Anda di halaman 1dari 15

KURIKULUM &

PEMBELAJARAN
Nama : Mega Wiheni (2d PE)
Judul Buku: Kurikulum & Pembelajaran
Pengarang: TIM pengembang MKDP Kurikulum &
Pembelajaran
Nama Penerbit : UPI PRESS
Tahun Terbit : 2006
Jumlah Halaman : 263 Halaman

Pengertian Kurikulum
Kurikulum diorganisir menjadi 2,
Kurikulum adalah sejumlah rencana isi yang merupakan
sejumlah tahapan belajar yang didesain untuk siswa
dengan petunjuk institusi pendidikan yang isinya berupa
proses yang statis ataupun dinamis dan kompetensi yang
harus dimiliki.
Kurikulum adalah seluruh pengalaman dibawah
bimbingan dan arahan dari institusi pendidikan yang
membawa kedalam kondisi belajar

Fungsi Kurikulum
Kurikulum berfungsi sebagain pedoman atau acuan.
a.

Fungsi penyesuaian yaitu kurikulum harus mampu membuat siswa


memiliki sifat menyesuaikan diri dengan lingkngannya

b.

Fungsi Integrasi yaitu kurikuluim harus mampu menghasilkan


pribadi-pribadi siswa yang utuh

c.

Fungsi diferensiasi yaitu kurikulum harus mampu memberikan


pelayanan terhadap perbedaan individu siswa

d.

Fungsi Pesrsiapan yaitu kurikulum harus mampu membuat siswa


mempersiapkan untuk melanjutkan study ke jenjang berikutnya

e.

Fungsi pemilihan mampu memberi kesempatan kepada siswa


untuk mengembangkan bakat yang di milikinya

f.

Fungsi Diagnosik yaitu mampu menarahkan siswa agar respek


terhadap kekurangan dan kelebihan yang ada pada dirinya

Landasan Pengembangan Kurikulum


Unsur kurikulum memiliki empat komponen utama yaitu tujuan,
isi, metode dan unsur evaluasi. Yang saling terkait dan bekerja sama
dalam upaya mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan atau
pembelajaran
3 pendekatan filosofis yang sangat mempengaruhi dan senantiasa
menjadi dasar pertimbangan adalam pengembangan pendidikan
atau kurikulum:

Filsafat idealisme

Filsafat realisme

Filsafat fragmatisme

Landasan Fsikologis Dalam


Pengembangan Kurikulum
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku
manusia dengan lingkungan , sedngkan kurikulum
adalah upaya menetukan program pendidikan untuk
merubah prilak manui.
Oleh karena itu melalui penerapan landasan psikologi
dalam pengembangan kurikulum , tiada lain agar upaya
pendidikan yang dilakukan dapat menyesuaikan dengan
hakikat peserta didik, baik penyesuaian darin segi materi
ata bahan ynag harrus disampaikan, penyesuaian dari
segi proses penyampaian atwau pembelajaranya, dan
paenyesuaian dari unsur-unsur upaya pendidikan lainya.

Komponen dan Prisip - Prinsip


Pengembangan Kurikulum
sistem kurikulum terbentuk oleh 4 komponen, yaitu:

Komponen tujuan

Isi kurikulum

Metode atau strategi pencapaian tujuan

Komponen evaluasi

Tujuan pendidikan diklasifikasikan menjadi empat yaitu:

Tujuan Pendidikan Nasional (TPN)

Tujuan Institsioal (TI)

Tujuan Kurikuler (TK)

Tujuan Instruksional atau Tujuan Pembelajaran (TP)

Prinsip adalah sesuatu yang sifatnya sangat penting dan


mendasar terlahir dari dan menjadi suatu kepercayaan
Prinsip prinsip pengembangan kurikulum menunjuk pada
pengertian berbagai hal yang harus dijadikan patokan dalam
menentukan berbagai hal yang terkait dengan pengembangan
kurikulum, terutama dalam pase perencanaan kurikulum, yang pada
dasarnya prinsdip prinsip tersebut merupakan ciri dari hakikat
kurikulum itu sendiri
empat sumber prinsip pengembangan kurikulum

Data empiris

Data eksperimen

Cerita legenda yang hidup dimasyarakat dan,

Akal sehat

Model dan Organisai Kurikulum


Empat model konsef kurikulum:
1.

Model kurikulum subjek akademik

2.

Model kurikulum pribadi

3.

Model kurikulum rekontrukdi sosial dan,

4.

Model kurikulum teknologis


Pembangan kuriukulum merupakan prosedur dalam rangka mendesain,
menerapkan dan mengevaluasi suatu kurikulum.
Organisasi kujrikulum merupakan pola atau deasain bahan/isi kurikulum
yang tujuanya untuk mempermudah siswa dalam mempelajari bahan
pelajaran serta mempermudag siswa dalam melakukan kegiatan belajar,
sehingga tujuan pembelajarean dapat tercapai secara efektif

Evaluasi Kurikulum
Evalusi didalam proses kuruikulum bertujuan untuk:
Perbaikan program yaitu informasi hasil evaluasi
dijadikan input bagi perbaikan yang diperlukan didalam
program kurikulum yang sedang dikembangkan
Pertanggung jawaban kepoada berbagai pihak
Penentuan tindak lanjut hasil pengembangan, tindak
lanjut hasil pengembangan kurikulum dapat bebentuk
jawaban ats dua kemungkinan pertanyaan

Konsep Dasar Pembelajaran


Pembelajaran merupakan suatu proses interaksi antara komponenkomponen sistem pembelajaran.
Konsep dan pemahaman pembelajaran dapat dipahami dengan
menganalisis aktifitas komponen pendidik, peserta didik, bahan
ajar, media, alat, proedur dan proses belajar.
Perubahan dan munculnya beberapa onsep dan pemahamannya
merupakan suatu bukti bahwa pembelajaran adalah proses mencari
kebenaran menggunakan kebenaran dan mengembangkanya untuk
kepentingan kebutuhan hidup manusia, khususnya yang
berhubungan dengan upaya merubah, prilaku, sikap, pengetahuan
dan pemaknaan terhadap tugas-tugas selama hidupnya.

Tujuan dan Materi Pembelajaran


Tujuan pembelajaran merupakan suatu target yang ingin dicapai, oleh
kegiatan pembelajaran. Tujuan pembelajaran ini merupakan tujuan
antara dalam mencapai tujuan tujuan lain yang lebih tinggi
tingkatannya, yakni tujuan pendidikan dan tujuan pembangunan
nasional.
Materi Pembelajaran pada dasarnya adalah isi dari kurikulum, yakni
berup mata pelajaran atau bidang study dengan topik dan rincianya.
Secara umujm materi pembelajaran itu dapat dipilih menjadi tiga nsur
utama yaitu:

Logika(pengetahuan tentang benar salah; berdasarkan prosedur


keilmuan)

Etika (pengetahuan tentang baik buruk) berupa muatan nilai moral, dan

Estetika (pengethauan tentang indah jelek) berupa muatan nilai seni.

Strategi Pembelajaran
beberapa strategi pembelajaran yang dapat digunakan
adalah:
Strategi ekspositoril klasik, guru lebih banyak
menjelaskan pesan yang sebelumnya tela diolah sendiri,
sementara siswa lebih menerima pesan yang telah jadi.
Metode tanya jawab, metode yang mempunyai peranan
meningkatkan kadar berfikir siswa
Pengajaran kelompok (kelompok kecil)
Pengajaran perorangan (individual)

Evaluasi Pembelajaran
Evalusi adalah suatu proses yang sistematis dari
pengumpulan, analisis dan interpretasi informasi/data untuk
menentukan sejauh mana siswa telah mencapai tujuan
pembelajaran dan pengukuran adalah suatu proses yang
menghasilkan gambaran berupa angka-angkamengenai
tigkatan ciri ciri khusus yang dimiliki oleh individu(siswa).
Sedangkan tes adalah suata alat atau prosedur yang sistematis
untuk mengukur suatu stempel prilaku

unsur pokok dalam evaluasi pembelajaran adlalah:


Objek yang akan di evaluasi
Kriteria sebagai pembanding
keputusan

Model Pembelajaran berdasarkan Teori


Belajar
Model Pembelajaran adalah suatu rencana atau pola yang dapat digunakan
untuk membentuk kurikulum(rencana pembelajaran jangka panjang),
merancang bahan-bahan pembelajaran, dan membimbing pembelajaran
dikelas atau yang lain.
Model pembelajaran memiliki ciri ciri sebagai berikut:

Berdasarkan pendidikan dan teori dari para ahi tertentu

Mempunyai misi atau tujuan pendidikan tertentu

Dapat dijadikan pedoman untuk perbaikan kegiatan belajar mengajar dikelas

Memiliki bagian bagian model yang dinamakan: (1)urutan langkah langkah


pembelajaran, (2)adanya prinsip prinsip reaksi, (3)sistem sosial dan,
(4)sistem pendukung.

Memiliki dampak sebagai akibat terapan model pembelajaran

Membuat persiapan mengajar (desain intruksional) dengan pedoman model


pembelajaran yang dipilihnya

Inovasi pendidikan
Inovasi pendidikan merupakan suatu poerubahan yang baru dan secara
kualitatif berbeda dari hal sebelumnya dan sengaja diusahakan untuk
meningkatkan kemampuan guna mencapai tujuan tertentu, termasuk
dalam bidang pendidikan. *(Santoto S.Hamidjojo, 2002)
Ciri iovasi pendidikam:

Memiliki ke khasan khusus dalam arti ide, program, tatanan, sistem,


termasuk hasil yang diharapkan

Memiliki unsur kebaruan, memiliki karakteristik sebagai buah karya dan


buah fikir yang memilikk kadar orisinalitas dan kebaruan.

Program inovasi dilakukan melalui program yang terencana, kegiatan


inovasi dilakukan secara matang dengan program yang jelas dan
direncanakan terlebih dahulu

Inovasi yang digulirkan memiliki tujuan, harus memiliki apa yang ingin
dicapai termasuk arah dan strategi yang bagaimana untuk mencapai
tujuan tersebut dicapai dari sistem inovasi yang dilakukan