Anda di halaman 1dari 15

KONDILOMA

AKUMINATA

Ririn Earesfin Sari


Glen Sandi Saapang

LAPORAN KASUS
Nama : Ny. Eni Handayani
Umur : 39 tahun
Status perkawinan : Sudah menikah
Alamat: jl. Tidung 9, Makassar

ANAMNESIS
Keluhan

Utama : Benjolan pada vagina


Anamnesis terpimpin : Dialami 2
minggu, gatal dan nyeri (-), riwayat
berhubungan terakhir 1 bulan yang lalu,
riwayat kontak bleeding(+), riwayat
berhubungan dengan laki-laki selain
suami (+) 2 orang, riwayat pengobatan
sebelumnya (+).

STATUS PRESENT

Kesadaran: Baik
Gizi
: Baik
Higiene : Sedang
Tanda vital : tensi = 110/80 mm/Hg , nadi =74
kali/menit.

STATUS DERMATOLOGI
Lokasi : regio genitalia
Effloresensi : papul verukous

RESUME
Seorang wanita 39 tahun datang ke
poliklinik kulit dan kelamin dengan
keluhan benjolan pada vagina, dialami
sejak 2 minggu yang lalu. Gatal dan
nyeri (-). Riwayat berhubungan dengan
laki-laki selain suami (+) 2 orang, riwayat
berhubungan terakhir 1 bulan yang lalu.
effloresensi papul verukous

GAMBAR DAN
KETERANGAN
Effloresensi

papul
verukous

Papul Verukous

DIAGNOSIS BANDING
1.

Veruka Vulgaris: vegetasi yang tidak


bertangkai , kering dan bewarna abu-abu atau
sama dengan warna kulit.

2.

Kondiloma Latu: Sifilis statium II, klinis


berupa plakat yang erosif, ditemukan banyak
spirochaeta pallidum.

3.

Karsinoma sel skuamosa: vegetasi yang seperti


kembang kol, mudah berdarah, dan berbau

TERAPI

Terapi kaustik TCA 80%

PROGNOSIS
Baik, sering residif

DISKUSI
Definisi
pertumbuhan jaringan yang bersifat jinak,
superficial, terutama di daerah genital
Penyebab dan epidemiologi
- penyebab : virus gol. Papova
- umur
: hanya menyerang orang dewasa
- jenis kelamin : pria = wanita
- penyakit akibat hubungan seksual

Gejala singkat penyakit :


- papul miliar -> tonjolan-tonjolan (filiformis)
- kadang nyeri
Pem. Kulit :
- lokalisasi: vulva, labia mayora, minora,
glans penis, prepusium, dan
korpus penis
- effloresensi: vegetasi bertangkai dan
berwarna kemerahan. Jika telah
lama berwarna kehitaman.
Permukaan berjonjot

Pem. Lab
pem. Darah serologi untuk sifilis
Penatalaksanaan
- tingtura podofilin 20% ditutulkan pada lesi
- salep 5 fluorourasil 5%
- elektrokauterisasi
- bedah beku dengan nitrogen cair
- pada yang tidak dikhitan : eksisi dan khitan
- interferon
- imunoterapi