Anda di halaman 1dari 13

SISTEM STRUKTUR

BANGUNAN
BERTINGKAT TINGGI
STRUKTUR TABUNG DALAM TABUNG
(TUBE IN TUBE)

ANGGOTA KELOMPOK
Agus Triandono (11-001)
Fithrul Umra (11-039)
Rio Riezky Yuliandri (11-041)
Hanifatul Azha Lubis (11-045)
Novita A. Khumairoh (11052)
Dimas Agung Nugroho (11059)
Ilsa Pratiwi (11-061)

Mengapa disebut Sistem Struktur


Tabung dalam Tabung?

Sistem struktur yang lebih dikenal dengan istilah Tube in


Tube ini terdiri dari:
Tabung luar, terdiri dari kolom-kolom dengan jarak yang
sangat rapat
NB: Jarak kolom antara 1,2 s/d 3 meter panjang
Tabung dalam, berupa core atau inti bangunan
NB: Ruang core dianfaatkan sebagai sarana dan
prasarana bangunan (lif, tangga darurat, dll)

Komponen Struktur Tube in Tube


Pondasi
Basement
Kolom
Balok spanderel
Lantai
Core

Ilustrasi Tube in Tube

Fungsi
Tabung eksterior menahan sendiri beban angin
Ketiga tabung tersebut disambung dengan sistem
lantai, berinteraksi untuk memikul beban gempa
NB: Kekakuan tabung sedemikian tingginya
sehingga perlakuannya terhadap beban lateral
menyerupai balok kantilever

Kelebihan di Bidang Arsitektur


Pengaturan ruang dalam lebih fleksibel

Tidak
terjadi
cross

Beberapa alternatif tampak bangunan yang


dimungkinkan

Pengembangan bangunan yang memungkinkan untuk


dilakukan
1. Ke atas (Pengembangan biasa)
2. Ke samping (dengan pemecahan yaitu bantuan
elemen penghubung)

Kelebihan Secara Struktur


1. Keseimbangan, stabilitas dan kekuatan
2. Menyalurkan gaya lateral maupun gravitasi

3. Pengaku bidang horizontal dan bidang


vertikal

Plat lantai sebagai pengkaku


horizontal

Core sebagai pengaku


bidang vertikal
Dinding sebagai pengaku
bidang vertikal

4. Deformasi Yang Terjadi

Rigid
Frame

Rigid
Frame

Geser

Shear
Wall

Shear
Wall

Lentur

Kombinasi LenturGeser

TERIMA KASIH