Anda di halaman 1dari 13

Hand Out Pertemuan ke-10

MOLLUSCA II

FORCEP RIO INDARYANTO, SPi

PROGRAM STUDI PERIKANAN


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
KELAS GASTROPODA
• Morfologi
• Biasanya disebut siput atau keong
• Dalam banyak hal, siput hanya mengalami sedikit
perubahan bentuk nenek moyangnya, hanya modifikasi
torsi
• Torsi adalah peristiwa memutarnya cangkang beserta
mantel, rongga mantel dan massa visceral sampai 180
derajat berlawanan arah jarum jam terhadap kaki dan
kepala
• Akibat tosi semua cangkang siput adalah asimetri,
kalaupun ada yang simetri bilateral karena adanya
kejadian sekunder
KELAS GASTROPODA
• Morfologi
• Bentk cangkang pada umumnya seperti
kerucut yang melingkar seperti konde
• Puncak kerucut merupakan bagian yang
tertua disebut apex, sumbu kerucut disebut
columella
• Aperture adalah bukaan cangkang, tempat
tersembulnya kepala dan kaki
• Bentuk khas ialah telapak kaki yang datar,
terdapat cilia dan berbagai sel kelenjar lendir
untuk merayap pada substrat
KELAS GASTROPODA
• Morfologi
• Cangkang terdiri atas 4 lapisan
• Periostracum adalah lapisan paling luar yang merupakan
lapisan tipis dari bahan protein seperti zat tanduk disebut
conchiolin. Pada lapisan ini terdapat endapan pigmen
beraneka ragam dan berfungsi untuk melindungi lapisan di
bawahnya
• Lapisan prismatik, terdiri atas kristal calcyte yang tersusun
vertikal dan diselimuti matriks protein yang tipis
• Lapisan tengah atau lamella
• Lapisan nacre atau hypostracum, terdiri atas lembaran
aragonite dalam matrik organik tipis
KELAS GASTROPODA
• Fisiologi
• Bernafas dengan insang, berbentuk primitif kebanyakan
dimiliki oleh subkelas prosobranchya
• Pada jenis lainnya insang asli cenderung menghilang
dan terbentuk insang sekunder atau pernapaan dengan
seluruh permukaan tubuhnya
• Beberapa jenis nudibranchya bernapas dengan rumbai-
rumbai pada permukaan tubuh bagian dorsal yang
disebut cerata
• Sejumlah siput air tawar subkelas pulmonata bernapas
dengan paru-paru sehingga setiap saat harus naik ke
permukaan air untuk mengganti udara
KELAS GASTROPODA
• Fisiologi
• Umumnya mempunyai sistem peredaran darah
terbuka, auricle kanan mengecil atau hilang sebagai
akibat hilangnya insang kanan
• Jantung terletak pada rongga perikardium
• Darah mengalir dari ventricle menuju aorta pendek,
ke arteri posterior dan anterior
• Arteri posterior memasok darah ke massa visceral
dan arteri enterior memasok ke kepala dan kaki
• Darah dari arteri berekhir dalam sinus darah pada
organ, yaitu rongga-rongga di antara jaringan
penghubung, tanpa dinding khusus
KELAS GASTROPODA
• Fisiologi
• Cara makan bermacam-macam, yaitu ada yang herbivora,
karnivora, ciliary feeder, deposit feeder, dan parasit
• Jumlah gigi pada radula antara 16 – 750.000 buah tergantung
jenisnya. Bentuk dan susunan gigi radula relatif tetap sampai
tingkat family dan mempunyai arti penting dalam susunan
sistematika
• Gartropoda laut yang karnivora memakan ganggang laut
dengan jalan memotong ganggang atau rumput laut sepanjang 2
cm menjadi kecil-kecil dan memakannya. Siput air tawar
memakan bagian tumbuhan air lunak atau yang membusuk
• Gastropoda karnivora umumnya termasuk prosobranchya dan
ophistobrancya, memakan kerang, siput lain atau
echinodermata, mempunyai bentuk radula yang disesuaikan
untuk memotong, memegang, merobek atau membawa
mangsanya dan adakalanya terdapat rahang.
KELAS GASTROPODA
• Fisiologi
• Beberapa jenis siput hidup sebagai pemakan bangkai
dan deposit feeder. Mempunyai probosis yang besar
untuk menyapu dan menyedot endapan di dasar
perairan
• Jenis sipu suspension feeder mempunyai filamen
insang yang sangat panjang sebagai perangkap
plankton yang terbawa aliran air, terutama memakan
diatom dan dinoflagellata. Makanan ini terperangkap
pada dinding rogga mantel kemudian dengan cilia
dialirkan ke mulut
• Siput yang hidup sebagai parasit mempunyai rahang,
stylet dan pharinx untuk memompa serta menghisap
darah kerang dan cacing polychaeta
KELAS GASTROPODA
• Fisiologi
• Alat indra pada gastropoda mempunyai mata,
tentacle, osphradia, dan statocyst
• Mata sederhana atau komplek, biasanya terletak di
pangkal tentacle dan berfungsi mendeteksi perubahan
intensitas cahaya
• Tentacle sepasang atau 2 pasang sebagai sel peraba
dan chemoreseptor
• Osphradia adalah sebagian kecil epithelium di ujung
posterior insang sebagai alat chemoreseotor dan
pengukur jumlah sedimen yang terbawa aliran masuk
• Statocyst sepasang, terdapat di kaki dekat ganglion
kaki
KELAS GASTROPODA
• Reproduksi
• Umumnya adalah dioechious dengan sebuah gonad
(ovari/testis) terletak dekat saluran pencernaan dalam
massa visceral
• Telur dilindungi pembungkus semacam agar,
pembuahan di luar dan menetas menjadi trochophore
yang berenang bebas kemudian menjadi viliger
• Cirikhas larva viliger adalah mempunyai velum
bercilia, kaki, mata dan tentacle. Velum berfungsi
untuk berenang dan mengalirkan makanan ke mulut
• Stadium veliger ini terjadi torsi yang berlangsung
cepat selama 3 menit pada limped laut dan 10 hari
pada prosobranchya darat
• Siput air tawar viviparidae mengerami telurnya
dalam uterus dan melahirkan anak siput
KELAS GASTROPODA
• Nilai ekonomis
• Sebagai makanan berbagai ikan, burung dan mamalia
termasuk manusia
• Ekstrak abalone dapat dibuat sebagai makanan
tambahan dan berfungsi untuk mencegah berbagai
penyakit
• Berperan sebagai parasit dan predator, mengganggu
atau merusak peternakan tiram dan kerang
• Sebagai hama padi karena memakan daun padi muda
• Diperdagangkan sebagai ikan hias
KELAS PELECHYPODA
(BIVALVIA)
• Morfologi
• Umunya terdapat di dasar perairan yang berlumpur
atau berpasir, beberapa hidup pada substrat lebih
keras seperti lempung kayu atau batu
• Hidup di laut sampai kedalaman 5.000 m
• Tubuh pipih secara lateral dan seluruh tubuh tertutup
2 keping cangkang yang berhubungan di bagian
dorsal dengan adanya hinge ligamen yaitu semacam
pita elastic dari bahan organik seperti zat tanduk
• Kedua keping cangkang pada bagian dalamnya
ditautkan oleh sebuah otot aduktor anterior dan
posterior yang bekerja secara antagonis dengan hinge
ligamen
KELAS PELECHYPODA
(BIVALVIA)
• Morfologi
• Bila otot oduktor rileks, ligamen berkerut, maka kedua keping
cangkang akan terbuka begitu pula sebaliknya
• Periostracum merupakan lapisan cangkang paling luar dan
menutupi lapisan kapur di bawahnya
• Mantel berbrntuk jaringan yang tipis dan lebar, menutup
seluruh tubuh dan terletak di bawah cangkang
• Tempat melekatnya otot palial di sepanjang tepi cangkang
meninggalkan bekas garis palial. Meskipun ada otot palial,
adakalanya benda asing seperti buturan pasir atau parasit masuk
terperangkap di dalam rongga antara mantel dan cangkang
maka akan terjadi pengendapan atau penempelan lapisan
mutiara di sekitar benda tersebut