Anda di halaman 1dari 5

Panji Tawakal

21060112140165

BUKU 1 :
Handbok of
Power Quality.
BAB III

3.1 Deskripsi Fenomena


Untuk membatasi deviasi tegangan pada sisi konsumen dan
mempertahankan batasannya, pada system tenaga dibutuhkan
voltage regulation. Perubahan tegangan yang melampaui batasan
yang telah ditentukan sangat merugikan untuk semua tipe receiver
dan dapat menurukan performance kerjanya. Karena itu dibutuhkan
control tegangan
3.2 Sumber Gangguan
Lambatnya perubahan beban yang terhubung langsung pada kurva
harian dan tahunan.
Switch on/off Elemen system tenaga yang penting.
Eksitasi sendiri pada generator yang berlansung ketika generator
bekerja dengan beban kapasitif.
Putaran dari mesin sinkron.


Pemodelan Beban
Pemodelan beban dapat dimabil dari nilai teganan V, daya P, dan Frekuensi. Pemodelan beban secara exponensial
3.3 Efek Gangguan
sebagai berikut :

Dengan adanya pemodelan beban, akan mempermudah kalkulasi pada perhitungan tegangan jatuh dan aliran
beban.

Tegangan Jatuh
Perubahan beban yang lambat seperti pada pemasangan beban yang terlalu berat dalam sesaat (starting motor)
dan mematikan atau menghidupkan elemen system tenaga yang penting akan menyebabkan perubahan
tegangan, perubahan tegangan tersebut umumnya membuat tegangan menjadi jauh lebih kecil dari tegangan
pada keadaan awal. Peristiwa tersbut disebut dengan drop tegangan atau tegangan jatuh, pada beberapa kasus
hal tersebut merusak kestabilan system tenaga

Stabilitas Tegangan
Kondisi dimana nilai dQ/dV = 0 disebut tegangan kritis, keadaan ini berbahaya khususnya ketika motor asinkron
terhubung pada kutub hal ini bisa menyebabkan putaran motor tersebut berhenti yang mana menghasilkan
kenaikan daya rekatif dengan cepat dan menghasilkan penurun tegangan dengan cepat. Penurunan tegangan
dengan cepat inilah yang menyebabkan fenomena tegangan jatuh.

3.4 Metode Untuk Mengeliminasi Efek Gangguan


Metode untuk mengontrol tegangan Mengeliminasi Efek Gangguan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Kontrol Eksitasi Generator


Kontrol Rasio Transformator
Kontrol tegangan dengan Mengontrol Perubahan Aliran Daya Reaktif
Kontrol Tegangan dengan Mengubah Impedansi Jaringan
Optimalisasi Titik Tegangan

Kapasitor Shunt
Tergantung pada penempatan dimana tempat dipasangnya kapasitor shunt , hal ini dapat mempengaruhi
kuantitas yang berbeda-beda antara lain :

Perbaikan faktor daya pada jaringan tegangan rendah (JTR) dan Konsumen personal.

Perbaikan factor daya dan teganan jatuh/drop tengangan pada jaringa distribusi.

Perbaikan keseimbangan daya reaktif dan konrtol tegangan pada gardu distribusi.


3.4
STANDAR

Standar Tegangan pada gardu yang beroperasi secara normal.


Standar-standarnya antara lain sebagai berikut :

Standar Tegangan pada gardu yang beroperasi dengan adanya gangguan


Standar-standarnya antara lain sebagai berikut :

Standar Tegangan pada Saluran Distribusi Tegangan Menengah dan Rendah


Pada keadaan normal 95% dari 10 menit rata-rata nilai tegangan RMS yang diukur harus memenuhi persamaan untuk
setiap minggu.