Anda di halaman 1dari 22

DRUG INDUCED HEPATITIS

RADIAN SAVANI
030.10.229
MEDICAL STUDENT OF
TRISAKTI UNIVERSITY

PENDAHULUAN
Salah satu fungsi hati yang penting ialah

melindungi tubuhterhadap terjadinya penumpukan


zat berbahaya yang masukdari luar, misalnya obat
enzim pada mikrosom hati akan melakukan
biotransformasi sedemikian rupa sehingga
terbentukmetabolit yang lebih mudah larut dalam
air dan dapat dikeluarkan melalui urin atau empedu
Dengan faal sedemikianini, tidak mengherankan
bila hati mempunyai kemungkinan yang cukup
besar pula untuk dirusak oleh obat

METABOLISME OBAT
Tahap 1
Oksidasi dan Hidroksilasi

Tahap 2
Katalisis oleh enzim
Di dalam atau pun di luar Hepar
Konjugasi oleh asetat, asam amino, sulfate,

glutathione, glucuronic acid,yang selanjutnya


akan meningkatkan daya larut

DEFINISI
Apa itu Drug Induced Hepatitis?

EPIDEMIOLOGI
8 : 10.000
Faktor Resiko :
Ras
Umur
Jenis kelamin
Life Style
Lain-lain

PATOGENESIS

Mekanisme Toksisitas Obat


Hepatotoksin yang predictable(intrinsik)

Hepatotoksin yang unpredictable


Hipersensitivitas
Metabolisme

GEJALA DAN TANDA


Demam
Ruam dan Gatal
Diare
Nyeri Sendi
Mual dan Muntah
Anorexia
Hiperbilirubinemia

DIAGNOSA
ANAMNESIS

PEMERIKSAAN FISIK

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pola abnormalitas Tes Fungsi hati dan gejala klinisnya

Pola Hepatitis

Pola Kolestasis

Pola Campuran

TATALAKSANA
Rawat inap
Awasi tanda vital
Obat-obatan simptomatis
Stop obat yang kemungkinan menyebabkan

hepatitis imbas obat


Monitoring lab dan mencari penyebab lain
dengan pemeriksaan IgM anti HAV,
SGOT/SGPT dan bilirubin direk/indirek.
USG abdomen atau biopsi jika dibutuhkan

DIAGNOSIS BANDING
Viral hepatitis.
viral infection lain, seperti glandular fever,

cytomegalovirus, HIV infection.


Autoimmune hepatitiss
Wilson's disease, haemochromatosis.
Toxins, seperti alcoholic liver disease.
Poisoning, seperti keracunan paracetamol,
dan keracunan jamur.
Penyebab lain gagal hati dan gangguan
koagulasi.

KOMPLIKASI
GAGAL HEPAR (JARANG)

PROGNOSIS
Early Diagnostic
AST/ALT > 1 : Buruk
AST/ALT <1

: Baik

HEPATITIS IMBAS OBAT KARENA OAT


ISONIAZID
Hepatitis didapatkan pada sekitar 21 dari 1.000 orang

yang mengkonsumsi isoniazid; 5% sampai 10% dari


kasus berakhir fatal.
Resiko dan keparahan dari hepatitis karena isoniazid
berbanding lurus dengan usia; risikonya adalah 0,3%
pada usia dekade ketiga dan meningkat menjadi 2% atau
lebih tinggi setelah usia 50.
Resiko toksisitas tidak berhubungan dengan dosis atau
kadar isoniazid di darah.
Faktor resiko : penggunaan bersama rifampisin,
pirazinamid, acetaminophen, serta infeksi HBV, HCV, HIV.
kadar serum ALT meningkat 10% sampai 36% pada orang
yang memakai isoniazid selama 10 minggu pertama.

ISONIAZID (cont.)
Gejala prodromal terjadi pada sepertiga pasien seperti

malaise, kelelahan, dan gejala awal hepatitis seperti


anoreksia, mual, dan muntah. jaundice muncul
beberapa hari kemudian dan merupakan satu-satunya
tanda pada sekitar 10% kasus.
Kasus yang fatal biasanya berhubungan dengan
pemakaian isoniazid yang cukup lama atau masih
mengkonsumsi isoniazid ketika gejala sudah muncul.
Pemulihan yang cepat jika isoniazid dihentikan
sebelum kerusakan hati yang parah ditemukan.
Manajemen gagal hati/liver adalah terapi suportif;
transplantasi diindikasikan pada kasus yang paling
parah.

RIFAMPISIN
Sebagian besar kasus rifampisin

menyebabkan hepatitis imbas obat ketika


dikombinasikan dengan isoniazid walaupun
penelitian menemukan sedikit kasus pada
pemberian rifampisin tunggal tanpa kombinasi
Dalam penelitian rifampisin dosis tinggi dari
segi toksisitas tidak berbeda dengan
rifampisin dosis standar.

Pirazinamide
Pirazinamide diketahui mempunya efek
hepatotoksis yang bergantung pada dosisnya.
Tetapi kasus hepatitis imbas obat didapatkan
pada kombinasi pirazinamide dengan isoniazid

CUKUP BANG...