material kaca yang lebih luas
awam.
(transparan dan tembus cahaya),

pelapisan pipa-pipa jaringan utilitas


(layering), alat transportasi seperti
tangga, eskalator atau lift

Flat Bright
5 Colouring(pewarnaan
yang
menyala dan merata)

Bangunan High Tech adalah harapan di


masa yang akan datang, meliputi
penggunaan material, warna dan
penemuan-penemuan lainnya.

Optimistic Confidence in
ScientificCulture(optimis terhadap
ilmu pengetahuandan teknologi)

Warna cerah yang digunakan pada bangunan High


Tech memiliki asosiatif disamping dari segi
fungsionalnya untuk membedakan jenis struktur
dan utilitas bangunan.Warna kuning, merah, biru
yang cerah merupakan warna-warna dari warma
mesin industrial.

Tema Rancangan

Museum Iptek

Llyods Building
Arsitek : Richard Roger
Lokasi

: London, Inggris

Tahun

: 1979 1984

Fungsi : Bangunan komersial


Sistem kontruksi

rangka baja
kaca
Iklim
Konteks
Style

: Sistem
dengan selubung

: Sedang

Aspek perancangan yang sangat


penting pada bangunan ini adalah
fleksibilitas. Bangunan ini didesain
dengan ruangan yang terpusat
pada atrium.Semua area servisnya
seperti toilet, tangga, pintu masuk,
lift, dan kolom ditempatkan di luar
bangunan dalam 6 tower vertikal.

: Perkotaan
: Arsitektur High Tech

Transportasi di
dalam bangunan
dilakukan dengan
eskalator pusat
yang ada di
atrium

6 tower
yang
berfungsi
sebagai
area servis

Sumber :
http://www.greatbuildings.com/buildings/Lloyds_Bu
ilding.html
Download : 14 februari 2012

Floor Plan

Studi Banding Tema

Ruang-ruang
interior yang
lebih
diadaptasikan
untuk kegunaan
apapun tanpa
adanya
pembatas atau
keharusan
peletakkan
fokal point.

Untuk menjaga
keterbukaan ruang
pusat, semua sirkulasi
vertikal menggukan
eskalator.
Penggunaan eskalator
bukan lift memungkin
penghuni memiliki
pandangan yang
terhadap
ruang yang
Untukkonstan
tetap menjaga
pandangan
tanpa
penghalang.
konstan
di dalam
bangunan, sirkulasi vertikal
berupa lift kaca bening diletakkan di luar
bangunan.
Peletakan lift pada exterior bangunan juga
menawarkan pemandangan panorama kota.
Sumber :
http://www.daapspace.daap.uc.edu/~larsongr/Larsonline/Rogers_files/Rogers
-loyds.pdf
Download : 14 Februari 2012

Museum Iptek

Section

Studi Banding Tema

Museum Iptek

New York Time


Building
Arsitek : Renzo Piano
Di bangun

: tahun 2003,
selesai tahun 2007

Lokasi

: New York, Amerika Serikat

Fungsi : Perkantoran
Style

: High Tech

Jumlah lantai

Fasad
bangunan
menggunaka
n material
kaca untuk
memberikan
efek
transparan
pada gedung.
Agar dapat
merepresenta

: 52 lantai.

Konsep bangunan ini adalah


Membangun sebuah menara
kaca transparan yang
tampaknya mengapung di atas
dasar lima lantai.Menara ini
menggunakan teknik tirai
dinding ganda yang akan
memungkinkan struktur untuk
tampil bersemangat dan
transparan, namun
meningkatkan efisiensi energi.

Menara

Podium

Studi Banding Tema

Museum Iptek
Bagian Barat dan Timur

bangunan diselubungi
tabung keramik.
Tabung keramik ini berfungsi

untuk menghalangi sinar


matahari langsung ke dalam
bangunan.
Akibatnya suhu di dalam

bangunan cenderung rendah

Interior bangunan

Sistem struktur
berupa bracing
yang di ekspos
pada eksterior
bangunan

Sistem vertikal berupa


tangga ditempatkan di
sudut bangunan, dan
terlihat jelas dari luar
bangunan.

Studi Banding Tema

Museum Iptek
Core terletak
ditengah
bangunan.
Dimana di
dalamnya
terdapat lift,
serta shaft MEP

Denah

Ground level retail

Open floor

Proses kontruksi Core

Perimeter office

Studi Banding Tema

Museum Iptek
Berdasarkan fungsi Museum IPTEK sebagai pusat

pendidikan informal yang rekreatif.


Maka fungsi bangunan termasuk kedalam bangunan

yang berfungsi sebagai tempat pendidikan dan


pariwisata.
Dalam RTRW kota Banda Aceh tahun 2009/2029

fasilitas pendidikan dan area fasilitas budaya


(seperti museum)
Termasuk dalam ZONA III yang merupakan
Alternatif 1
Jl. T. Iskandar Muda, Ulee Lhe

Tradisional
City Center Zone.
Alternatif 2
Jl. Mohammad Hasan Desa Batoh

Alternatif 3

Jl. T. Nyak Arif , Lampineung

Alternatif Site

Museum Iptek

Penilaian Site
No

Penilaian

Alternatif 1

Alternatif 2

Alternatif 3

Peruntukan lahan

Sarana Utilitas
Jaringan listrik
Jaringan telepon
Lampu penerangan jalan

3
3
3

3
1
1

3
3
3

Aksessibilitas
Transportasi umum
Pencapaian ke tapak
Terletak dijalan portokol

2
3
3

1
2
3

2
3
3

Kondisi Lahan

Daya dukung lingkungan

26

17

25

Total

Site terpilih

Alternatif Site

Museum Iptek

Peraturan Kota
ZONA III

Luas lahan adalah 41.400 m.

Koefisien dasar bangunan (KDB) maksimum untuk


kepadatan sedang adalah 50 %

Koefisien lantai bangunan (KLB) maksimum untuk


kepadatan sedang adalah 2

Ketinggian bangunan maksimum untuk kepadatan


sedang sebagai pelayanan umum adalah 4 lantai .

Garis sempadan bangunan (GSB) untuk Jl. T.Iskandar


Muda yang terletak di jalan Arteri Sekunder adalah 8
meter.

Tata guna lahan

Lokasi, Jl. T. Iskandar Muda, Ulee


lehe Kec. Meuraxa

Bukan lahan yang produktif


(bukan sawah, kebun, hutan
produktif, dll)

Analisa Makro

Anda mungkin juga menyukai