Anda di halaman 1dari 20

Hand Out Pertemuan ke-15

ECHINODERMATA

FORCEP RIO INDARYANTO, SPi

PROGRAM STUDI PERIKANAN


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
 Echinodermata berasal dari bahasa yunani, echinus =
landak dan derma = kulit
 Bentuk tubuh simetri radial 5 penjuru
 Tidak mempunyai kepala
 Tubuh tersusun dalam sumbu oral – aboral
 Tubuh tertutup epidermis tipis yang menyelubungi rangka
mesodermal
 Rangka di dalam dan terdiri atas ossicle atau plat-plat
kapur yang dapat digerakkan
 Rongga tubuh luasdan dilapisi teritonium bercilia
 Sistem pembuluh air berfungsi untuk menggerakkan kaki
tabung dengan cara mengatur masuk dan keluarnya air
laut melalui madreporit
 Echinodermata terbagi atas 6 kelas, yaitu:
KELAS ASTEROIDEA
 Morfologi
 Biasanya disebut bintang laut
 Mempunyai 5 buah tangan diameter rata-rata antara
10 – 20 cm
 Mulut terletak di pusat pisin
 Seluruh permukaan pisin pusat dan tangan bagian
bawah disebut oral sedangkan bagian atas disebut
aboral
 Pada tiap lekukan terdapat 2 – 4 deret kaki tabung,
tiap lekukan terdapat duri yang dapat digerakkan
untuk melindungi kaki tabung
KELAS ASTEROIDEA
 Fisiologi
 Sistem pencernaan terdiri atas mulut, perut
berhubungan dengan pangkal pyloric caecum pada
masing-masing tangan, usus dan anus
 Termasuk karnivora dan memangsa crustacea,
kerang, siput dan ikan
 Bintang laut mempunyai daya regenerasi yang besar,
dalam keadaan bahaya dapat melakukan
pemotongan salah satu tangannya dan bagian yang
lepas akan digantikan dengan yang baru
KELAS ASTEROIDEA
 Reproduksi
 Beberapa melakukan reproduksi aseksual dengan pembelahan,
diawali dengan penyekatan pisin pusat menjadi 2 bagian
kemudian memisah dan masing-masing melengkapi bagian
tubuhnya
 Umumnya dioecious, mempunyai 5 pasang gonad pada tiap
tangan
 Telur dan sperma dilepas ke air, pembuahan di luar, 2 hari
kemudian menjadi blastula yang berenang bebas dan masih
simetri bilateral
 Larva mulai makan pada saat saluran percernaan sudah
terbentuk
 6 atau 7 minggu kemudian larva turun ke substrat dan
mengalami metamorfosa menjadi dewasa
KELAS OPHIUROIDEA
 Morfologi
 Dinamakan bintang mengular
 Pisin pusat kecil sedangkan tangan-
tangannya panjang dan langsing, seringkali
bercabang
 Kaki tabung tidak mempunyai alat penghisap
maupun ampula
 Tangannya rapuh dan mudah putus namun
akan tumbuh tangan baru
KELAS OPHIUROIDEA
 Fisiologi
 Umumnya suspension feeder, makanan terdiri
atas detritus, hewan kecil yang hidup maupun
sudah mati dan crustacea kecil
 Mulut di bagian oral berhubungan denngan
lambung yang seperti kantung
 Tidak mempunyai anus, sisa pembuangan
dibuang melalui mulut
 Aktif pada malam hari, berenang dan mencari
makan dengan bantuan tangan-tangannya
KELAS OPHIUROIDEA
 Reproduksi
 Umumnya dioecious
 Pembuahan di luar
 Menghasilkan larva yang berenang bebas dan simetri
bilateral
 Beberapa hari kemudian mengalami metamorfosa
menjadi simetri radial dan menjalani hidup seperti
dewasa
 Beberapa jenis mempunyai kantung pengeraman dan
larvanya tidak mengalami stadia berenang bebas
KELAS ECHINOIDEA
 Morfologi
 Bentuk tubuh bulat atau pipih bundar, tidak
bertangan dan mempunyai duri panjang yang
dapat digerakkan
 Bergerak atau merayap dengan kaki tabung
dan duri-duri
 Ossicle atau plat kapur di bawah epidermis
menyatu sehingga terbentuk tempurung yang
keras
 Semua organ terletak dalam tempurung
KELAS ECHINOIDEA
 Fisiologi
 Duri memiliki racun yang sangat keras dan
menyakitkan bagi manusia dan untuk menghalau atau
mengumpulkan binatang-binatang kecil yang
mengganggu
 Mulut terletak di daerah oral dilengkapi 5 gigi tajam
dan kuat untuk mengunyah, sedikit tersembul keluar
disebut aristotle lantern
 Saluran pencernaan lengkap terdiri atas mulut,
esophagus, perut, usus yang panjang dan melingkar,
rektum, dan anus
 Bulu babi memakan ganggang, hewan sessil dan
bangkai
 Anus, lubang genital dan madreporit terletak di aboral
KELAS ECHINOIDEA
 Reproduksi
 Reproduksi dioecious dan pembuahan di luar
 Telur menetas menjadi larva yang simetri
bilateral, sudah mulai makan, hidup sebagai
plankton untuk beberapa bulan dan kemudian
turun ke substrat dan mengalami
metamorfosa menjadi simetri radial
 Berukuran sekitar 1 mm dan hidup sebagai
bentos
 Bulu babi dapat mencapai umur 30 tahun
 Beberapa jenis mengerami telurnya
KELAS ECHINOIDEA
 Nilai ekonomis dan peran dalam perairan
 Bulu babi merupakan makanan bagi berang-
berang laut, ikan karang, jenis siput tertentu
dan bintang laut
 Gonad bulu babi dikonsumsi manusia
KELAS HOLOTHUROIDEA
 Morfologi
 Dikenal sebagai timun laut atau tripang
 Tubuh panjang, silindris dan lunak
 Mulut dikelilingi 10 – 30 buah tentacle retraktil
 Letak mulut pada anterior dan anus pada posterior
 Pada beberapa jenis bagian dorsal ditandai dengan
adanya 2 daerah kaki tabung yang berfungsi untuk
pernapasan dan alat peraba
 Pada bagian ventral terdapat 3 daerah kaki tabung
yang mengandung alat penghisap untuk alat gerak
KELAS HOLOTHUROIDEA
 Fisiologi
 Aktif pada malam hari
 Makanannya ialah bahan organik yang terdapat
dalam sampah substrat atau plankton yang melekat
pada lendir tentacle, satu persatu tentacle
dimasukkan ke dalam pharinx dan ketika tentacle
ditarik keluar maka butiran makanan ditelan dan
masuk ke dalam mulut
 Sistem pencernaan terdiri atas mulut, pharinx,
esophagus, usus yang panjang melingkar sampai 3
kali panjang tubuh, dan anus
 Pada bagian anteror pharinx terdapat cincin kapur
yang berfungsi untuk menyangga pharinx dan cincin
air
KELAS HOLOTHUROIDEA
 Reproduksi
 Umumnya dioecious, beberapa hermaprodit protandri
 Gonad hanya sebuah, berbentuk seperti seikan
pembuluh yang sederhana atau bercanag-cabang
yang menyatu di bagian panhkalnya menjadi sebuah
gonoduct yang berhubungan dengan gonophore di
pangkal tentakel
 Kecuali spesies yang mengerami telur pembuahan
terjadi di air laut
 Telur meneta menjadi larva auricularia, kemudian
larva doliolaria dan selanjutnya mengalami
metamorfosa turun ke substrat menjadi timun laut
muda
KELAS HOLOTHUROIDEA
 Nilai ekonomis dan peran dalam perairan
 Beberapa spesies diperdagangkan sebagai
tripang kering atau kerupuk tripang dan
menjadi komuditas ekspor
 Hongkong merupakan pusat perdagangan
tripang dunia
 Tripang kualitas tinggi biasanya terdapat di
dasar goa dengan kedalaman 5 – 10 m, jenis
kualitas sedang atau rendah terdapat di
padang lamun
KELAS CONCENTRICYCLOIDA
 Morfologi
 Satu spesies baru ditemukan pada tahun
1986 di lepas pantai Selandia Baru pada
kedalaman 1.000 m
 Dua tahun kemudian ditemukan lagi 1 spesies
di lepas pantai Bahama pada kedalaman
2.000 m
 Bentuk bundar – pipih dan dikelilingi duri-duri
 Diameter kurang dari 15 mm
KELAS CRINOIDEA
 Morfologi
 Biasa dinamakan leli laut karena bentuknya seperti
bunga leli dan yang tidak bertangkai disebut bintang
bulu karena bentuk tangan-tangannya seperti bulu
unggas
 Merupakan satu-satunya echinodermata yang bagian
oralnya menghadap ke atas
 Tubuh terdiri atas calyx, semacam mangkok kecil
yang tersusun dari plat-plat kapur dan 5 buah tangan
yang panjang dan lentur, tangan tersebut bercabang
2 pada pangkalnya sehingga tampak mempunyai 10
tangan
 Tiap tangan dan percabangan terdapat apendix yang
beruas-ruas disebut pinnule
KELAS CRINOIDEA
 Fisiologi
 Mulut terletak di tegah bagian oral dan dikelilingi
tangan-tangan
 Makanan berupa plankton dan detritus yang melekat
pada lendir yang dihasilkan oleh kaki tabung bercilia
pada lekuk ambulacra
 Butir-butir makanan dialirkan melalui lekuk ambulacra
ke mulut selanjutnya ke saluran pencernaan
 Sisa pencernaan dibuang melalui anus yang terletak
di bagian oral
 Sistem pembuluh air sederhana, tidak ada madreporit
maupun ampula
 Mempunyai daya regenerasi yang besar
KELAS CRINOIDEA
 Reproduksi
 Secara dioecious, gonad terdapat pada pangkal
tangan
 Pembuahan di air laut atau dierami
 Telur dilekatkan pada sejumlah pinnule
 Telur menetas menjadi larva vitellaria yang tidak
makan, berenang bebas untuk beberpa hari,
selanjutnya turun dan melekat di substrat dan
mengalami proses metamorfosa menjadi bentuk larva
bertangkai yang kecil disebut larva pentacrinoid
 Proses metamorfosa memakan waktu 6 minggu,
beberapa bulan kemudian cirri telah terbentuk, maka
bagian mahkota melepaskan diri dari tangkai dan
hidup bebas sebagaimana yanng dewasa