Anda di halaman 1dari 55

TUTORIAL

Sesayap Coal Project


PT. Madhani Talatah Nusantara

PERSIAPAN DATA

1.

SCH
EMA

2. SURFACE
TOPO
UPDATE

2. BOUNDARY LIMIT
UPDATE

4. SURFACE ELEVASI

Jangan Lupa
cek Schema

PEMBUATAN
PEMBUATAN
BATTERBLOCK
BATTERBLOCK

Buang yg
tidak perlu

PEMBUATAN SOLID

>>>>Buka Strip_design Project_solid


Block list

Pit Projection Rule

PIT PROJECTION RULE


Locate diisi
surface
expression
elevasi
terendah.
Project diisi
surface
expression
elevasi urut
dari atas ke
bawah elevasi
terendah ke
elevasi
tertinggi.

HASIL SOLID

EXPORT SOLID
Buka explorer
Kemudian cari
folder solid.
Tekan Export
Filter datanya
Cari layer solid.
Tentukan nama
output.
Save di folder
Polygon
File output digunakan untuk
membuat database polygon xpac.
Perlu Editing lanjut di ultra edit jika
data row melebihi kapasitas Excel.

MENGHITUNG
RESERVE
>>>>Reserve Sample - Polygon

Cek list polygon

Jangan lupa :
Cek centroid
Satuan dan
value densitas

MENGHITUNG
RESERVE
>>>>Reserve Sample Polygon - Benches

Jangan lupa :
Bench yg
dipakai adalah
bench xpac

DEFINISI BENCH XPAC


>>>>Bench klik kanan - edit

Jangan lupa :
Aturan bottom.
Kalau level name RLP005
berarti top elevation nya 5

MENGHITUNG
RESERVE
>>>>Reserve Sample Polygon - Qualities

Jangan lupa :
Masukkan
qualities
definition

MENGHITUNG RESERVE
2.>Reserve Accumulated
1.>Reserve Evaluate_sample Mining_reserve

MENGHITUNG RESERVE

3.>Reserve Reformat Sample - Interval

MENGHITUNG RESERVE
Simpan di folder
Reserve

>>>>Explore Tables Export - Excel

EXPORT DXF
>>>>Explore Design Export - Dxf
Data-data design
yang di export
untuk xpac :
Pit Design
dan data2
tambahan lainnya

EDITING DATA EXCEL

TAMPILAN RESERVE DI
EXCEL

Data original dari


minescape diberi nama
file_orig.

EDITING RESERVE DI
EXCEL

EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


1. Name : Diisi nama block saja. Contoh : B02S18 bisa memakai fungsi mid
2. Pit : Diisi nama pit. Contoh : Ssy
3. Block : sama dengan kolom Name
4. Elev : diisi kolom definisi bench elevasi
5. Interval : diisi nama interval
6. CentroidZ : adalah kolom Top Elevation

EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


7. OB : diisi sama dengan kolom TOTBURDVOLUME
8. COAL : diisi sama dengan kolom INTRRMASS
9. SR : diisi fungsi if(COAL=0,0,OB/COAL)
10. CV, TS, ASH, . Diisi sama dengan kolom quality
11. Insert MOIST, TM, NA20, CA0, RD, kolom selanjutnya dan diisi angka 0
12. COAL_CV : diisi fungsi if(COAL=0,0,CV*COAL)
13. COAL_TS : diisi fungsi if(COAL=0,0,TS*COAL)
14. COAL_ASH : diisi fungsi if(COAL=0,0,ASH*COAL)

EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


15. COAL_MOIST, COAL_TM, COAL NA20, COAL CAO, COAL RD
Kolom2 di atas hanya untuk pelengkap dan diisi angka 0

Setelah semua kolom diisi di save as dengan format csv


Dan buang kolom2 yg tidak diperlukan

EDITING RESERVE DI EXCEL

Kolom yang di insert (urutan kolom):


15. COAL_MOIST, COAL_TM, COAL NA20, COAL CAO, COAL RD
Kolom2 di atas hanya untuk pelengkap dan diisi angka 0

Setelah semua kolom diisi di save as dengan format csv


Dan buang kolom2 yg tidak diperlukan.
Beri ekstensi file _rf
Nama file : Pit_ssy_sep06_rf

EDITING POLYGON DI ULTRAEDIT


Buka file hasil
export polygon
solid di ultra
edit.
Jika baris
terlalu banyak,
bagi menjadi
per 60.000
baris. Save as
dalam bentuk
txt dengan
nama Poly_1,
Poly_2,Poly_3,
dst.
Simpan di
folder polygon

EDITING POLYGON DI EXCEL

1. Buka hasil
pemotongan
data dr ultraedit
di Excel
2. Buat kolom2
dengan urutan
seperti di
gambar
3. Save as dlm
CSV dan buang
kolom yg tidak
perlu

=VLOOKUP(F:F,L:M,2,FALSE)

Rumus : fungsi
mid dari kolom c
Rumus : fungsi
mid dari kolom c

HASIL AKHIR DATA POLYGON

XPAC PROGRAM

INPUT DATA
Sebelum memasukkan data2 ke Xpac, pastikan:
1.

Database xpac kosong

2.

Hitung dengan rumus excel dulu data2 seperti SR, CV, dll dari total
reserve yg ada. Tujuannya untuk memastikan kesamaan data dengan
hasil xpac.

Tekan icon format


design mode

SETTING KOLOM
Sebelum input data, baris sr, cv, ts, ash, dan yg memakai ratio pada kolom field type diubah terlebih dahulu ke
additive. Caranya double klick pada field type, OK, kemudian save (f9).

INPUT DATA
>>File-import-data
1. Pilih data reserve

INPUT DATA
2. Pilih delimited
Kemudian Next

INPUT DATA
3. Check bagian Tab, Space, Comma
Kemudian Next

INPUT DATA
4. Tekan Load, dan pilih
setting yang sudah dibuat
Dalam contoh : HKR_MTN
Maka field type akan terisi
secara otomatis

INPUT DATA
5. Hasil Load spec.
Setelah itu tekan finish.

6. Akan muncul pertanyaan.


Check Apply to all dan tekan
Yes. Kemudian setelah
selesai tekan f9 untuk
meyimpan database xpac.
7. Jika telah disimpan makan
pada deposit akan muncul
angka.

EDIT DATABASE
8. Kembali pada format
design mode.
Untuk SR adalah Ratio1
adalah fresh overburden
Ratio2 adalah Coal Tonnes

EDIT DATABASE
9. Untuk Quality contoh CV,
Pada Ratio1 diisi CoalCV
dan pada Ratio2 diisi Coal
Rumus quality :
(Qa*Ta)+(Qb*Tb)/(Ta+Tb)

EDIT DATABASE
Hasil setelah diubah rumus databasenya

IMPORT POLYGON
>>File-import-polygon
1. Pilih data polygon

IMPORT POLYGON
2. Pilih delimited
Kemudian Next

IMPORT POLYGON
3. Check bagian Tab, Space,
Comma.
Kemudian Next

IMPORT POLYGON
4. Tekan Load, dan pilih
setting yang sudah dibuat
Dalam contoh : HKR
Maka field type akan terisi
secara otomatis
5. Tekan Finish.
6. Lakukan hal yang sama
untuk file polygon lain jika
lebih dari satu file.

HASIL IMPORT POLYGON

IMPORT DATA DXF


>>File-import-feature layers
1. Pilih data dxf (pit design)

SETUP SCHEDULING SCENARIO


Pada input path dan resource buatlah nama2 alat yg akan dipakai untuk OB Removal (Weekly Plan, Monthly
Plan) dan nama bulan (Three month Plan dan long term).

SETUP SCHEDULING SCENARIO


Pilih sheet scenario, kemudian check pada item alat atau bulan yg baru saja dibuat (contoh pc1250).

SETUP SCHEDULING SCENARIO


Double klik pada folder yg baru dibuat contoh pc1250. Klik Input Path, kemudian check pada pc 1250

DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING


Untuk memulai schedulling pilih icon Display polygon Graphics

Pilih nama file, contoh ssy

DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING


Tampilan graphic scheduling

DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING


Untuk menampilkan file dxf sperti Pit Design, pilih icon show legend-klik kanan edit legend. Kemudian pilih layer
dan check dxf yang diperlukan.

DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING


Pilih Setting-Resource- Pilih alat yg akan dipakai (PC1250)

DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING


Sebelum memulai schedulling cek kembali apakah angka reserve sudah benar. Caranya select semua poligon
dengan icon marquee select, kemudian lihat berapa angka2nya. Jika sudah benar bisa dimulai scheduling.
Untuk memulai memilih area, tahan tombol ctrl dan klik area yg akan diambil.

DISPLAY GRAPHIC FOR SCHEDULING


Setelah data diseleksi, klik pada icon transfer to input path. Maka data2 yg dipilih akan disimpan di folder
diatasnya.

EXPORT GRAPHIC SCHEDULING


Untuk mengekspor data2 gambar yang sudah dibuat dalam bentuk dxf bisa dilakukan dengan cara:
>>File-Export-Image
Pilih Advance
Pilih Model Coordinate (3dplot)
OK.