Anda di halaman 1dari 28

ENDOKARDITIS

KELOMPOK :7
LENY S. LIMBA
NIKMAT
SEPTIAN CAHYADI
ASTUTI
RAMLI

PENGERTIAN
Endokarditis

merupakan peradangan pada


katup dan permukaan endotel jantung.
Endokarditis adalah penyakit yang
disebabkan oleh mikroorganisme pada
endokard atau katup jantung
Endokarditis merupakan infeksi katup dan
permukaan endotel jantung yang disebabkan
oleh invasi langsung bakteri atau organisme
lain dan menyebabkan deformitas bilah
katup

Endokarditis

dapat bersifat endokarditis


rematik dan endokarditis infeksi
Endokarditis rematik disebabkan
langsung oleh demam rematik yang
merupakan penyakit sistemik karena
infeksi stetopcocus
Endokarditis infeksi adalah infeksi yang
disebabkan oleh invasi langsung bakteri
atau organisme lain sehingga
menyebabkan deformitas bilah katup

ETIOLOGI
Endokarditis

paling banyak disebabkan


oleh streptokokus viridans yaitu
mikroorganisme yang hidup dalam
saluran napas bagian atas .sebelum
ditemukannya antibiotik 90-95 %
endokarditis disebabkan oleh
sterptokokus viridans,namun sejak
adanya antibiotik streptokokus
viridans 50% sebagai penyabab
endokarditis yang merupakan 1/3 dari
sumber infeksi.

lanjutan
Penyebab

lain dari infeksi


endokarditis yang lebih patogen
yaitu stapilokokus aureus yang
menyebabkan infeksi
endokarditis subakut, penyebab
lainnya dalaha sterptokokus
fekalis,stapilokokus ,bakteri gram
negatif
aerob/anaerob,jamur,virus,asperg
illus,dan basil e.coli

Factor predisposisi dan pencetus


Faktor

predisposisi
diawali dgn penyakit2
kelainan jantung
bawaan seperti
jantung
rematik,penyakit
jantung bawaan,katup
jantung
prostetik,penyakit
jantung
sklerotik,prolaps katup
mitral,post operasi
jantung,miokardiopati,
hipertrof obstruktif.

Faktor pencetus
endokarditis adalah
ekstrasi gigi atau
tindakan lain pada
gigi dan mulut
,kateterisasi saluran
kemih,tindakan
opstetrik
genekologik,dan
radang saluran
pernapasan.

patofisiologi
Terjadinya endokarditis remayik disebabkan oleh
demam rematik,suatu penyakit sistemik yg disbbkan
oleh infeksistreptokokus grup A,demam rematik
mempengaruhi semua persendian, menyebabkan
poliartitisdi.jantung juga merupakan organ sasaran
dan merupakan bagian yng kerusakannyapaling
serius
Kerussakan jantung dan lesi sendi bukan akibat
infeksi,artinya jaringan tersbt tdk mengalami
infeksiatau secara langsung dirussak oleh organisme
trsbt.
Hal ini mrpkn fenomena sensitifitas atau reaksi yg
terjd sebagai respon terhdp streptokokus hemolitikus

Leokosit

drh akan tertimbun pd jaringan yang


terkena dan membentuk nodulyg kemudian
akan diganti dgn jaringan perut.
Endokarditis rematik scr anatomis
dimenisfestasikan degan adanya tumbuhan
kcl yg transparan yg menyerupai manik dgn
ukuran sebesar kpl jarum pentul.tersusun
dalam deretan sepanjang tepih bilah katup
manik-manik kcl td tdk tampak berbahaya
dan dpt menghilang tanpa merusak bilah
katup ,namun sering menimbulkan efekserius .

Hal

ini menjadi awal terjadinya suatu


proses yang secara bertahap menebalkan
bilah-bilah katup, menyebabkan menjadi
pendek dan menebal dibanding dgn bilah
katup yg normal,sehimgga tdk tdk dpt
menutup dgn sempurna sebagai akibatnya
terjadilah kebocoran,keadan ini disebut
regurgitas katup,tempat yg paling
serimng mengalami regurgitasi katup
adala katup mitral

Pada

klien lain bilah katup yg meradang menjadi


lengket satu sama lain mengakibatkan stenosis
katup yaitu penyempitan lumen katup sebagian
kecil klien dgn demam rematik menjadi sakit
berat dgn gagal jantung yg brt disritmia serius
dan pneumonia.kebanyakan klien dpt sembuh
dgn segera dan biasanya sempurna meskipun
klien telah bebas dr gejala,masih ada beberapa
efek residual permanenyg ttp tinggal yg sering
menimbulkan deformitas katup
progresif.beratnya kerusakan jantung atau
bahkan keberadaannya mungkin ydk tampak pd
pemeriksaan fisik selama fase akut penyakit ini

Bising

jantung yg khas utk stenosis


katup,regurgitas,keduanya dpt
terdengar pd auskultasi dan pd
beberapa klien bahkan dpt terdeteksi
adanya thrillpd saat palpasi
Miokardium biasanya dapat
mengompensasi defek katup tersebut
dgn bk sampai beberapa waktu
tertentu.selma miokardium masih bs
mengompensasi

Menisfestaasi klinis
1.

2.

3.

Gejala umum:demam,suhu 38-40


c,anemia,pembesaran hati dan
limpha
Gejala emboli dan
vaskuler:timbulnya emboli dibawah
kuku tangan
Gagal jantung: tanda2 kelaina
pentigsekaliutk menentukan
adanya kelainan pd katup atau
kelaina bawahan

Seperti

stenosis mitral,insufficriency
aorta,potent ductus arteriosus(PDA),ventricular
septal defect (VCD), sub-aortic stenosis,prolap
katub mitral.Sebagian besar endocarditis
didahului oleh penyakit jantung,tanda-tanda
yang ditemukan iyalah sesak apas, kaki
kardi,palpasi,sianosis atau jari tubuh (clubbing
of the finger).perubahan murmur menolog
sekali untuk menegakkan diagnosis, penyakit
yang sudah berjalan menahun,perubahan
murmur dapat disebabkan karena
anemia.Gagal jantung terjadi pada stadium
akhir endokarditis infeksi,dan lebih sering
terjadi pada insufisiensi mitral,jarang pada
kelainan katub pulmonal dan trikuspid serta
penyakit jantung bawaan non valvular.

Pemeriksaan diagnostik
1.laboratorium
2.ekokardiografi

Pemeriksaan

Fisik
1. B1 (Breathing)
Jika gangguan sudah mengenai katup
jantung, biasanya klien terlihat sesak dan
frekuensi napas melebihi normal.
2. B2 (Bleeding)
- Inspeksi
inspeksi adanya parut, keluhan lokasi
nyeri di daerah substernal atau nyeri
diatas perikadrium, penyebaran dapat
meluas didada tidak nyeri, serta
ketidakmampuan bahu dan tangan.

- Palpasi
Denyut nadi perifer melemah,
panas tinggi (38,9 s/d 48 Derajat C)
dan menggil
- Auskultasi
Tekanan darah biasanya menurun
akibat penurunan volume sekuncup.
- Perkusi
Pada batas jantung pergaseran
untuk kasus lanjut pembesaran jantung

3. B3 (Brain)
sakit tengorokan ,dan kemerahan
disertai eksudat serta nyeri sendi dan
punggung.sinusitis akut dan otitis
mungkin karena stereptokokus
.menifestasi sistem saraf pusat
mencakup sakit kepala,iskemia
serebral transien atau sementara,
dgn stroke yg mungkin diakibatkan
oleh emboli pada arteri serebral.

4. Bladder
Pengukuran volume keluaran urine yg
berhub dgn adanya penurunan suplai
darah keginjal yg merupakan menifestasi
dari penurunan perfusi perifer
5.Bowel
Klien biasanya didptkan mual dan
muntah, tdk nafsu makan dan berat
badan turun. Pembesaran dan nyeri tekan
pd kelenjar limfe nyeri abdomen (lebih
sering pad anak)

6.Bone
Aktivitas:
gejala :kelemahan,kelelahan,tdk
dpt tidur pola hidup menetap
danjadwal olahraga tdk teratur
Tanda:takikardia,dispnea, pada
istirahat/aktivitas.
Higene:kesulitan melakukan tugas
perawatan diri.

Penetalaksanaan medis
1.pengobatan

Pemberian obat diberikan adalah


obat yng sensitif terhadap
mikroorganisme yg dibiakan pada
uji resistensi.
2.Pencegahan
Faktor predisposisi sebaiknya
diobati,spt:gigi yg rusak,
karies,dan abses.

ASUHAN KEPERAWATAN
A.

PENGKAJIAN
1).Biodata
2).Riwayat kesehatan
1. Riwayat kesehatan sekarang
Sesak napas
Nyeri : dibagian tenggorokkan, dada
Kelemahan, kelelahan, tidak dapat tidur
Nafsu makan menurun
Mual dan muntah
Klien terlihat gelisah

2.

Riwayat kesehatan dahulu


Infeksi tenggorokan
Kebiasaan olahraga yang tidak
teratur.
3. Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat keluarga penyakit
jantung

3)

Pengkajian focus
Aktivitas
Gejala : keletihan, kelemahan, batuk
Tanda : takikardia, tekanan darah menurun, dyspnoe pada saat aktivitas
Sirkulasi
Gelaja : mempunyai riwayat keturunan jantung, riwayat demam
rheumatic, bedah jantung
Tanda : takikardia, disritmia, irama gallop ( s3/s4), edema, perubahan
dalam murmur yang mendahului disfungsi otot papilar.
Eliminasi
Gejala : riwayat penyakit ginjal atau gagal ginjal, riwayat frekuensi
pemasukan urine menurun.
Tanda : urine pekat gelap
Kenyamanan
Gejala ; nyeri pada dada interior (keras / tajam ).sewaktu inspirasi,batuk,
gerakan menelan, berbaring, sakit berkurang bila duduk, nyeri dada.
Tanda : gelisah

Respirasi
Gejala

: napas pendek
Tanda : dyspnea nocturnal, batuk, inspirasi wheezing,
takipnea, creakles dan ronchi lemah, respirasi lambat.
Keamanan
Gejala : riwayat infeksi virus, bakteri, jamur, kanker
yang men yebar kedada, penyakit baru digigi,
endoskopik terhadap system ( Gi/Gu ), penurunan
system imun, SLE, penyakit kolagen.
Tanda : demam
Kebutuhan belajar
Bantu dalam pengolahan makanan, rekreasi,
transporasi, self care, kelangsungan kebutuhan rumah
tangga.

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Nyeri

yang berhubungan dengan penurunan suplai


darah ke miokardium sekunder karena penurunan
perfusi.
Gangguan perfusi perifer yang berhubugan dengan
tromboemboli atau kerusakan sekunder katup-katup
pada endocarditis.
Toleransi aktifitas yang berhubungan dengan
ketidakseimbangan antar suplei oksigen miokardium
dengan kebutuhan .
Cemas yang berhubungan dengan rasa takut akan
kematian,penurunan status kesehatan situasi krisis,
dan ancaman atau perubahan kesehatan.

Koping

individu tidak efektif yang


berhubungan prognosis penyakit,
gambaran diri yang salah , dan
perubahan peran.
Kurang pengetahuan ( mengenai
kondisi dan tindakan ) yang
berhubungan dengan kurangnya
informasi tentang proses penyakit,
cara pencegahan, dan terjadinya
komplikasi