Anda di halaman 1dari 12

Pengertian tasawuf

Tasawuf : salah satu aspek esoteris Islam,


sebagai wujud dari ihsan yang berarti
kesadaran adanya komunikasi dan dialog
langsung seorang hamba dengan tuhan-Nya.
Esensi tasawuf telah ada sejak kehidupan
rasulullah saw
sbg ilmu keislaman, istilahnya baru pada
pertengahan abad III H oleh abu HasyimalKufi (w. 250 H.) dgn meletakkan al-Sufi
dibelakang namanya
Sebelum timbulnya istilah tasawuf, muncul
aliran zuhud yang timbul pada akhir abad I

Tasawuf secara bahasa


1. Safa : suci dan sufi adalah orang yang
disucikan. Kaum sufi berusaha menyucikan
diri mereka melalui ibadah, terutama salat
dan puasa.
2. Saf (baris). Yaitu baris pertama dalam
salat di mesjid. Ditempati oleh orang-orang
yang cepat datang ke mesjid, banyak
membaca al-Qur'an & berdzikir sebelum
waktu salat datang. Orang yang berusaha
membersihkan diri dan dekat dengan Tuhan.
3

3. Ahl al-Suffah, yaitu para sahabat yang


hijrah bersama Nabi ke Madinah dengan
meninggalkan harta kekayaannya di
Mekkah. Di Madinah mereka hidup
sebagai orang miskin, tinggal di Mesjid
Nabi dan tidur di atas bangku batu
dengan memakai suffah, (pelana)
sebagai bantal. Ahl al-Suffah, meskipun
tak mempunyai apa-apa, berhati mulia
dan tidak mementingkan dunia. Inilah
pula sifat-sifat kaum sufi.
4

4. Sophos (bahasa Yunani) berarti hikmat,


dan kaum sufi pula yang tahu hikmat.
Pendapat ini banyak yang menolak, karena
kata sophos telah masuk kedalam kata
falsafat dalam bahasa Arab, dan ditulis
dengan sin dan bukan shad seperti yang
terdapat dalam kata tasawuf.
5. Suf (kain wol). seseorang yg memasuki
tasawuf, ia meninggalkan pakaian mewah
yadan diganti dengan kain wol kasar dari
bulu domba yang melambangkan
kesederhanaan dan kejauhan dari dunia.

Tasawuf secara istilah


Berbeda sesuai pandangan para ahli
Al Jurairi : Memasuki akhlak yang sunni
dan keluar dari akhlak yang rendah
Amir bin Usman Al Maliki : Tasawuf adalah
seorang hambayang setiap waktunya
mengambil waktu yang utama
Muhammad Ali al Qassab : Akhlak yang
mulia yang timbul pada masa yang mulia
dari seorang yang mulia di tengah-tengah
kaumnya yang mulia
6

Al Junaedi :
Tasawuf adalah membersihkan hati dari
apa yang mengganggu perasaan
kebanyakan makhluk, berjuang
menanggalkan pengaruh budi yang asal
(instink) kita, memadamkan sifat-sifat
kelemahan sebagai manusia, menjauhi
segala seruan dari hawa nafsu, mendekati
sifat-sifat suci kerohanian & bergantung
pada ilmu korohanian, memakai barang
yang penting dan lebih kekal, menaburkan
nasihat kepada semua manusia,
memegang teguh janji dgn Allah dalam hal
hakikat & mengikuti syariat Rasulullah
7

Ilmu tasawuf adalah


Ilmu yang mempelajari usaha
membersihkan diri, berjuang memerangi
hawa nafsu, berpegang teguh pada janji
Allah dan mengikuti syariat Rasulullah,
saling menasihati antar sesama manusia,
dalam rangka marifatullah dan mencapai
ridha Allah

Dari Umar ra juga, beliau berkata: Pada suatu hari ketika kami
duduk di dekat Rosululloh saw, tiba-tiba muncul seorang laki-laki
yang berpakaian sangat putih dan rambutnya sangat hitam. Pada
dirinya tidak tampak bekas dari perjalanan jauh dan tidak ada
seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Kemudian ia duduk di
hadapan Nabi shollallohu alaihi wasallam, lalu mendempetkan
kedua lututnya ke lutut Nabi, dan meletakkan kedua tangannya di
atas kedua pahanya, kemudian berkata: Wahai Muhammad,
terangkanlah kepadaku tentang Islam. Kemudian Rosululloh saw
menjawab: Islam yaitu: hendaklah engkau bersaksi tiada
sesembahan yang haq disembah kecuali Alloh dan sesungguhnya
Muhammad adalah utusan Alloh. Hendaklah engkau mendirikan
sholat, membayar zakat, berpuasa pada bulan Romadhon, dan
mengerjakan haji ke rumah Alloh jika engkau mampu
mengerjakannya. Orang itu berkata: Engkau benar. Kami menjadi
heran, karena dia yang bertanya dan dia pula yang
membenarkannya. Orang itu bertanya lagi: Lalu terangkanlah
kepadaku tentang iman. (Rosululloh) menjawab: Hendaklah
engkau beriman kepada Alloh, beriman kepada para malaikat-Nya,
kitab-kitab-Nya, para utusan-Nya, hari akhir, dan hendaklah engkau
beriman kepada taqdir yang baik dan yang buruk.Orang tadi
berkata: Engkau benar. Lalu orang itu bertanya lagi: Lalu
10

Orang itu berkata lagi: Beritahukanlah kepadaku tentang hari


kiamat. (Beliau) mejawab: Orang yang ditanya tidak lebih tahu
daripada yang bertanya. Orang itu selanjutnya berkata:
Beritahukanlah kepadaku tanda-tandanya. (Beliau) menjawab:
Apabila budak melahirkan tuannya, dan engkau melihat orangorang Badui yang bertelanjang kaki, yang miskin lagi
penggembala domba berlomba-lomba dalam mendirikan
bangunan. Kemudian orang itu pergi, sedangkan aku tetap
tinggal beberapa saat lamanya. Lalu Nabi shollallohu alaihi
wasallam bersabda: Wahai Umar, tahukah engkau siapa orang
yang bertanya itu ?. Aku menjawab: Alloh dan Rosul-Nya yang
lebih mengetahui. Lalu beliau bersabda: Dia itu adalah
malaikat Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan
agama kalian.(HR. Muslim).

11

12