Anda di halaman 1dari 4

Uji Biuret

Dasar:
Dua molekul urea pada suhu tinggi berpolimerisasi
membentuk senyawa biuret. Keberadaannya dapat
diketahui dari reaksi biuret dengan garam tembaga
kompleks membentuk kompleks berwarna lembayung.
Pengujian Biuret dilakukan dengan cara menambahkan
air, alkohol, CuSO4 dan NaOH pada sampel urea. Bila
terbentuk warna lembayung berarti contoh mengandung
biuret (biuret positif). Apabila berwarna biru, maka biuret
negatif.

Reaksi
CuSO4 + 2NaOH

Cu(OH)2 +Na2SO4

2NH2CONHCONH2

[Cu(NH2-NH-C-NH2)4] (OH)2

Cara Kerja
1. Disiapkan 3 tabung reaksi
2. Tabung I diisi contoh, tabung II diisi Biuret, tabung III
berisi air
3. Pada tabung berisi contohdan air, ditambahkan 5 ml
alkohol, 2-3 ml air, beberapa tetes NaOH dan CuSO4
4. Bandingkan dengan tabung berisi buret, bila berwarna
lembayung, biuret (+). Bila berwarna biru, biuret (-).

Pembahasan
Selama pembentukan urea, terjadi reaksi samping yaitu
pembentukan biuret.
2CO(NH2)2

NH2CONHCONH2 + NH3

Reaksi ini berlangsung lambat dan memerlukan panas (endoterm).


Biuret cenderung terjadi pada konsentrasi urea yang tinggi,
konsentrasi NH3 yang rendah, waktu tinggal yang lama dan suhu
yang tinggi. Biuret tidak diinginkan karena merupakan racun bagi
tanaman.